Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Desa » Dengan Gerakan Percepatan Tanam Padi, Bupati Targetkan Musi Rawas Jadi Lumbung Pangan No. 1

Dengan Gerakan Percepatan Tanam Padi, Bupati Targetkan Musi Rawas Jadi Lumbung Pangan No. 1

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 7 Sep 2021
  • visibility 85

MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud melakukan Gerakan Percepatan Tanam Padi Kabupaten Musi Rawas di Desa Sri Mulyo, Kecamatan STL Ulu Terawas (07/09/2021).

Bupati Ratna Machmud menyambut baik Gerakan Percepatan Tanam Padi yang secara simbolis dilakukan di Desa Sri Mulyo. Bupati berharap dengan percepatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

“Segala upaya kita lakukan untuk membantu petani, termasuk dengan menemui Menteri Pertanian (Mentan) terkait pengeringan Irigasi DI Tugumulyo.

Upaya kita lakukan dengan meminta kompensasi pada masa pengeringan irigasi dàri Mentan yang dibantu bibit jagung untuk 8 hektar,” ucap Bupati.

Selain itu, Bupati memaparkan Kabupaten Musi Rawas dapat bantuan padi ramah lingkungan untuk 3.000 hektar. Namun saat ini kita baru menyiapkan data lapangan.

“Harapan kita semoga bantuan padi ramah lingkungan segera terealisasi, sehingga Musi Rawas bisa kembali menjadi lumbung pangan nomor 1, sehingga kita dapat mewujudkan Musi Rawas MANTAB. Dengan meningkatkan hasil pertanian untuk kesejahteraan petani akan menjadi lebih bermartabat” harap Bupati.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Musi Rawas, Zuhri Syawal menyampaikan bahwa awalnya lahan untuk percepatan tanaman padi bisa sampai 2.000 hektar namun karena dampak pengeringan dan lainnya kemudian setelah diverifikasi lapangan, cuma tersedia 1.629 hektar. Dan akan dilakukan pada Oktober – Nopember 2021.

“Kemudian kita adakan percepatan lagi yang rencananya OKtober- Nopember 2021 dimajukan mulai Agustus lalu.

Hingga kini sudah 1.055 hektar sudah ditanami, tinggal 574 hektar lagi untuk capai target, salah satunya hari ini kita lakukan secara simbolis,” papar Zuhri Syawal.

Ia menambahkan, untuk luas lahan percepatan ini di Desa Srimulyo ada 25 hektar akan ditanam padi dari 200 hektar yang ada. Dan varietas ini bisa menghasilkan 5.7 ton gabah kering giling per hektar saat ini. Tentunya dengan menggunakan padi varietas baru yakni Cicaheum dapat lebih lagi meningkatkan produktivitas padi.

“Yang tadinya kita ranking sebagai lumbung pangan dapat menjadi rankinh 1,” harapnya.

Hadir dalam acara itu, Assisten 2 Setda Musi Rawas, jajaran Dinas Pertanian dan Peternakan, para kepala OPD serta Camat dan kades setempat, termasuk para petani Desa Srimulyo.| ADV/*

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keterbukaan Informasi dan Pelayanan Publik Pemkab Mura Dinilai Masih Rendah

    • calendar_month Sen, 26 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Pelayanan Informasi dan dokumentasi di Pemkab Musi Rawas masih tergolong rendah, hal ini membuat kesulitan bagi masyarakat maupun Lembaga Masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan dan pengawasan. Padahal informasi maupun pelayanan publik merupakan hak masyarakat yang sudah diatur dalam UU baik UU tentang Keterbukaan Informasi Publik maupun tentang Pelayanan Publik. Penelitian Jurnalindependen.com selama […]

  • Uji Perpu Ormas: HTI Klaim Tak Pernah Diberi Peringatan oleh Pemerintah

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mengklaim tidak pernah diberi peringatan oleh Pemerintah bahwa organisasinya bertentangan dengan Pancasila sebelum tindakan pembubaran. Hal tersebut disampaikan oleh Mantan Pengurus DPP HTI Abdul Fanani yang menjadi saksi Pemohon Perkara Nomor 39/PUU-XV/2017 dalam sidang mendengar keterangan Ahli dan Saksi uji Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang […]

  • Kejati: Adik Ipar Gubernur Bengkulu Terima Aliran Korupsi

    • calendar_month Sen, 31 Jul 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    BENGKULU – Kejaksaan Tinggi Provinsi Bengkulu menyebutkan ipar Gubernur Ridwan Mukti diduga menerima aliran dana korupsi pembangunan jalan pulau terluar Bengkulu, Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara. Post Views: 537

  • APBD Kabupaten OKU DeFisit Rp80,7 miliar

    • calendar_month Rab, 13 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BATURAJA – Anggaran APBD Perubahan 2017 Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan mengalami devisit sebesar Rp80,7 miliar. “Belanja daerah semula dalam RAPBD Perubahan sebesar Rp1,198 triliun naik menjadi Rp1,496 triliun. Artinya terjadi defisit sebesar Rp80,714 miliar. Bukan Rp295 miliar seperti diinformasikan sebelumnya,” kata Kabag Hukum dan Persidangan DPRD Ogan Komering Ulu (OKU), Baharudin di Baturaja, […]

  • PKPU Direvisi, Golkar dan PPP Bisa Ikut Pilkada

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    JAKARTA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya mengizinkan Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk ikut Pilkada 2015. Persetujuan tersebut muncul dari hasil revisi Peraturan KPU (PKPU) nomor 9/2015 tentang kepesertaan partai politik dalam Pilkada serentak. Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkyansyah menerangkan, lembaga pimpinannya sudah mengubah PKPU 9/2015 menjadi PKPU 12/2015. Pasal 36 menjadi […]

  • Bupati Mura Buka Pengundian Gebyar Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Rab, 27 Jul 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud menghadiri Gebyar Undian Vaksinasi Covid-19 di Desa Wonosari Kecamatan Megang Sakti, Rabu (27/07/2022). Gebyar vaksin ini terselenggara atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Musi Rawas bersama Polres Musi Rawas dan Badan Intelijen Negara (BIN) Musi Rawas. Menurut Bupati, Gebyar Undian Vaksin Covid-19 ini dilaksanakan bertujuan untuk memberikan […]

expand_less