Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Pernyataan Assisten I Muratara Dipermasalahkan Tokoh Pemuda

Pernyataan Assisten I Muratara Dipermasalahkan Tokoh Pemuda

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 16 Jan 2019
  • visibility 56

MURATARA – Dua Tokoh Pemuda Kota  Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara mendesak Bupati Musi Rawas Utara ( Muratara) M Syarif Hidayat untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap Assisten I yang dinilai telah asal bunyi (Asbun) terkait perekrutan calon Sekretaris Daerah (Sekda) yang sudah diberi Kode dan Dilingkari.

Hal itu diungkapan Ketua Aliansi Pemuda Pengawal Pembangunan Lubuklinggau (AP3L) Ahmad Tarsusi bahwa dirinya sangat kecewa dengan Assisten I, Tarmizi selaku pejabat tinggi Kabupaten Muratara terkait memgenai perekrutan Sekda melalui Assessment itu hanyalah formalitas dan nama bakal calon Sekda Kota Lubuklinggau sudah dilingkari dan diberi kode. Padahal jelas yang menentukan kelayakan untuk menjadi Sekda itu ialah Gubernur melalui Assessment yang dilakukan pihak Polda.

”Kami sangat sangat kecewa dengan Assisten I yang mengeluarkan cuitan bahwa perekrutan Sekda Kota Lubuklinggau satu tahun silam melalui sistem Assessment dinilai hanya formalitas dan nama sekda sudah dilingkari oleh walikota Lubuklinggau,” jelasnya.

Tarsusi juga menyampaikan bahwa pihaknya selaku perwakilan Tokoh Pemuda Kota Lubuklinggau sangat sangat kecewa dan geram atas ucapan Assisten I, karena tidak selayaknya hal yang tidak semestinya di ketahui publik di umbar karena saat dirinya sedang dilanda kegalauan atau memiliki masalah pribadi.

”Yang jelas kami minta kepada Bupati Muratara untuk mengambil langkah tegas kepada asisten I yang asal bunyi ini dan menarik lagi ucapan serta meminta maaf kepada pemerintah dan masyarakat Kota Lubuklinggau terkait ucapannya yang mengatakan bahwa perekrutan Sekda Lubuklinggau hanya formalitas,” tegasnya.

Hal Senada disampaikan Tokoh Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Kab. Musi Rawas Utara Sarvin Saputra bahwa dirinya merasa geram dan kecewa dengan Assisten I karena sudah melampaui tugas pokoknya selaku pejabat di Kabupaten Muratara apalagi sampai mengeluarkan statement yang bisa membuat kegaduhan di Kabupaten Musi Rawas Utara.

”Kami GPII mendesak Bupati untuk segera mengambil tindakan tegas kepada asisten I ini dan segera memberikan sikap permohonan maaf kepada pemerintah Kota Lubuklinggau dan Pemerintah Kabupaten Muratara terkhusus masyarakat yang sudah gaduh akibat isu bahwa nama bakal sekda sudah dilingkari dan diberi kode,” tegasnya.

Ia juga mengatakan bahwa apabila Bupati Muratara tidak segera mengambil langkah tegas kepada Assisten I, maka pihaknya akan turun kelapangan untuk mendesak secara langsung Bupati agar memberikan sanksi kepada pejabat  yang asbun.

”Ini bukan kali pertama Pak Tarmizi ini Asbun karena pada saat di Palembang pun saat rapat masalah perbatasan di Kecamatan Nibung pak Tarmizi ini sering asbun dimuka umum untungnya tidak terekam oleh wartawan dan kali ini terekam oleh wartawan atas ucapannya,

Jadi dari pada tambah gaduh lagi, Bupati harus mengambil langkah tegas dan kepada yang bersangkutan untuk segera menarik ucapannya serta meminta maaf karena sudah membuat kegaduhan,” tutupnya.

Diketahui sebelumnya bahwa Kabupaten Muratara sedang di gaduhkan berita Assisten I  Muratara yang mengatakan bahwa bakal Sekda sudah dilingkari namanya dan Assessment hanya formalitas saja.

Sumber : databicara.com

Link : https://www.databicara.com/tokoh-pemuda-linggau-muratara-desak-bupati-ambil-tindakan-tegas-terkait-ucapan-asisten-i/

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Parpol Tempat Nyaman Koruptor Sembunyi

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    JAKARTA—Setara Institute menyesalkan terjadinya kasus suap yang menimpa kader Nasdem, Patrice Rio Capella. Hal ini menunjukkan parpol masih menjadi tempat yang nyaman bagi koruptor untuk bersembunyi. “Idealnya parpol itu kan menjadi tempat mencetak kader bangsa. Namun yang terjadi justru menjadi tempat berlindung koruptor,” ujar Ketua Setara Institute Hendardi, Jumat (16/10). Indikasi ini, ungkapnya, terlihat jelas […]

  • Mendefinisikan Pahlawan Dengan Artian Baru Dinilai Terlalu Cepat

    • calendar_month Sel, 13 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    MUNCULNYA keinginan untuk mendefinisikan pahlawan dengan definisi atau pengertian baru, seperti anti hoaks dan lainnya, dinilai terlalu cepat oleh Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Alasannya, karena masyarakat belum terlalu mendalami atau mengendapkan dalam perasaan dan pikiran tentang nilai-nilai kepahlawanan sesungguhnya, seperti keberanian, kesukarelawanan, dedikasi, pengabdian, kekuatan hati, kemantapan dan idealisme. Menurut Fahri, internalisasi nilai-nilai […]

  • Juli 2017, Realisasi PAD Mura Capai 40,85 Persen

    • calendar_month Sen, 17 Jul 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Musi Rawas 2017 hingga kini pertengahan bulan Juli baru terealisasi 40,85% atau sekitar Rp 36.462.550.971,-  Post Views: 425

  • Pemda Diminta Akui Hak Masyarakat Adat Melalui Perda

    • calendar_month Sab, 25 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    SUKABUMI – | Komisi IV DPR RI minta pemerintah daerah (pemda) perhatian kepada masyarakat adat terutama membuat Peraturan Daerah tentang Pengakuan dan Perlindungan Hak Masyarakat Hukum Adat. “Salah satu yang menjadi prasyarat untuk mengakui kehadiran masyarakat adat di area konservasi atau pun area lindung atau area kawasan hutan, adalah pemerintah daerah harus membuat peraturan daerah,” […]

  • Musi Rawas Kembali Terima Hibah Aset Kemen PUPR Senilai Rp 42 M

    • calendar_month Jum, 25 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    JAKARTA – Setelah November 2017 lalu, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menerima Hibah Barang Milik Negara (BMN) senilai Rp 38,570 Milyar, Jum’at (25/05/2018), Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan kembali menandatangani hibah BMN atas 9 Item Aset senilai Rp 42,658 M. Naskah dan Berita Acara Hibah BMN ini ditandatangani oleh Direktur Jendral Cipta Karya Kementerian Pekerjaan […]

  • Wacana Pembentukan PPID Tunggu SK Bupati

    Wacana Pembentukan PPID Tunggu SK Bupati

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2013
    • account_circle investigasi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Sampai saat ini proses pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kabupaten Musirawas, Sumsel masih dalam tahap menunggu penetapan SK Bupati Musirawas. Demikian dikatakan Kabag Humas Setda Kabupaten Musirawas, Edy Zainuri kepada wartawan, Senin (10/06/2013) di kantornya. Edy mengatakan bahwa dalam pelaksanaan PPID mempunyai payung hukum baik itu berupa SK atau Perbup, PPID akan […]

expand_less