Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Bandar Narkoba Digrebek Polres, Ini Dukungan GANN

Bandar Narkoba Digrebek Polres, Ini Dukungan GANN

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
  • visibility 131

MUSI RAWAS – | Upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kabupaten Musi Rawas semakin ditingkatkan. Ini dibuktikan meningkatnya eskalasi pergerakan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam menekan bandar dan pengedar Narkoba.

Ketua Yayasan GANN Musi Rawas, Salman Alfaresi turut memberikan apresiasi langkah penegak hukum dalam hal ini Polres Musi Rawas melalui Satres Narkoba dalam upaya P4GN.

“Kita apresiasi dan dukung APH dari SatNarkoba Polres Musi Rawas dalam P4GN. Seperti upaya Polres Musi Rawas yang telah menggrebek bandar narkoba di Desa Bingin Jungut Kecamatan Muara Kelingi pada Kamis lalu.

Memang saat ini, APH mesti lebih gencar dalam P4GN hingga tingkat Dusun, Desa/Kelurahan yang terindikasi keberadaan bandar, sehingga mempersempit dan mengurangi penyalahgunaan Narkoba,” kata Salman Alfaresi saat dihubungi sore tadi, Sabtu (21/05/2022).

Namun demikian, Salman menyampaikan rasa prihatin atas tertembaknya Briptu Khairul Candra anggota Polres Musi Rawas oleh tersangka narkoba, saat penggrebakan pada Hari Kamis lalu itu.

“Kita berdoa dan berharap anggota Polres yang tertembak tersebut segera pulih, yang saat ini sudah dirujuk ke RS Bhayangkara Palembang,” harapnya.

Selain itu, Salman berharap Pemerintah Daerah dalam hal ini Pemkab Musi Rawas dapat mendukung penuh upaya P4GN melalui pengajuan Perda Pesta Malam dan P4GN. Karena P4GN ini merupakan Program Nasional, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. Upaya P4GN harus dilakukan mulai dari Pemerintah Pusat hingga ke Pemerintah Daerah.

“Upaya P4GN di daerah ini akan lebih optimal bila didukung Pemkab Musi Rawas melalui edukasi dan P4GN. Termasuk dukungan berupa Peraturan Daerah (Perda) untuk P4GN. Potensi atau media peredaran narkoba yang strategis salah satunya melalui pesta malam. Maka dari itu perlu pengaturan melekat dan ketar agar tidak menjadi sarana tempat peredaran dan penyalahgunaan Narkoba,” ungkapnya.

Berpijak dengan pesta malam, lanjut Salman memang ada yang menyebut sebagai kearifan lokal. Dari dulu memang sudah ada dan tidak mungkin dihilangkan karena sudah menjadi tradisi dan kebiasaan di masyarakat.

“Ya kita mengakui, pesta malam memang sudah ada dari zaman dulu, sehingga dianggap tidak bisa dihilangkan dan juga kearifan lokal.

Namun pesta malam dulu tidak ada narkoba, berbeda dengan pesta malam sekarang yang patut diduga menjadi lokasi transaksi dan penyalahgunaan norkoba.

Kemudian yang disebut kearifan lokal itu bila membawa dampak baik, nilai luhur dan  ketentraman masyarakat. Namun bila terjadi keresahan, pelanggaran hukum dan merusak budaya/tatanan masyarakat itu bukan kearifan lokal.

Bukan pesta malamnya yang bermasalah tetapi karena ada indikasi kuat menjadi media transaksi dan penyalahgunaan Narkoba itu yang salah” tutupnya. (faisol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesepakatan ‘Zero Portal’ di BTS Ulu

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Penetapan zero portal merupakan hasil kesepakatan sepekan yang lalu antara Perusahaan, Pemkab Musirawas dan masyarakat di Kecamatan BTS Ulu. Sebagaimana disampaikan Wakil Bupati Musirawas, Hj Suwarti bahwa kesepakatan diambil karena sebelumnya sering terjadi permasalahan sehingga masyarakat memortal akses jalan perushaan. “Sebelumnya, masyarakat tidak setuju langsung portal, sedikit-sedikita mortal, untuk kita ambil kesepakatan […]

  • Perum Damri Resmi Buka Trayek Baturaja – Palembang

    • calendar_month Sel, 23 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 179
    • 0Komentar

    BATURAJA – Kehadiran Bus Damri di Kabupaten OKU yang telah launching dan di resmikan oleh Bupati OKU Kuryana Azis pada Senin (22/10), disambut dengan suka cita oleh masyarakat. Hal tersebut lantaran dianggap telah memberi angin segar bagi masyarakat yang selama ini memang sangat merindukan kehadiran angkutan umum yang dapat mempermudah perjalanan ke kota Palembang. Launching […]

  • Musi Rawas Terpuruk ke Urutan 15 MTQ Sumsel, Berikut Penjelasan Kabag Kesra

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Kabupaten Musi Rawas (Mura) pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIX Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Palembang berada diurutan ke-15. Terpuruknya prestasi Kabupaten Mura ini hingga menempati nomor tiga terakhir dari 17 kabupaten/kota di Sumsel. Menurut Kabag Kesra Setda Mura, M Yusran Amri, pada 2020 ini pihaknya sengaja mengutamakan kearifasan lokal […]

  • MoU BPOM Palembang dan KPID Sumsel Tindak Iklan Obat Ilegal

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 309
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Palembang bekerjasama dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumsel kedepan akan melakukan pengawasan hingga penindakan terhadap iklan obat tradisional dan suplemen kesehatan pada media penyiaran lokal diwilayah Provinsi Sumsel yang tidak mendapatkan izin dari BPOM. Hal tersebut dilakukan dalam rangka peningkatan perlindungan terhadap masyarakat […]

  • Diduga Ada Oknum Tarik Biaya Prona Atas Nama BPN Lubuklinggau

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    * M Syahrir Akan Tindak Tegas Oknum BPN yang pungli LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com — Guna membantu dan mempermudah masyarakat terutama ekonomi menengah ke bawah dalam sertifikasi lahan, Pemerintah memberikan bantuan pembiayaan yang disebut Program Nasional (Prona). Namun sangat disayangkan alih-alih untuk membantu masyarakat, hal tersebut dimanfaatkan oknum tertentu untuk kepentingan pribadi. Info yang diterima Jurnalindependen.com, pagi […]

  • Harga Seng Termahal, Dinas PU CK Mura Layak Masuk MURI

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – ANGGARAN pembelian sekeping seng gelombang ukuran 7 kaki sebesar Rp264 ribu, dinilai spektakuler. Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, layak masuk Museum Rekor Indonesia. Demikian disampaikan Indra Kesuma dari Komunitas Masyarakat Marginal (KOMUNAL) Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, dalam percakapan lepas, Kamis (19/2). “Harga yang ditetapkan oleh Dinas PU CK ini, tergolong […]

expand_less