Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Bisnis » Asing Genggam 45 Persen Surat Utang Negara, Apa Dampaknya?

Asing Genggam 45 Persen Surat Utang Negara, Apa Dampaknya?

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 14 Jun 2017
  • visibility 119

JAKARTA – Porsi kepemilikan investor asing dalam surat utang negara yang terus meningkat hingga ke posisi 45,03% pada akhir pekan lalu memberi sinyal positif terkait kondisi fundamental ekonomi dalam negeri, sekaligus peringatan untuk waspada terhadap potensi capital outflow.

Sejak awal tahun, porsi kepemilikan asing dalam surat utang negara atau SUN terus meningkat. Pada 31 Desember 2016 porsi asing sudah berada pada 43,01% dan kini menjadi 45,03% pada Jumat, 9 Juni 2017.

Walau sempat sedikit turun pada akhir Februari ke posisi 42,92%, porsi asing dalam SUN tidak pernah turun di bawah 40% sejak awal 2016. Posisi 45,03% merupakan puncaknya untuk tahun ini.

I Made Adi Saputra, Analis Obligasi Nusantara Capital Sekuritas, mengungkapkan bahwa peningkatan porsi asing dalam SUN sejak awal tahun ini menandakan investor asing telah mengantisipasi akan adanya peningkatan peringkat investasi Indonesia oleh Standard & Poor’s.

Meningkatnya porsi asing menunjukkan tingginya kepercayaan investor global terhadap fundamental ekonomi Indonesia.

Apalagi, tuturnya, peningkatan tersebut diikuti pula oleh kecenderungan investor asing untuk menyasar SUN dengan tenor di atas 10 tahun setelah sebelumnya lebih banyak memburu tenor 5 tahun hingga 10 tahun.

Meski begitu, porsi asing yang terlampau tinggi pada SUN perlu diwaspadai, mengingat investor asing bisa menarik dananya dengan mudah bila ada faktor tertentu yang mempengaruhi kondisi ekonomi global. Hal tersebut tentu berpotensi menciptakan ketidakstabilan bagi perekonomian nasional.

Hanya saja, I Made menilai kondisi pasar saat ini masih cukup stabil bagi Indonesia sehingga kemungkinan terjadinya capital outflow relatif kecil. Lagi pula, SUN Indonesia telah diuntungkan oleh penetapan peringkat layak investasi oleh S&P serta rentang yield yang rata-rata lebih tinggi dari yield di negara asal para investor asing tersebut.

“Kita juga masih didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang walaupun melemah dalam beberapa tahun ini, tetapi masih bisa dijaga oleh pemerintah untuk bisa tetap bertahan di atas 5%. Artinya, bagi investor global, preferensinya masih di Indonesia,” katanya melalui sambungan telepon, Selasa (13/6/2017).

Sumber : Market Bisnis

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalam Proses Penyidikan, OJK Tetap Koordinasi ke Penegak Hukum

    • calendar_month Kam, 7 Feb 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) dalam melakukan proses penyidikan terkait tindak pidana di sektor jasa keuangan tetap berkoordinasi dengan penegak hukum dan instansi lembaga dan/atau pihak lain yang memiliki kewenangan di bidang penegakan hukum. Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Bantuan Hukum Kementerian Keuangan Tio Serepina Siahaan dalam sidang pengujian Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang […]

  • M Amin Gelar Reses Dewan Perseorangan di Kediamannya, Tunaikan Aspirasi

    M Amin Gelar Reses Dewan Perseorangan di Kediamannya, Tunaikan Aspirasi

    • calendar_month Sen, 10 Jul 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Anggota DPRD Kota Lubuklinggau, HM Amin menggelar reses perseorangan di Daerah Pemilihan (Dapil) Lubuklinggau Selatan 1 dan Lubuklinggau Selatan 2. Reses dipusatkan di kediaman HM Amin di Kelurahan Tanah Periuk Kecamatan Lubuklinggau Selatan 1. Warga berdatangan untuk menyampaikan aspirasi dalam kegiatan reses ini. Dalam acara berlangsung santai, akrab serta rasa kekeluargaan masyarakat mengucapkan terima kasih usulan […]

  • Progress Pembentukan Holding Migas

    • calendar_month Sel, 20 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Aturan Sudah Diteken Presiden, Holding Migas Tinggal Tunggu Kemenkeu Jakarta, 20 Maret 2018 – Presiden RI Joko Widodo telah membubuhkan tanda tangan persetujuannya atas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 tahun 2018 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Ke Dalam Modal Saham Pertamina. Aturan tersebut merupakan landasan hukum dialihkannya saham negara di PT Perusahaan Gas […]

  • Kok Bisa, Jumlah Honorer RS Dr Sobirin Overload

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Lebih dari 500 tenaga honorer bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sobirin, jumlah ini tentu saja melebihi kapasitas yang ditentukan. Namun, dalam waktu dekat jumlah tersebut akan diseleksi oleh pemerintah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) yang ditetapkan. Wakil Bupati Musi Rawas, Hj Suwarti Burlian membenarkan kalau , tidak jumlah […]

  • Usai Reses, Komisi III Akan Panggil Kapolri Soal SE Ujaran Kebencian

    • calendar_month Rab, 4 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    JAKARTA — Anggota Komisi III DPR RI Taufik Ridho akan meminta penjelasan terhadap Surat Edaran Kapolri terkait ujaran kebencian. Usai reses pihaknya berjanji akan memanggil Kapolri. “DPR perlu penjelasan maksud dari surat edaran ujaran kebencian yang ditujukan untuk pengguna media sosial ini,” ujarnya, Rabu (4/11). Taufik menilai perlu ada penjelasan dalam setiap poin-poin surat edaran […]

  • MTQ Tingkat Kota Lubuklinggau XV Dijadwalkan Awal Februari

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XV Tingkat Kota Lubuklinggau dijadwalkan akan digelar awal Februari 2020. Kepastian itu diungkapkan Asisten III Setda Kota Lubuklinggau, H Kahlan Bahar saat pimpin rapat persiapan MTQ XV di Op Room Dayang Torek, Kamis (16/1/2020). Kahlan Bahar menjelaskan acara pembukaan akan dipusatkan di Masjid Agung As-Salam, ada 8 cabang […]

expand_less