Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Bisnis » Ahli Kopi Eropa Puji Kopi Luak Liar Selangit

Ahli Kopi Eropa Puji Kopi Luak Liar Selangit

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 2 Sep 2018
  • visibility 118

BELGIA – Salah satu produk lokal Kabupaten Musi Rawas, Kopi Luwak Liar Selangit mulai menjadi perhatian dunia Eropa, pasalnya kopi jenis ini langsung mendapatkan pujian dari ahli kopi Eropa, Sara Datuk dari JavaNusa dan kedutaan RI di Belgia karena memiliki keunikan tersendiri dari aromanya.

Sara Datuk merupakan Co-Founder JavaNusa yang berkedudukan di Brussels, Belgium ini setelah mencium aroma bubuk kopi yang telah dikemas dengan apik langsung mengetahui bahwa kopi tersebut merupakan kopi luak liar dan memiliki citra rasa yang tinggi dan berbeda.

Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan sempat berdiskusi dengan Co-Founder Javanusa, Sara Datuk terkait dengan Kopi Luak Liar Selangit dan produk-produk unggulan Kabupaten Musi Rawas. Pada kesempatan itu, Bupati berharap Javanusa dapat memfasilitasi promosi kopi Musi Rawas ini di Eropa khususnya di Belgia. Dan harapan Bupati ini langsung disambut oleh Sara Datuk dan akan memfasilitasi promosi Kopi Musi Rawas ini.

Selain kepada Sara Datuk, Bupati juga mengharapkan Kedubes RI untuk Belgia, Yuri O Thamrin beserta jaringannya juga dapat mempromosikan produk ini sehingga dapat lebih dikenal dan masuk kedalam pasar Eropa.

Sebelum mencoba Kopi Luwak Liar Selangit, Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan menjelaskan tentang jenis, proses produksi serta pengemasan kopi dihadapan Duta Besar Republik Indonesia untuk Belgia dan Organisasi LSM Internasional, Rikolto yang merupakan salah satu organisasi khusus pemasaran hasil produk perkebunan masyarakat dan kepada seluruh rombongan yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Sabtu (01/09/2018) di KBRI Belgia.

Dikatakan Bupati, Kopi Luwak Liar Selangit ini diproses secara tradisional dan bahan dasarnya diambil langsung dari alam sehingga produksinya tidak sebanyak luwak yang ditangkarkan. Sehingga baik aroma maupun citra rasanya akan berbeda dan memiliki kekhasan tersendiri dan memiliki nilai jual yang berbeda.

Dengan mulai dikenalnya Produk Kabupaten Musi Rawas ini, lanjut Bupati, ini akan menjadi gerbang pembuka bagi produk-produk inovasi masyarakat Musi Rawas masuk ke dunia Eropa dan menjadi peluang untuk peningkatan nilai jual produk lokal dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

Pada kesempatan itu, Bupati beserta rombongan juga mendapatkan pencerahan atau pemaparan dari Kedubes RI di Belgia, Yuri O Thamrin dan dari ahli-ahli produk perkebunan Belgia dan Rikolto seperti Willy Epding, Ostend House of Economy/Government, Laurent Gerbaud, Belgian Chocolatier/Private Sector, Michaele Boyen, Rikolto/NGO, Catherine Entzminger, Secretary General of the Eropean Cacao Association/Trade Association dan Catherine Laverge, Conten Project Manager, Canal Z/Media.

Belgia merupakan Negara yang ke tiga yang dikunjungi Bupati Musi Rawas bersama rombongan yang tergabung dalam APKASI untuk belajar ke empat negara dari 28 Agustus hingga 6 September 2018. Dua Negara yang telah dikunjungi diantaranya Belanda dan Jerman. Dan Negara terakhir yang akan dikunjungi adalah Prancis. Kunjungan Kepala Dearah ini selain untuk melakukan study juga salah satu media untuk mempromosikan potensi daerah sehingga dapat menjadi salah satu peluang untuk menjalin kerjasama dengan dunia eropa. (*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mura Sebut Pramuka Mampu Cetak Generasi Unggul

    Bupati Mura Sebut Pramuka Mampu Cetak Generasi Unggul

    • calendar_month Rab, 14 Sep 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud bersama Wakil Bupati (Wabup), Hj Suwarti menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 Pramuka, di Bundaran Agropolitan Musi Rawas, Muara Beliti, Rabu (14/09/2022). Bupati Ratna Machmud mengatakan Gerakan Pramuka merupakan organisasi yang dianggap mampu mencetak generasi muda yang unggul siap sedia membangun keutuhan NKRI karena […]

  • Ini Resiko Belum Punya e-KTP Hingga Akhir Tahun

    • calendar_month Rab, 10 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    BATURAJA – Penduduk yang sudah Wajib memiliki elektronic Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) tapi tidak melakukan perekaman hingga batas waktu 31 Desember 2018, data kependudukanya akan di “Coret” oleh Pemerintah Pusat. Kabar ini di sampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan, Ajahari Selasa (09/10). Dia menghimbau untuk segera melakukan […]

  • Update Info Covid-19 Sumsel, 09/05/2020 Bertambah 51 orang Positif

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Konferensi Pers secara Virtual Perkembangan Covid-19 terbaru di Sumatera Selatan hari ini (Sumsel Command Center, Sabtu 09/05/2020). Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Juru bicara Covid-19 Prov Sumsel, dr. Zen Ahmad, menyampaikan Konferensi Pers secara Virtual di depan awak media update status per hari Sabtu 09 Mei 2020 sebagai berikut : Jumlah […]

  • Tidak Jelas Batas HGU Perusahaan Perkebunan Jadi Pemicu Sengketa

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Jurnalindependen.com — Banyaknya sengketa masalah perkebunan di Kabupaten Musi Rawas karena tidak transparannya Pemkab Musi Rawas mengenai Izin HGU investor terutama Perkebunan Kelapa Sawit. Seperti yang disampaikan Ketua Perkumpulan Pemantau Dana Negara (PDN RI), Ahmad Rudi kemarin, Rabu (07/01/2014) di Palembang. Belum lagi, lanjut Rudi adanya oknum yang bermain dalam hal pembebasan lahan, seperti pembebasan […]

  • Bung Karno, sang Guru yang Sangat “Streng”

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Hanya pidato 17 Agustus yang ditulis oleh Soekarno. Ditulis tangan, bukan diketik. Dari dulu Bung Karno tidak suka mengetik. Soekarno, Presiden Republik Indonesia pertama, tengah berpidato dengan berapi-api yang membius lautan rakyatnya. Pidatonya selalu dinanti dan dihadiri ribuan orang yang ingin menyaksikan sosoknya. Dalam catatan semasa, banyak orang yang sudah datang dan tidur di lokasi […]

  • Baru 16 UKM Berlabel Halal di Musi Rawas

    • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura, membina sekaligus mengawasi berdirinya Usaha Kecil Menengah (UKM) sebagai motor pergerakan roda ekonomi masyarakat patut dipertanyakan. Pasalnya, setelah bertahun-tahun lamanya. Dikabupaten Mura telah ada 11.184 UKM, hanya saja barulah 16 UKM mengantongi label halal. Dibincangi sejumlah wartawan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mura, Yamin Pabli melalui […]

expand_less