Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pemerintahan » Pujo Wiloso : Bila Terbukti Oknum Inspektorat Menerima Suap, Tangkap Saja!

Pujo Wiloso : Bila Terbukti Oknum Inspektorat Menerima Suap, Tangkap Saja!

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 6 Jul 2015
  • visibility 36

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Bila memang terbukti ada oknum Inspektorat menerima suap berkenaan dengan pemeriksaan di SKPD, Inspektur Kabupaten Musi Rawas melalui Sekretarisnya, Pujo Wiloso mendukung bila terbukti untuk ditangkap. Bahkan ia bersedia juga ditangkap bila melakukan hal yang hina tersebut.

“Bila memang terbukti atau tertangkap tangan tangkap saja, bahkan bila saya melakukannya, tangkap saya,” ungkap Pujo Wiloso siang tadi, Senin (06/07/2015) kepada Jurnalindependen.com di parkiran Kantor Inspektorat, Agropolitan Muara Beliti.

Disinyalir banyak pemeriksaan SKPD yang lolos dari Inspektorat dan akhirnya dilaporkan masyarakat ke penegak hukum dan diproses, namun yang patut dipertanyakan adalah kinerja Inspektorat yang berfungsi mengawasi dan memeriksa dokumen administrasi yang bersangkutan dengan kegiatan yang ada di SKPD.

Seperti kegiatan di Dinas Sosial tahun anggaran 2013, diduga satu dokumen lelang PL (Penunjukan langsung) tetapi ada dua kegiatan yakni Pembangunan Sarana Dan Prasarana Panti Asuhan/Jompo dengan jumlah Dana sebesar + Rp 1.000.000.000,- dan kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Panti Asuhan/Jompo dengan jumlah Dana sebesar + Rp   743.523.000,- selain itu mengapa mesti PL padahal nilai anggaran kegiatan diatas Rp 200 juta.

Mengenai hal ini, Pujo Wiloso menjawab,” itu ada aturannya”.

Demikian juga mengenai 23 paket proyek jalan dan jembatan dan lainnya di PU Bina Marga tahun 2012 senilai +  Rp 34,9 Miliar yang tidak selesai ditahun bersangkutan dan dibayar tahun 2014.

“Proyek tersebut tidak di periksa karena sudah di audit BPK, ya tanyakan saja ke BPK. Beberapa kegiatan tersebut kan tidak selesai tahun 2012, menjadi hutan pemkab Musi Rawas dan baru bisa dibayar tahun 2014 lalu,” ungkap Pujo Wiloso.

Sementara itu, Inspektur Kabupaten Musi Rawas selama ini sulit bahkan tidak bisa dikonfirmasi wartawan berkenaan dengan kebutuhan informasi untuk publik. Beberapa kali wartawan berbagai media ingin konfirmasi namun tidak berhasil. Pujo Wiloso sendiri beralasan semua berkenaan dengan informasi sudah diserahkan kepada dirinya.

“Semua sudah diserahkan kepada kami untuk pelayanan konfirmasi untuk masyarakat termasuk wartawan, jadi buat apa lagi harus ke Inspektorat,” kata Pujo Wiloso.

Demikian juga mengenai siapa saja yang mempunyai wewenang memberikan pelayanan konfirmasi, termasuk Inspektur Pembantu (Itban) yang selama ini bungkam dan mengatakan tidak berhak menjawab atau membuat statemen di media, Pujo Wiloso mengatakan mereka (Itban – red) bukan tidak berhak tetapi mereka tidak berani. (fs)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Hari ini, Antam Naik, UBS Turun, Rabu 15 September 2021

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    HARGA Emas Batangan 24 Karat hari ini, Rabu (15/09/2021), di Pegadaian, untuk cetakan Antam ‘Naik’ sedangkan UBS cenderung ‘Turun”. Data dari laman resmi pegadaian, emas cetakan UBS ukuran terkecil 0,5 gram dijual Rp489.000,- sama dengan harga kemarin dan ukuran 1 gram dijual Rp917.000,- juga sama dengan harga kemarin. Untuk emas Antam ukuran terkecil 0,5 gram […]

  • Pembangunan Destinasi Wisata Danau Aur, APBD atau DAK?

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Kepala Bidang (Kabid ) Objek Wisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Widya Lismayanti membantah jika seluruh pembangunan sarana dan prasarana destinasi Wisata Danau Aur Kecamatan Sumber Harta, dianggarkan dari APBD Mura Tahun 2019. “APBD cuma beberapa item saja, Selebihnya DAK. Dermaga, rambu itu DAK, Pergola lampu juga DAK, […]

  • Cegah Stunting, Bunda Baca Musi Rawas Berikan Edukasi

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – | Bunda Baca Musi Rawas (Mura), Hj. Noviar Marlina Gunawan memberikan edukasi cegah stunting di Kantor Kepala Desa Pelita Jaya Kecamatan Muara Lakitan, Kamis (16/01/2020). Kegiatan dengan tujuan sosialisasi pendidikan keluarga pada 14 kecamatan dalam mencegah stunting juga diikuti OPD terkait. Hj. Noviar Marlina Gunawan mengaku kagum dengan orang tua yang sangat antusias […]

  • Perlu Aksi Nyata untuk Rohingya

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Jokowi saat menyampaikan sikap resmi pemerintah RI pada Minggu (3/9) atas tragedi kemanusiaan yang menimpa masyarakat Muslim etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar, menyerukan perlu aksi nyata, tidak hanya dengan kecaman. Post Views: 181

  • 16 Puskesmas Mura Tak Ada Dokter Gigi

    • calendar_month Ming, 14 Des 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS,Jurnalindependen.com — Sedikitnya ada 16 dari 19 Puskesmas diwilayah Kabupaten Musi Rawas (Mura) tidak memiliki dokter gigi. Indikator ini menandakan bahwa Kabupaten Mura Provinsi Sumatera Selatan dikategorikan kekurangan dokter gigi. Walaupun kurang pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan baik dan tidak terganggu. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mura H Tjahjo Kuntjoro melalui Kabid Kepegawaian Lumbab mengakui bahwa kabupaten  […]

  • Islah Dua Kepengurusan Golkar Harus Tetap Lewat Munas

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    JAKARTA — Penyatuan dua kepengurusan Partai Golkar, kemungkinan tak bisa dilakukan dalam waktu dekat. Mergerkepengurusan harus melewati mekanisme musyawarah nasional (munas) atau munas luar biasa (Munaslub). Sekretaris Jenderal (Sekjen) Golkar versi Ketua Umum Agung Laksono, Zainudin Amali mengatakan namun ide Munas atau Munaslub tak bisa diagendakan tahun ini. Sebab, proses islah terbatas dua kepengurusan sedang […]

expand_less