Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Desa » Dana Desa, Senjata Entaskan Kemiskinan di Perdesaan

Dana Desa, Senjata Entaskan Kemiskinan di Perdesaan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
  • visibility 106

PEMERINTAH mengubah prioritas penggunaan dana desa selama lima tahun ke depan. Dana desa tak lagi diutamakan untuk membangun infrastruktur, tetapi memberdayakan perekonomian warga desa. Salah satu tujuannya agar tingkat kemiskinan di perdesaan terus berkurang.

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyatakan, ada empat program prioritas dana desa. Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT Anwar Sanusi menjelaskan, semua program itu diharapkan dapat pula meningkatkan kontribusi desa terhadap perekonomian nasional. “Targetnya, perekonomian desa memiliki kontribusi sebesar 2 persen terhadap produk domestik bruto (PDB),” kata Anwar kepada wartawan, Selasa (16/7).

Anwar menjelaskan, program prioritas pertama adalah mendorong perbaikan kualitas sumber daya manusia (SDM) perdesaan. Selama ini, kata dia, pemerintah berfokus pada perbaikan infrastruktur. Setelah infrastruktur terbangun, kompetensi warga desa harus meningkat agar dapat memanfaatkan pembangunan di wilayahnya.

Kemendes akan memberikan pelatihan keterampilan untuk masyarakat desa. “Pelatihan disesuaikan dengan kondisi setiap desa, contohnya pertanian,” katanya.

Selain itu, Kemendes mendorong didirikannya industri pascapanen. Industri ini penting dibangun karena selama ini banyak masyarakat desa yang menjual produk hasil panen tanpa diolah. Padahal, produk olahan memiliki nilai tambah.

Keberadaan industri pascapanen bakal menyerap tenaga kerja di perdesaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Jika pengangguran di desa berkurang dan pendapatan warga meningkat, akan ada semakin banyak masyarakat desa yang keluar dari garis kemiskinan.

Kemendes juga akan mendorong pemerintah daerah melakukan perbaikan konektivitas wilayah perdesaan dengan perkotaan sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Perbaikan konektivitas, kata dia, termasuk dari sisi teknologi informasi (TI). Hal itu diharapkan dapat membuat masyarakat desa melekteknologi dan dapat melakukan jual beli dalam jaringan (daring).

Sedangkan, rekomendasi keempat, Kemendes meminta setiap desa memiliki produk unggulan dan memaksimalkan setiap potensi. Desa yang memiliki potensi pariwisata di anjurkan untuk mengembangkannya. “Kami menggandeng Kementerian Pariwisata untuk menciptakan desa wisata. Warga desa juga diarahkan menciptakan kerajinan unggulan,” katanya.

Anwar berharap program dana desa semakin berkontribusi mengurangi kemiskinan, apalagi jumlah dana desa yang dikucurkan hingga lima tahun ke depan lebih besar dari sebelumnya, yaitu sekitar Rp 400 triliun.

Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mengumumkan, jumlah penduduk miskin di daerah perdesaan per Maret 2019 sebanyak 15,15 juta ji wa atau 12,85 persen. Jumlah tersebut turun 393.400 orang dari 15,54 juta orang pada September 2018. Presiden Jokowi saat rapat terbatas membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 pada Senin (15/7) menginstruksikan para menteri agar RAPBN mampu mengurangi tingkat kemiskinan.

Pemberian bantuan sosial (bansos) akan tetap dimaksimalkan pemerintah untuk menekan angka kemiskinan. Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan, sebanyak 10 persen atau 1 juta keluarga penerima manfaat (KPM) bansos Program Keluarga Harapan (PKH) yang berjumlah total 10 juta KPM dapat tergraduasi atau keluar dari kemiskinan pada 2020.

“Kemensos juga terus melakukan berbagai upaya menurunkan angka kemiskinan, salah satunya adalah dengan mewujudkan target graduasi 1 juta KPM PKH pada 2020,” kata Mensos Agus Gumiwang, kemarin.

Untuk mewujudkan target tersebut, Kemensos bakal memperkuat peran pendamping PKH melalui peningkatan kapasitas dan mutu SDM PKH. SDM PKH merupakan pelaksana PKH di lapangan yang terdiri atas pendamping PKH, koordinator kota, koordinator kabupaten, dan lainnya. “Peningkatan kualitas SDM PKH sudah menjadi keniscayaan untuk bisa membimbing KPM PKH agar semakin banyak yang tergraduasi,” ujar dia.

Selain itu, Kemensos melakukan kerja sama dengan Kementerian Perindustrian untuk memberikan pelatihan kepada KPM PKH agar bisa berwirausaha, mulai dari pelatihan pengelasan hingga pengolahan kerajinan bambu serta makanan.

