Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Indonesia Jangan Jadi Korban Perdagangan dan Globalisasi

Indonesia Jangan Jadi Korban Perdagangan dan Globalisasi

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 14 Des 2015
  • visibility 53

Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah mulai berlaku. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta masyarakat Indonesia bersiap untuk menghadapi hal ini. Mengingat, dampak terciptanya MEA adalah pasar bebas di bidang permodalan, barang dan jasa, serta tenaga kerja.

Demikian ia tegaskan di sela-sela acara Press Gathering bersama Wartawan Koordinatoriat DPR RI, di Fishing Valley, Kabupaten Bogor, Minggu (13/12/15). Ia melihat, sebenarnya berbagai persiapan sudah dilakukan, mengingat ini sudah menjadi komitmen nasional.

“Kita sebagai masyarakat pada umumnya, dan pelaku dunia usaha, harus betul-betul punya perhitungan yang akurat. Sehingga kita tidak boleh menjadi korban dari satu arus perdagangan dan globalisasi yang semakin intensif terjadi kepada kita. Semua harus mempersiapkan diri,” pesan Fahri.

Fahri juga mengingatkan kepada media, untuk ikut serta dalam mensosialisasikan dampak dari terjadinya MEA, termasuk Trans Pacific Partnership (TPP).

“Dan media harus menyampaikan kepada public, bagaimana efek dari MEA ini. Maka kita harus mempersiapkan diri,” imbuh politisi F-PKS itu.

Sementara terkait persiapan Pemerintah, Fahri menilai, siap tidak siap Pemerintah harus menjalaninya. DPR melalui salah satu fungsinya, pengawasan, tentu sangat diperlukan, untuk memastikan kesiapan dari sektor-sektor yang akan berhadapan dengan masyarakat ekonomi yang semakin terbuka ini.

“Kita perlu mengintensifkan pengawasan, memfasilitasi agar DPR semakin efektif dalam mengawasi, sehingga kesiapan Pemerintah dan masyarakat di semua sektor semakin betul-betul nampak. Sebelum terjadinya arus globalisasi ke depannya,” tegas Fahri.

Politisi asal dapil NTB itu juga yakin, masyarakat Indonesia mampu menghadapi MEA, karena masyaarakat sudah lama bersiap. Namun, peran Pemerintah juga penting untuk meyakinkan masyarakat. (sf–DPR RI)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sarimuda dan Harnojoyo Bersaing Ketat di Pilkada Palembang

    • calendar_month Jum, 3 Nov 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Berdasarkan hasil survei IPOL Indonesia pasangan calon petahana Harnojoyo-Fitrianti akan bersaing ketat pasangan calon Sarimuda-Abdul Rozak pada pilkada Palembang 2018. CEO IPOL Indonesia, Petrus Hariyanto di Palembang, Kamis mengatakan, berdasarkan survei, akan menghadirkan pertarungan dua kekuatan lama yang pernah bersaing pada pilkada 2013. Polarisasi dua kubu kekuatan lama dengan basis massa yang sudah […]

  • BMKG Prediksi 10 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan

    • calendar_month Sen, 2 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    PALEMBANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan dari 17 kabupten/kota di Sumatra Selatan, 10 diantaranya berpotensi hujan. “Hari ini kondisi cuaca di Palembang, Baturaja, Lahat, Musirawas, Musirawas Utara, Sekayu, Pangkalanbalai, Muaradua, Tebingtinggi, dan Pagaralam diprakirakan hujan ringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten BMKG Sumatera Selatan Indra Purnama, Senin (2/11). […]

  • Soal Dana Aspirasi DPR, PAN : tidak Perlu Curiga, Programnya Dari Kementerian

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    JAKARTA — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi PAN Yandhrie Susanto meminta kepada publik untuk tak mencurigai Usulan Program Pengembangan Daerah Pemilihan (UP2DP) atau dana aspirasi. “Adanya anggaran aspirasi sangat bagus dan tidak perlu dicurigai. Kita bukan bawa uang cash. Itu dari APBN program dari kementerian lembaga, kita hanya mengusulkan program,” kata Yandhrie di Gedung […]

  • Siswi SD di Lahat Ditendang Kepala Sekolah

    • calendar_month Sab, 13 Des 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    LAHAT — Resmita (10) siswa Madrasah Ibtidaiya (MI) AL Ridho Desa Tanjung Aur Kecamatan Kikim Tengah Kabupaten Lahat, diduga menjadi korban kekerasan SH selaku kepala sekolah. Ia ditendang di bagian punggung, dan diminta untuk tidak sekolah lagi. Nurmawan (44) orangtua Resmita pun tidak terima, ulah oknum Kepala Sekolah tersebut. Sebab seharusnya ia mengayomi dan melindungi […]

  • Bertemu Yusril, Presiden Jokowi Bahas Ketatanegaraan

    • calendar_month Jum, 30 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo bertemu dengan salah seorang tokoh masyarakat yang juga pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat, 30 November 2018. Yusril diterima di ruang kerja Presiden sekira pukul 11.25 WIB. Setelah bersalaman, keduanya kemudian duduk bersama. Dalam kesempatan ini, tampak hadir juga Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Usai […]

  • Diplomasi Sawit Tercoreng Karena Asap Karhutla

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang sedang terjadi saat ini merupakan etalase buruk bagi perjuangan diplomasi dagang Indonesia yang sedang berjuang meyakinkan Uni Eropa dan juga World Trade Organization (WTO) untuk mendukung produk sawit Indonesia. Pemerintah seharusnya menggunakan bencana Karhutla sebagai alat untuk membersihkan industri perkebunan sawit nasional dari perusahaan-perusahaan perusak […]

expand_less