Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » TNI yang Ditembak Polisi Sedang Kejar Pencuri

TNI yang Ditembak Polisi Sedang Kejar Pencuri

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 16 Nov 2015
  • visibility 21

JAKARTA — Panglima Tentara Nasional Indonesia, Jenderal Gatot Nurmantyo menyampaikan keterangan bahwa benar pada tanggal 13 November 2015 telah terjadi aksi penembakan terhadap Prajurit TNI. Dua anggota Detasemen Intelijen Kodam III Siliwangi ditembak anggota Buser Polres Muara Enim di wilayah Lubuk Linggau, Sumsel.

Kedua prajurit TNI yang ditembak adalah Kapten (CHB) Edi yang terkena tembakan di bagian perut kanan dan Serda Denden terkena tembak di bagian paha.
 
Dalam peristiwa tersebut, menurut Gatot, kesemua prajurit TNI yang berada dalam satu tim sebanyak delapan orang sedang melaksanakan tugas satuan dengan di lengkapi surat perintah dibawah pimpinan Kapten Edi. Tugas yang sedang mereka jalankan adalah melakukan pengejaran terhadap pelaku pencurian mobil milik Puskopad Kodam III Siliwangi yang dicuri dan dijual kepada komplotan penadah mobil curian di wilayah Lampung.
 
“Sebelummnya, Satuan Den Intel Kodam III Siliwangi telah  melakukan langkah-langkah, antaralain membuat laporan kepolisian tentang hilangnya kendaraan tersebut ke Polrestabes Bandung,” kata pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah tersebut, pada siaran pers, Ahad (15/11).
 
Gatot melanjutkan, prajurit TNI yang bertugas juga telah melakukan koordinasi awal dengan unit Intel Kodim Lubuk Linggau, untuk melakukan penjajakan terhadap lokasi keberadaan mobil curian. “Mereka membantu mencari dan melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian mobil atas nama Saudara Yudas di Jalan Otista  Kecamatan Leles, Kabupaten Garut,” tambah pria 55 tahun tersebut.
 
Gatot melanjutkan, dalam pelaksanaan tugasnya, Den Intel Kodam III Siliwangi telah berhasil menangkap tiga orang pelaku sindikat pencurian dan penadahan mobil. Ketiganya adalah Herman di daerah Lampung, Edi di Muara Enin, dan Triono (pecatan anggota Polri) di Prabumulih.

Selanjutnya, dalam pengembangan untuk menangkap pelaku Deni, anggota Den Intel melakukan pengendapan sasaran di wilayah Lubuk Linggau. Di sanalah mereka didatangi lima unit mobil Buser Muara Enim yang langsung mengepung dan menyergap.
 
“Saat itulah terjadi aksi penembakan oleh anggota Buser terhadap tim TNI dalam posisi tiarap yang mengakibatkan dua anggota TNI luka tembak,” kata Gatot.

Atas peristiwa tersebut Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal Gatot Nurmantyo menyerukan seluruh Prajurit TNI agar tidak terpengaruh isu penembakan oleh Polisi di Sumatera Selatan. Gatot khawatir isu yang berkembang akan menimbulkan provokasi yang berujung memperkeruh suasana.
 
Pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah itu pun mengintruksikan jajarannya untuk tetap memegang teguh dan mematuhi instruksi Komandan Satuan masing-masing. Perintah tersebut diharapkan bisa tetap memelihara dan meningkatkan kerja sama yang telah terjalin dengan baik bersama anggota Polri.
 
“Serahkan penyelesaian persoalan ini kepada Panglima TNI dan Kapolri, yakinlah bahwa pimpinan kalian akan menyelesaikan secara profesional, adil dan menjunjung tinggi hukum,” kata Gatot. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Kunjungi Korban Penembakan di RS Sobirin

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengunjungi korban penembakan oleh oknum polisi di Rumah Sakit Dr Sobirin, Kabupaten Musirawas. Kunjungan Gubernur Sumsel untuk membesok korban itu usai menghadiri HUT ke- 74 Kabupaten Musirawas, Kamis (20/4). Gubernur saat pertemuan dengan korban menyampaikan rasa berduka cita atas kejadian tersebut, dan peristiwa ini tidak boleh terulang lagi. […]

  • Adu Wawasan, 13 Regu Subsatker Polres Ikuti Cerdas Cermat

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Guna mengasah kemampuan personil, terutama penguasaan terhadap ilmu kepolisian. 13 regu berasal dari subsatker jajaran Polres Mura, adu wawasan turun bertanding perlombaan cerdas cermat semarak Hut Bhyangkara ke 73 tahun. Kamis (27/6) siang. Kapolres Mura AKBP Suhendro melalui Kabag Sumda Kompol Alpiansyah Putra menegaskan sebagaimana bertujuan penting berikan semangat sekaligus mengasah […]

  • Bentrok TNI dan Polisi dengan Senjata Api

    • calendar_month Sab, 14 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA — Anggota TNI dan Kepolisian kembali terlibat bentrok. Kali ini terjadi di Kecamatan Lubuk Linggau Utara, Sumatera Selatan. Bentrokan yang diwarnai penggunaan senjata api itu terjadi pada Jumat (13/11) sekitar pukul 23.30 malam WIB. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) II/Sriwijaya, Kolonel TNI Syaiful Mukti Ginanjar, mengonfirmasi kabar bentrokan tersebut. Menurutnya, bentrokan itu terjadi di depan […]

  • Peminat Paspor Meningkat di UKK Musi Rawas

    • calendar_month Kam, 6 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Peminat paspor di Unit Kerja Keimigrasian (UKK) Musi Rawas, Kantor Imigrasi Kelas II Muara Enim, di Muara Beliti meningkat. Pasalnya, dari pengajuan masyarakat yang ingin membuat paspor kali ini mencapai ratusan orang. Kepala UKK Musi Rawas Radian Hilman menyampaikan, sebelumnya yang mengurus paspor di UKK Musi Rawas setiap harinya berkisar 15 sampai […]

  • Bakal Calon Sekda Sudah Dilingkari Walikota

    • calendar_month Sen, 14 Jan 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    MURATARA – Penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) yang definitif di wilayah Kabupaten Musirawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan, membuat semua pihak dag dig dug bahkan bertanya-tanya siapakah bakal jadi Sekda. Namun berbeda dengan Asisten I di Kabupaten Muratara ini dirinya tidak merasa resah dan dag dig dug sebab berdasarkan pengalamannya nama bakal Sekda diduga sudah dilingkari dan […]

  • Harga Emas Batangan Antam dan UBS ‘Turun’, Sabtu 4 September 2021

    • calendar_month Sab, 4 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    HARGA Emas Batangan 24 Karat hari ini, Sabtu (04/09/2021), di Pegadaian, cetakan Antam dan UBS ‘turun’. Data dari laman resmi pegadaian, emas cetakan UBS ukuran terkecil 0,5 gram dijual Rp498.000,- turun Rp1.000,- dari harga kemarin dan ukuran 1 gram dijual Rp932.000,- turun Rp2.000,- dari harga kemarin. Untuk emas Antam ukuran terkecil 0,5 gram ini dijual […]

expand_less