Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Anggaran Minim Dituntut Pemenuhan SPM

Anggaran Minim Dituntut Pemenuhan SPM

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 21 Feb 2017
  • visibility 105

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Sesuai program pemerintah untuk meningkatkan pelayanan dibidang pendidikan merupakan prioritas, apalagi hal tersebut telah dituangkan dalam UU No. 20 tahun 2003. Berbanding lurus dengan alokasi anggaran, pemerintah ingin agar dunia pendidikan menjadi maju serta menghasilkan peserta didik yang memiliki ilmu dan keterampilan sehingga dapat mendorong kemajuan bangsa.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musirawas, Sukamto saat dikonfirmasi dikantornya, Selasa (21/02/2017) mengatakan, pemerintah telah menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam bidang pendidikan. SPM ini meliputi seluruh sistem dan elemen dunia pendidikan, dari ketersediaan infrastruktur hingga capaian kinerja.

“SPM bidang pendidikan merupakan tolak ukur kemajuan bidang pendidikan, kita menginginkan secara ideal memenuhinya, tapi pada kenyataan untuk memenuhi hal tersebut harus sesuai dengan anggaran yang tersedia untuk pendidikan.

Saat ini anggaran untuk pendidikan berkisar 29 miliar dari APBD Musirawas, tentu tidak cukup untuk membiayai seluruh bidang pendidikan untuk kategori pemenuhan SPM. Dari segi gedung sekolah, tentu mengutamakan prioritas yang rusak berat, demikian juga yang lainnya tidak bisa secara keseluruhan.

Dibandingkan Kabupaten Musirawas Utara, mereka mencapai Rp 40 miliar untuk pendidikan, sementara jumlah sekolah, gedung dan peserta didik jauh dibawah Musirawas. Namun demikian kita tetap optimis dan berupaya secara optimal menuju pemenuhan SPM,” papar Sukamto.

Harapan kita, lanjut Sukamto anggaran dapat ditingkatkan dan pihak sekolah baik guru ataupun murid dapat memelihara bangunan dan aset yang sudah ada agar lebih lama kemanfaatannya.

Sementara, Ketua PWI Musirawas Novi Yansyah mengatakan agar pihak Dinas Pendidikan dapat lebih memberdayakan tenaga honorer yang ada serta pemerataan guru dimasing-masing kecamatan.

“Perlunya pemerataan guru di masing-masing kecamatan serta memberdayakan guru honorer yang ada karena ini juga bagian dari SPM. Berbagai kendala yang dihadapi para guru, hendaknya menjadi perhatian dari Dinas Pendidikan. Guru dituntut lebih profesional disatu sisi namun disisi lain terkadang pemenuhan hak seperti gaji, tunjangan dan lainnya dirasakan masih kurang,” kata Novi Yansyah.

Penulis/Editor : Faisol
  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Bertemu Calon Pemimpin Terbaik di Masa Depan

    • calendar_month Kam, 3 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo menyampaikan sejumlah pesan terkait kepemimpinan kepada para Ketua OSIS dari SMA berprestasi se-Indonesia, yang pagi ini, Kamis, 3 Mei 2018, berkumpul di halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Sambil berdialog santai, Kepala Negara mendiskusikan syarat-syarat yang seharusnya dimiliki oleh seorang pemimpin. “Menjadi pemimpin itu memang harusnya bisa memberikan semangat, memberikan dorongan, […]

  • Ganggu Kinerja, Jokowi Ancam Copot Menteri yang Nyaleg 2024

    Ganggu Kinerja, Jokowi Ancam Copot Menteri yang Nyaleg 2024

    • calendar_month Ming, 14 Mei 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengancam ganti menteri yang ikut jadi calon anggota legislatif (caleg) di Pemilu 2024 jika kinerja pemerintahan terganggu. Sejumlah menteri yang berasal dari partai resmi maju dalam pemilihan legislatif atau Pileg 2024. Jumlah mereka bahkan lebih dari lima orang. “Kalau memang mengganggu kerjanya terganggu, ya ganti bisa,” kata Jokowi usai menghadiri puncak Musra di Istora, Senayan, […]

  • Dugaan Proyek Tak Berkualitas, Kejari Lubuklinggau Akan Telaah Dulu

    • calendar_month Sel, 4 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Kejaksaan Negeri (Kajari) Lubuklinggau, Sumsel akan menelaah terlebih dahulu terkait persoalan proyek pembangunan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang telah di terbitkan MediaSinarMuratara.com beberapa hari lalu. Dugaan sementara tidak berkwalitasnya kondisi bangunan peningkatan jalan menuju Desa Paduraksa Kecamatan Suku Tenggah Lakitan (STL) Ulu Terawas. Proyek yang dikerjakan PT Graha Puna Praja tersebut berasal […]

  • DPMPTSP Tunggu Pengajuan Kolektif Izin Walet

    • calendar_month Rab, 27 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Musi Rawas masih menunggu pengajuan perizinan Usaha Penangkar Burung Walet kolektif dari kecamatan terutama kecamatan Megang Sakti. Kepala DPMPTSP melalui Kabid Pelayanan Perizinan, Mei Juanda mengatakan, Rabu di kantornya bahwa beberapa waktu lalu unsur Tripika Kecamatan Megang Sakti sudah turun dan […]

  • Polres Mura Gencar Lakukan Persiapan HUT ke-73 Bhayangkara

    • calendar_month Kam, 20 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Polres Musi Rawas beserta Polsek Jajaranya telah memasang spanduk berisikan ucapan HUT ke-73 Bhayangkara pada 1 Juli 2019, marak terpasang di depan Mako Polres dan Polsek Jajaran Polres Musi Rawas Di antaranya, bertuliskan “Selamat HUT Bhayangkara ke-73 tahun”, Dengan Semangat Promoter, Pengabdian Polri Untuk Masyarakat, Bangsa Dan Negara”. Kapolres Musi Rawas. […]

  • Sepekan, 4 Gembong Curas Sadis Keok Diringkus

    • calendar_month Sab, 25 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – |Maraknya tindak kriminal pencurian dengan kekerasan (curas), terjadi diwilayah hukum Kabupaten Muratara belakangan ini. Rupanya, menjadi perhatian serius jajaran kepolisian resort (Polres) Mura. Seperti saja, gerak sigap itu ditunjukan tim buru sergap (Buser) Polsek Rawas Ilir. Dimana, hanya dalam hitungan satu pekan saja. Sebanyak 4 orang gembong pelaku curas sadis terlibat delapan laporan […]

expand_less