Direktur Riset Institute for Development of Economic and Finance Berly Martawardaya mengatakan, tingkat kemiskinan yang saat ini sudah satu digit akan semakin sulit untuk diturunkan. “Perlu terobosan baru,” katanya.

Per Maret 2019, jumlah penduduk miskin Indonesia sebanyak 25,14 juta jiwa atau 9,41 persen dari total 260 juta penduduk Indonesia. Jumlah penduduk miskin berkurang 529,9 orang dibandingkan September 2018.

Ia mengapresiasi menurunnya tingkat kemiskinan. Namun, masih ada delapan provinsi dengan tingkat kemiskinan ab solut melebihi 1,5 kali dari tingkat kemiskinan nasional. Kedepalan provinsi itu adalah Aceh (15,3 persen), Bengkulu (15,2 persen), NTB (14,6 persen), NTT (21,1 persen), Gorontalo (15,5 persen), Maluku (17,7 persen), Papua (22,2 persen), dan Papua Barat (27,5 persen). “Hal tersebut harus jadi prioritas kerja pemerintah,” kata dia. | sumber : republika

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stop Pengiriman TKI Bila Perlindungan Lemah

    • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    ANGGOTA Komisi I DPR RI Charles Honoris mendukung upaya Pemerintah Indonesia yang telah melakukan protes keras terhadap Kerajaan Arab Saudi, karena telah melakukan eksekusi terhadap satu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tanpa adanya notifikasi. Ia pun mendesak pemerintah untuk mengkaji ulang perjanjian antar kedua negara mengenai pengiriman TKI ke negara tersebut. “Pemerintah harus mengkaji ulang hubungan […]

  • Proyek Rehab Median Jalan Tanpa Plang Merk

    • calendar_month Kam, 4 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Proyek rehab median jalan di kawasan Agropolitan Center Muara Beliti nampaknya dibiarkan pengawas dari dinas terkait tanpa plang merk kegiatan. Berdasarkan pantauan wartawan, Kamis (04/07) proyek tersebut tidak transparan ke publik sebab tidak diketahui nilai dan apa saja yang dikerjakan. Salah seorang pekerja bernama AR (42th) tidak memberikan jawaban ketika ditanya […]

  • Musda Muhammadiyah, Bupati Mura Harapkan Kontribusi Bangun Daerah

    Musda Muhammadiyah, Bupati Mura Harapkan Kontribusi Bangun Daerah

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud membuka Musyawarah Daerah (Musda) Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah ke-12 dan Aisyiyah Ke-11 Kabupaten Musi Rawas. Musda mengambil tema “Mengokohkan Gerakan, Mencerahkan Umat.” Sebanyak 163 peserta dan 70 Aisyiyah mengikuti Musda ditambah utusan Pimpinan Wilayah Sumsel, dilaksanakan pada 4 – 5 Maret 2023. Bupati Ratna Machmud mengucapkan […]

  • MK: Aturan Pemanggilan Paksa oleh DPR Bertentangan dengan UUD 1945

    • calendar_month Jum, 29 Jun 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan aturan pemanggilan paksa oleh DPR dan aturan dibolehkannya langkah hukum bagi pihak yang merendahkan martabat DPR bertentangan dengan UUD 1945. Majelis Hakim Konstitusi memutuskan mengabulkan sebagian uji materiil kedua aturan yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3). Putusan dengan Nomor 16/PUU-XVI/2018 dibacakan […]

  • Perlu Kepedulian, Kerusakan Hutan di Sumsel Masih Berlangsung

    • calendar_month Sel, 9 Mei 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Sumatera Selatan menyatakan berdasarkan pengamatan aktivis di sejumlah daerah kerusakan hutan di provinsi setempat masih berlangsung baik disebabkan faktor alam maupun ulah manusia. Untuk mencegah terjadi kerusakan hutan yang semakin parah, diperlukan kepedulian semua pihak untuk menghentikannya dan penegakan hukum secara tegas baik terhadap masyarakat kecil maupun perusahaan besar, kata […]

  • Wapres JK Saksikan Bupati Mura Teken MoU Prukades

    • calendar_month Kam, 8 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Presiden Jusuf Kala (Wapres JK) menyaksikan langsung penandatangan dokumen pola kemitraan (MoU) Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) antara Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan bersama enam Bupati yang mewakili 162 Bupati dan Walikota se-Indonesia dengan Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Mitra Perusahaan dilaksanakan dalam acara Jakarta Food […]

expand_less