Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Dinas Pertanian OKU Jamin Tidak Temukan Penyakit Antraks

Dinas Pertanian OKU Jamin Tidak Temukan Penyakit Antraks

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 29 Jan 2017
  • visibility 153
BATURAJA – Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan menjamin jika di wilayah itu hingga sekarang tidak ditemukannya kasus penyakit antraks yang menyerang hewan warga. 
Sebanyak delapan ribu ekor sapi terdata di Ogan Komering Ulu (OKU) masih tidak ditemukannya penyakit yang disebabkan oleh virus bernama bacillus anthracis ini,” kata Kabid Peternakan Dinas Pertanian setempat, Ir Susi di Baturaja, Minggu.

Namun kata Susi, jenis penyakit itu walau berbahaya dapat melakukan pencegahan dengan cara mengamati gejala-gejala yang timbul pada ternak jika terkena penyakit antraks. 
Dikatakan Susi, jika virus antraks sudah masuk ke dalam tubuh sapi, maka setiap pori-pori pada tubuh hewan ternak itu akan mengeluarkan darah.
Yang lebih mudah lagi melihat ciri-ciri hewan ternak terkena antraks, yakni keluarnya darah dari setiap lubang ada di bagian tubuh sapi, misal lubang hidung, tekinga, terkadang mata juga mengekuarkan darah, termasuk lubang pembuangan kotoran sapi.
“Ini penyakit berbahaya, tidak seperti flu burung yang sifat virusnya jika terkena matahari secara langsung akan mati dengan sendirinya. Kalau antraks tidak bisa kalau tidak ada perawatan dari dokter, bisa-bisa mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang,” katanya. 
Ia mengimbau, warga yang memiliki ternak sapi, jika melihat tanda-tanda seperti telah dijelaskan tersebut, maka segeralah melapor ke Dinas Pertanian untuk dilakukan proses pemeriksaan oleh dokter hewan ditunjuk.
Menurut dia, kemarin sempat ada yang melaporkan hal serupa dengan tanda-tanda penyakit antraks, namun setelah tim diturunkan ternyata sapi tersebut tidak atau negatif terkena antraks.
Sapi yang dikirim dari luar daerah, Susi menegaskan, jika standar pemeriksaan si OKU untuk sapi yang masuk dari luar sama seperti  pemeriksaan di Provinsi.
“Selain sleksi yang ketat, kita juga harus mendapat surat bebas antraks dari pemilik sapi, dan bersyukur OKU tetap aman dari penyakit tersebut,” katanya. (ant)
  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Diminta Lebih Perhatikan Petani

    • calendar_month Jum, 1 Feb 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    ANGGOTA Komisi IV DPR RI Oo Sutisna mengatakan, Rancangan Undang-Undang Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan (RUU SBPB) harus selaras dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Oleh karena itu, Komisi IV DPR RI meminta, dengan adanya UU ini nantinya pemerintah memberikan proteksi kepada petani agar tidak merugi. “UU Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan […]

  • Pencopotan Buwas Dinilai KNPI Tak Berpihak pada Korupsi

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    JAKARTA — Wakil Sekretaris Jenderal DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Bahtera Banong menilai pencopotan Kabareskrim Komjen Budi Waseso sama saja tidak berpihak kepada korupsi. Seharusnya, kata dia, jenderal bintang tiga tersebut mendapat apresiasi atas keberhasilannya membongkar mafia Pelindo. “Pemerintahan Jokowi benar benar sangat tidak berpihak kepada pemberantasan korupsi, kami heran melihat pemerintahan Jokowi-JK harusnya […]

  • PT BNS Ragukan Sikap Objektivitas dan Keadilan BPSK Lubuklinggau

    • calendar_month Sab, 9 Jan 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Chief Excecutive Officer (CEO) PT Buraq Nur Syariah (BNS), Prita Wulan Kencana, meragukan sikap objektif dan berkeadilan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Lubuklinggau, dalam hal penanganan masalah terkait perusahaannya, Jumat (08/01/2021). Keraguan itu terungkap saat Prita berupaya menyampaikan klarifikasi tentang informasi yang tersebar di media baik itu media online maupun kanal informasi […]

  • Menuju Porprov Sumsel XV, Atlit dan Pelatih di KONI Lubuk Linggau Pesimis dan Keluhkan Kesejahteraan

    Menuju Porprov Sumsel XV, Atlit dan Pelatih di KONI Lubuk Linggau Pesimis dan Keluhkan Kesejahteraan

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle investigasi
    • visibility 5.439
    • 0Komentar

    LUBUK LINGGAU, Jurnalindependen.com – Berbagai persiapan dilakukan KONI Lubuk Linggau Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan di Kabupaten Musi Banyuasin ke XV, 18-31 Oktober 2025 nanti. Namun terdengar keluhan dari atlit dan pelatih di KONI Lubuk Linggau mengenai kesejahteraan sehingga merasa pesimis untuk meraih juara. “Kami merasa kecewa kepada Ketua KONI Lubuk Linggau sebelum […]

  • Ahli: Pencabutan Status Badan Hukum Ormas Sesuai Asas Hukum Administrasi

    • calendar_month Kam, 25 Jan 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pencabutan status badan hukum ormas telah tepat dan sesuai dengan asas-asas hukum administrasi khususnya asas penegakan hukum administrasi. Demikian sampai Philipus M. Hadjon dalam sidang lanjutan pengujian Pasal 80A UU Nomor 16 Tahun 2017 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang […]

  • Habiskan Dana Milliaran, Kegiatan Program Mura Darusslam Dipertanyakan

    • calendar_month Sen, 9 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS — Elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakkan Indonesia Membangun (GIM) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mempertanyakan realisasi terhadap anggaran dana kegiatan Musi Rawas Darussalam. Karena Menurut Penuturan Abdullah selaku koordinator melalui sekretarisnya Genta Lesmana via ponsel mengatakan, program kegiatan Musi Rawas Darussalam selama ini dalam pengalokasian anggarannya kurang mendapat pengawasan ketat dari pihak yang berkompeten. […]

expand_less