Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Tes Urine Dua Kades Tak Bisa BAK

Tes Urine Dua Kades Tak Bisa BAK

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 19 Des 2014
  • visibility 133

MUSI RAWAS,Jurnalindependen.com — Ada kejadian menarik saat tim dokter RSUD dr Sobirin atas permintaan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan  Pemerintah Desa (BPMPD)  mengambil urine 20 kepala desa (Kades) yang akan dilantik, Jumat (19/12).

Dua dari 20 kades tersebut yakni Sukriya Kades Ciptodadi dan Hamdani Kades Srimulyo, Kecamatan Purwodadi tidak bisa kencing.

Menurut informasi kedua kades ini tampak tegang ketika urinenya akan diambil untuk di tes apakah mengkonsumsi narkoba atau tidak. Anehnya, kendati sudah meminum dua botol air mineral dan sudah dua kali masuk kamar mandi, tetap saja keduanya tidak bisa kencing. Akhirnya untuk yang ketiga kalinya setelah mengikuti saran dokter keduanya baru bisa mengeluarkan air kecil.

Sementara untuk 18 kades lainnya tidak ada kendala ketika BAK. Kendati ada yang tak bisa BAK, seluruh kades mendukung diadakannya tes urine sesuai dengan kesepakatan ketika verifikasi berkas.

Kades Ciptodadi, Sukriya, mengatakan tidak mengetahui mengapa ia tidak bisa BAK ketika akan diambil urine oleh tim medis. Padahal ia sudah dua botol meminum air mineral. "Saya sudah dua botol meminum air mineral tetapi tetap saja tidak mau BAK,"paparnya.

Dia tidak menjelaskan secara rinci mengapa tidak bisa BAK. Namun dari raut mukanya terlihat sedikit tegang.
Hal serupa terjadi pada Kades Srimulyo, Hamdani, juga tidak bisa BAK. Namun dia alasannya lain, tidak bisa BAK  lantaran sudah BAK sebelum masuk ruangan. Bahkan dia tidak mengetahui ketika masuk ruangan akan diambil urine. "Saya tidak tahu akan diambil urine untuk tese narkoba. Makanya sebelum masuk BAK dulu,"paparnya.

Kades Sukakarya, Kecamatan STL Ulu  Terawas, Puji Waskito (43) mengatakan sangat mendukung tes urine yang dilakukan BPMPD. Karena apa yang dilakukan BPMPD merupakan kesepakatan kades ketika verifikasi berkas, yang mana bersedia tidak dilantik apabila terbukti mengkonsumsi narkoba ketika di tes urine. "Kalau positif siap tidak dilantik. Tetapi. Yang jelas tidak positif,"tegasnya.

Begitu juga Kades Sukamana, Rhoma Irama, sangat mendukung langkah yang dilakukan BPMPD. Tes urine dilakukan untuk  memerangi narkoba. "Kalau pemimpinnya sudah mengkonsumsi narkoba sudah tentu rakyatnya akan ikut-ikutan juga,"paparnya.

Makanya untuk memerangi narkoba ia mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahaya narkoba dan tidak mengizinkan pesta malam. "Saya  menyambut baik dengan adanya tes urine. Supaya jadi panutan. Tidak terlibat narkoba. Kita sangat mendukung,"ucapnya.

Terpisah Kepala BPMPD, Rudi Irawan Ishak, mengatakan untuk hasil tes urine tersebut sifatnya tertutup. Namun demikian apa yang dilakukan BPMPD mengambil urine setiap Kades yang akan dilantik sesuai dengan komitmen kades saat verifikasi berkas. Saat itu setiap calon Kades membuat surat pernyataan bersedia diambil urine untuk di tes apakah mengkonsumsi narkoba atau tidak. Kalau terbukti berdasarkan tes urine bersedia tidak dilantik. "Mereka maksudnya Kades yang membuat pernyataan bersedia dites urine untuk mengetahui mengkonsumsi narkoba atau tidak,"paparnya. (One)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resesi Ekonomi, Harus Cepat Dipulihkan

    • calendar_month Kam, 5 Nov 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Indonesia resmi masuk resesi pasca Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi kembali minus 3,49 persen pada kuartal III 2020, hari ini (5/11/2020). Kontraksi tersebut juga dialami pada kuartal sebelumnya, atau kuartal II 2020, mencatatkan minus 5,39 persen. Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Amir Uskara mengatakan, kondisi tersebut sebagai akibat dari […]

  • 72 Tahun Kita Merdeka Masih Berjuang Melawan Musuh

    • calendar_month Sel, 15 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    JAKARTA – “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri”. Begitu salah satu pesan Presiden I Republik Indonesia Soekarno kepada penerus bangsa, yang masih relevan hingga saat ini. Post Views: 483

  • Alhamdulillah, ONH Tahun ini Tidak Naik

    • calendar_month Sel, 5 Feb 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Agama (Kemenag) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi VIII telah menyepakati besaran biaya haji tahun 2019. Berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher, Wakil Ketua Komisi VIII TB Ace Hasan Syadziliy, dan Wakil Ketua Komisi VIII Sodik Mudjahid, rata-rata biaya haji tahun ini sebesar Rp […]

  • Bupati Ratna Machmud Berharap Musi Rawas Raih Predikat Utama KLA

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS  – | Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI melaksanaan Verifikasi Lapangan Kabupaten Layak Anak Tahun 2022 di Auditorium Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, selasa, (12/07/2022). Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud mengucapkan Terima kasih kepada Tim Verifikasi yang telah berkenan melakukan Verifikasi Lapangan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Musi Rawas. “Verifikasi […]

  • ABG Pelaku Curat Diciduk Polisi

    • calendar_month Sen, 7 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Lubuklinggau – Personil Polsek Lubuklinggau Barat mengamankan AS (16) dirumahnya, Minggu (06/5) sekitar pukul 17.30 Wib. ABG warga Jalan Bengawan Solo RT 05 Kelurahan Ulak Surung Kecamatan Lubuklinggau Utara ini diduga melakukan pencurian dengan pemberatan (curat), dirumah Muhammmad Syafran warga Jalan Depati Said RT 05 Kelurahan Lubuklinggau Ulu Kecamatan Lubuklinggau Barat, Senin (05/03) sekira pukul […]

  • Polisi Ringkus Pengedar Sabu di Karang Jaya

    • calendar_month Sel, 3 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    MURATARA- AC (30) warga Desa Embacang Baru Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan, tak berkutik saat anggota Sat Res Narkoba Polres Musi Rawas meringkusnya, Senin, (02/04) sekitar pukul 15.30 Wib. Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kasat Res Narkoba AKP Suryadi mengatakan, pria yang berprofesi sebagai wiraswasta ini diringkus setelah […]

expand_less