Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » TNI yang Ditembak Polisi Sedang Kejar Pencuri

TNI yang Ditembak Polisi Sedang Kejar Pencuri

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 16 Nov 2015
  • visibility 145

JAKARTA — Panglima Tentara Nasional Indonesia, Jenderal Gatot Nurmantyo menyampaikan keterangan bahwa benar pada tanggal 13 November 2015 telah terjadi aksi penembakan terhadap Prajurit TNI. Dua anggota Detasemen Intelijen Kodam III Siliwangi ditembak anggota Buser Polres Muara Enim di wilayah Lubuk Linggau, Sumsel.

Kedua prajurit TNI yang ditembak adalah Kapten (CHB) Edi yang terkena tembakan di bagian perut kanan dan Serda Denden terkena tembak di bagian paha.
 
Dalam peristiwa tersebut, menurut Gatot, kesemua prajurit TNI yang berada dalam satu tim sebanyak delapan orang sedang melaksanakan tugas satuan dengan di lengkapi surat perintah dibawah pimpinan Kapten Edi. Tugas yang sedang mereka jalankan adalah melakukan pengejaran terhadap pelaku pencurian mobil milik Puskopad Kodam III Siliwangi yang dicuri dan dijual kepada komplotan penadah mobil curian di wilayah Lampung.
 
“Sebelummnya, Satuan Den Intel Kodam III Siliwangi telah  melakukan langkah-langkah, antaralain membuat laporan kepolisian tentang hilangnya kendaraan tersebut ke Polrestabes Bandung,” kata pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah tersebut, pada siaran pers, Ahad (15/11).
 
Gatot melanjutkan, prajurit TNI yang bertugas juga telah melakukan koordinasi awal dengan unit Intel Kodim Lubuk Linggau, untuk melakukan penjajakan terhadap lokasi keberadaan mobil curian. “Mereka membantu mencari dan melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian mobil atas nama Saudara Yudas di Jalan Otista  Kecamatan Leles, Kabupaten Garut,” tambah pria 55 tahun tersebut.
 
Gatot melanjutkan, dalam pelaksanaan tugasnya, Den Intel Kodam III Siliwangi telah berhasil menangkap tiga orang pelaku sindikat pencurian dan penadahan mobil. Ketiganya adalah Herman di daerah Lampung, Edi di Muara Enin, dan Triono (pecatan anggota Polri) di Prabumulih.

Selanjutnya, dalam pengembangan untuk menangkap pelaku Deni, anggota Den Intel melakukan pengendapan sasaran di wilayah Lubuk Linggau. Di sanalah mereka didatangi lima unit mobil Buser Muara Enim yang langsung mengepung dan menyergap.
 
“Saat itulah terjadi aksi penembakan oleh anggota Buser terhadap tim TNI dalam posisi tiarap yang mengakibatkan dua anggota TNI luka tembak,” kata Gatot.

Atas peristiwa tersebut Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal Gatot Nurmantyo menyerukan seluruh Prajurit TNI agar tidak terpengaruh isu penembakan oleh Polisi di Sumatera Selatan. Gatot khawatir isu yang berkembang akan menimbulkan provokasi yang berujung memperkeruh suasana.
 
Pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah itu pun mengintruksikan jajarannya untuk tetap memegang teguh dan mematuhi instruksi Komandan Satuan masing-masing. Perintah tersebut diharapkan bisa tetap memelihara dan meningkatkan kerja sama yang telah terjalin dengan baik bersama anggota Polri.
 
“Serahkan penyelesaian persoalan ini kepada Panglima TNI dan Kapolri, yakinlah bahwa pimpinan kalian akan menyelesaikan secara profesional, adil dan menjunjung tinggi hukum,” kata Gatot. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkades Satu Tahun Dianggap Dewan Terakhir Cacat Hukum

    • calendar_month Sab, 13 Des 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Tiga Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang terdiri dari Fraksi Golkar, Demokrat dan PDI Perjuangan, menilai pelaksanakan pemilihan kepala desa (pilkades) Kabupaten Musirawas sepanjang tahun 2014 dinilai cacat hukum. Hal tersebut berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri nomor 140/763/PMD tanggal 8 November 2013 tentang pemilihan kepala desa tahun 2014, ditegaskan bahwa selama […]

  • Dinilai Langgar Komitmen, Masyarakat Muara Megang Laporkan Lonsumke DPR RI

    • calendar_month Sen, 25 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Karena PT Lonsum dinilai langgar komitmen, Masyarakat Muara Megang Kecamatan Megang Sakti, besok 26 Desember akan menyurati Komisi IV DPR RI untuk melaporkan masalah ini. Sebelumnya, 22 oktober 2017 masyarakat Muara Megang bersama Suku Anak Dalam (SAD)  Desa Tebing Tinggi turut menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR R dan […]

  • Diduga Gelapkan Pupuk, Oknum Karyawan PT SMS Diringkus Polisi

    • calendar_month Rab, 2 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS- Lantaran melakukan penggelapan pupuk milik perusahaan ditempatnya bekerja, AH (33), karyawan PT SMS diringkus anggota Reskrim Polres Musi Rawas. Warga Kampung II Desa Gunung Kembang Lama Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas ini diringkus Selasa (01/05) sekitar pukul 03.00 Wib. Dugaan penggelapan dilakukan AH diketahui terjadi Senin (30/04) sekira pukul 07.30 Wib, di Divisi […]

  • Baksos Polres Mura, Bantu Bangun Toilet Kaum Duafa

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Jajaran satuan polisi lalulintas (Satlantas) Polres Mura, gulirkan giat bakti sosial (Baksos). Turunkan personil berikan bantuan, membangun fasilitas unit toilet kaum duafa warga Desa Suro, Kecamatan Muara Beliti. Penyerahan bantuan simbolis diserahkan Kasatlantas Polres Mura AKP Dhani Prasetyo didampingi Kanit Regident IPTU Sugito, Selasa (06/08) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Dhani […]

  • Menkeu Tunggu DPR Terkait Dana Aspirasi

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro belum mau banyak berkomentar mengenai permintaan DPR terkait kenaikan dana aspirasi sebesar Rp20 miliar per anggota dewan. Bambang menyebut wacana ini baru dibahas di ruang lingkup DPR. “Kami belum membahasnya bersama DPR. Kita lihat dulu formatnya seperti apa,” kata Bambang, Kamis (10/6). Meski begitu, Bambang mengatakan dana aspirasi itu […]

  • Siaga Bencana Alam, Polda Sumsel Gelar Apel Gabungan

    • calendar_month Rab, 21 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Palembang – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel), menggelar apel siaga gabungan, sebagai bagian dari persiapan mengantisipasi bencana alam, dan dampak negatif musim hujan 2018. Siaga dilakukan di provinsi yang memiliki 17 kabupaten dan kota tersebut. Apel siaga gabungan antisipasi bencana alam, digelar di halaman Mapolda Sumsel, Palembang, Rabu (21/11) pagi. Apel diikuti ribuan personel jajaran […]

expand_less