Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Kok Bisa, Jumlah Honorer RS Dr Sobirin Overload

Kok Bisa, Jumlah Honorer RS Dr Sobirin Overload

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 23 Sep 2017
  • visibility 62

MUSIRAWAS – Lebih dari 500 tenaga honorer bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sobirin, jumlah ini tentu saja melebihi kapasitas yang ditentukan.

Namun, dalam waktu dekat jumlah tersebut akan diseleksi oleh pemerintah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) yang ditetapkan.

Wakil Bupati Musi Rawas, Hj Suwarti Burlian membenarkan kalau , tidak jumlah pegawai honorer RSUD dr Sobirin over kapasitas.

“Senin yang lalu saya Sidak ke RSUD dr Sobirin untuk melihat persiapan akreditasi dari C ke B. Disana saya melihat sistem pelayanan, administrasi, maupun fasilitas yang dimiliki rumah sakit tersebut,”kata Hj Suwarti, Rabu (20/9).

Namun, kalau dilihat dari persiapan menjelang akreditasi sendiri. Semuanya sudah sudah siap. Hanya saja untuk jumlah tenaga honorernya yang melebihi kapasitas tidak kurang dari 500 orang.

Dimana jumlah tersebut dua kali lipat melebihi jumlah honorer yang bertugas di RSUD Siti Aisyah Kota Lubuklinggau yang hanya 165 pegawai honorer.

“RSUD Siti Aisyah itu cukup besar, tapi pegawai honorernya hanya 165 orang. Nah di RSUD dr Sobirin ini mencapai 500 orang. Ini tentu saja kebanyakan,”ucapnya.

Untuk itu, karena jumlahnya yang banyak tersebut maka kedepan pegawainya akan dilakukan seleksi dan disesuaikan dengan Tupoksinya.

“Kita seleksi lagi, karena jumlah ini sudah kebanyakan,”tuturnya.

Namun, Suwarti belum bisa menyebutkan ideal pegawai honorer, hanya saja ia mencontohkan kalau pegawai honorer RS Siti Aisyah upahnya sudah UMR, sebaliknya untuk RSUD dr Sobirin belum UMR

“Kalau bicara ideal saya belum bisa menyebutkan secara spesifik, hanya saja pegawai honorer di Siti Aisyah gajinya sudah UMR sedangkan RSUD dr Sobirin belum,”tutupnya.

Sumber : Linggau Pos

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Pekan Buron, DM Bandit Bongkar Rumah Diringkus

    • calendar_month Ming, 9 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – | Menghilang alias buron selama tiga pekan, usai jalankan aksi membongkar rumah menguras habis harta benda milik warga. Bukanlah jaminan bagi, Deni Maryansyah alias DM (20) pemuda warga asal Desa Batu Bandung, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) Kabupaten Musi Rawas (Mura) bisa hidup tenang. Betapa tidak,  DM dikenal bandit spesialis bongkar rumah tersebut, […]

  • Revisi UU MD3 Sudah Melalui Berbagai Pertimbangan

    • calendar_month Sab, 14 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kepala Pusat Penelitian Badan Keahlian (BK) DPR RI Indra Pahlevi memastikan, revisi Undang-Undang  MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) yang sudah disahkan menjadi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua UU MD3, sudah melalui berbagai pertimbangan dan perjalanan yang panjang. Produk hukum yang dijalankan dengan proses politik ini memiliki tujuan untuk […]

  • Musi Rawas Upaya Turunkan Kasus Stunting Sesuai Target Nasional

    • calendar_month Sel, 7 Jun 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud didampingi Wakil Bupati, Hj Suwarti menghadiri sekaligus membuka langsung Pelaksanaan Aksi #I Analisa Situasi Tahapan Konvergensi Stunting Kabupaten Musi Rawas Tahun 2022. Senin (06/06/2022) di Auditorium Pemkab Musi Rawas, Muara Beliti. Bupati Ratna Machmud menyampaikan implementasi Lokasi Khusus (Lokus) Intervensi Stunting untuk membangun kesehatan warga. […]

  • Pernyataan Assisten I Muratara Dipermasalahkan Tokoh Pemuda

    • calendar_month Rab, 16 Jan 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    MURATARA – Dua Tokoh Pemuda Kota  Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara mendesak Bupati Musi Rawas Utara ( Muratara) M Syarif Hidayat untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap Assisten I yang dinilai telah asal bunyi (Asbun) terkait perekrutan calon Sekretaris Daerah (Sekda) yang sudah diberi Kode dan Dilingkari. Hal itu diungkapan Ketua Aliansi Pemuda Pengawal Pembangunan Lubuklinggau […]

  • Soal Putusan PTUN, KIH Berhati-hati Sikapi Dualisme Kepungurusan Golkar

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    JAKARTA — Putusan sela dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) atas konflik kepengurusan Partai Golkar, membuat kubu Agung Laksono tidak lagi berada di atas angin. Hal itu karena PTUN memerintahkan penundaan pelaksanaan SK Kemenkumham yang mengesahkan kepengurusan Partai Golkar dibawah pimpinan Agung Laksono. Bahkan akibat putusan sela itu, Koalisi Indonesia Hebat (KIH) menyatakan akan berhati-hati […]

  • Urusan Humas dan Informasi Kemenag Tidak Difungsikan

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Sulitnya mendapatkan informasi dirasakan awak media saat menyambangi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Lubuklinggau. Adanya staf Humas dan Informasi tampaknya belum difungsikan sebagaimana mestinya. “Dalam hal konfirmasi, kami di tidak mau disalahkan oleh atasan, bila wartawan mau bertemu akan kami sampaikan,” ungkap Staf Humas dan Informasi Kemenag, Amrullah Ahmad, Selasa (21/01/2020). Hal […]

expand_less