Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Lima Cabup dan Cawabup di Sumsel tak Lolos Tes Kesehatan

Lima Cabup dan Cawabup di Sumsel tak Lolos Tes Kesehatan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 6 Agu 2015
  • visibility 135

PALEMBANG — Dari hasil tes kesehatan terhadap seluruh calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) yang akan mengikuti pemililhan kepala daerah (pilkada) serentak pada tujuh daerah kabupaten di Sumatera Selatan (Sumsel),  ada lima orang calon yang tidak lolos tes kesehatan.

“Dari hasil pemeriksaan kesehatan ulang terhadap 11 calon, ada 5 calon yang tidak memenuhi syarat kesehatan.  Itu merupakan hasil pemeriksaan yang dilakukan tim dari Ikatan Dokter Indonesia yang bersifat final, sesuai dengan PKPU 9 No 6,” kata Aspahani Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumsel yang didampingi anggota KPUD Sumsel dan beberapa anggota KPUD kabupaten, Rabu (5/8).

Menurut Aspahani, lima calon yang tidak lolos tes kesehatan tersebut adalah calon yang berasal dari Kabupaten Musi Rawas dua calon, dari Kabupaten Musi Rawas Utara satu calon, dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur satu calon, dan dari Kabupaten Pali satu orang calon.

Namun Asphani tidak bersedia menyebutkan nama lima calon bupati dan calon wakil bupati yang tidak memenuhi syarat kesehatan tersebut. “Datanya ada di masing-masing KPUD kabupaten,” ujarnya.

Aspahani menjelaskan sesuai dengan PKPU No 9 tahun 2015, terhadap calon yang tidak memenuhi syarat kesehatan tersebut harus diganti. Pergantian calon atau pasangan calon dapat dilakukan oleh partai politik pengusung atau calon perseorangan dapat dilakukan sejak 4 – 7 Agustus 2015.

Menurutnya, jika tidak dilakukan pergantian calon maka kemungkinan pasangan calon yang telah didaftarkan ke KPUD akan gugur dan tidak ditetapkan sebagai calon yang akan mengikuti pilkada pada 9 Desember 2015.

Tes kesehatan dari pasangan cabup dan cawabup di Sumsel tersebut dilakukan oleh tim dokter yang berjumlah 25 orang. Pemeriksaan dilakukan di Rumah Sakit Moehammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Proses pemeriksaan kesehatan terhadap calon peserta pilkada telah dilakukan di RSMH pada 29 dan 30 Juli 2015 terhadap 19 pasangan calon yang berasal dari tujuh daerah kabupaten di Sumsel yang akan melaksanakan pilkada serentak 9 Desember 2015.

Kemudian dari hasil pemeriksaan oleh tim dokter dari IDI tersebut, dari 38 orang cabup dan cawabup ini sebanyak 27 orang calon hasil pemeriksaan kesehatan lancar. Namun 11 orang calon harus menjalani pemeriksaan ulang.

Dari hasil pemeriksaan ulang terhadap 11 orang calon, ada lima orang calon yang berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter tidak memenuhi syarat kesehatan sebagai seorang calon kepala daerah atau calon wakil kepala daerah. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendefinisikan Pahlawan Dengan Artian Baru Dinilai Terlalu Cepat

    • calendar_month Sel, 13 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MUNCULNYA keinginan untuk mendefinisikan pahlawan dengan definisi atau pengertian baru, seperti anti hoaks dan lainnya, dinilai terlalu cepat oleh Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Alasannya, karena masyarakat belum terlalu mendalami atau mengendapkan dalam perasaan dan pikiran tentang nilai-nilai kepahlawanan sesungguhnya, seperti keberanian, kesukarelawanan, dedikasi, pengabdian, kekuatan hati, kemantapan dan idealisme. Menurut Fahri, internalisasi nilai-nilai […]

  • Pemkab Mura Promosikan Produk Daerah di JSC

    • calendar_month Sel, 28 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Moment Asean Games tahun 2018 di Palembang Provinsi Sumatera Selatan, memberi kesempatan masing-masing daerah untuk promosi produk unggulan dan ciri khas daerah. Tak terkecuali Kabupaten Musi Rawas turut serta melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) membuka pameran berupa stand di area Dekranasda Jakabaring, selama 10 hari, (16 – 25/08). […]

  • Bung Karno, sang Guru yang Sangat “Streng”

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Hanya pidato 17 Agustus yang ditulis oleh Soekarno. Ditulis tangan, bukan diketik. Dari dulu Bung Karno tidak suka mengetik. Soekarno, Presiden Republik Indonesia pertama, tengah berpidato dengan berapi-api yang membius lautan rakyatnya. Pidatonya selalu dinanti dan dihadiri ribuan orang yang ingin menyaksikan sosoknya. Dalam catatan semasa, banyak orang yang sudah datang dan tidur di lokasi […]

  • Dugaan Pencemaran Limbah PT PHML Sudah di Lapor ke BLH Mura

    • calendar_month Sel, 3 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 151
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com –Dugaan pencemaran limbah pabrik kelapa sawit PT Perkebunan Hasil Musi Lestari (PHML) di aliran Sungai Kungku telah dilaporkan ke Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Musi Rawas. Hal ini disampaikan salah seorang warga setempat, Wawan (36) kepada Jurnalindependen.com , Selasa (03/11/2015). Menurut Wawan dirinya bersama Agus telah turun ke Sungai Kungku yang berada di […]

  • Pembebasan Lahan Lintasan Sepeda Gunung di Bukit Sulap, Terealisasi?

    • calendar_month Sel, 22 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Lubuklinggau, jurnalindependen.com — Keterangan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Lubuklinggau, Sumsel, HM Hidayat Zaini beberapa waktu lalu mengenai pembebasan lahan untuk lintasan olah raga Sepeda Gunung di kelurahan Joyoboyo, seolah bertentangan dengan informasi yang dihimpun tim Jurnalindependen.com. Selasa (22/12/2015) Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Cinta Indonesia (LSM – CI) melalui Sekretarisnya, Fauzi mengatakan bahwa kegiatan […]

  • Padi Diserang Hama Wereng Coklat, Petani Air Satan dan Satan Indah Merugi

    • calendar_month Jum, 23 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Sudah tiga hari ini tanaman padi di dua desa yakni Desa Air Satan dan Satan Indah Jaya Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas terserang hama wereng coklat. Kepada Jurnalindependen.com, Jum’at (23/10/2015) salah seorang petani penggarap, Tukul mengatakan bahwa dirinya terancam gagal panen, pasalnya seluruh tanaman padi diserang hama wereng coklat. “Kita merugi […]

expand_less