Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Proyek Pembuatan Taman dan Pemasangan Con block Diduga Rugikan Negara

Proyek Pembuatan Taman dan Pemasangan Con block Diduga Rugikan Negara

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 1 Agu 2015
  • visibility 67

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Gonjang-ganjing dugaan adanya ketidak beresan yang terjadi terhadap kegiatan pemeliharaan rutin berkala gedung kantor/ pembuatan taman dan pemasangan conblock dilingkungan kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berlahan mulai diketahui publik.

“Sejak awal diduga kegiatan ini sudah ada permasalahan, baik itu terhadap rekanan yang akan melaksanakannya, pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan termasuk mengenai penawaran harga yang diajuhkan, Karena disana  tertera banyak yang tidak sesuai didalam dokumen satuan kerja,” kata sebuah sumber pekan lalu.

Kemudian, akhirnya proyek ini  dilaksanakan pada APBD-P Musi Rawas tahun 2014 lalu, yang dilaksanakan CV Rawas Central Multimedia dengan kode rekening kegiatan, 1.24.1.24.01.02.22 dan surat perintah kerja (SPK) halaman 1 dari 10  /SPK/KPAD/2014, tertanggal 15 oktober 2014, dan dokumen pengadaan nomor : 01.01/Dok-PL/KPAD/IX/2014 tertanggal 25 September 2014. sebesar Rp. 116.200.000,-

Terpisah, Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Supriyanto yang juga selaku Pejabat Pembuat Komitmen,  saat ditemui, (24/7) dikantornya mengatakan, “Anda tidak berhak mengetahui kegiatan kami, sumber anda itu siapa?

Yang berhak itu pihak inspektorat, karena ini adalah rahasia negara dan kita pun tidak boleh membocorkannya, karena kita juga seperti anda juga punya kode etik,” kilah Supriyanto seraya mengatakan selama ini sudah lima wartawan menanyakan masalah ini, tapi tidak ada beritanya, jangan-jangan mereka itu wartawan tanpa surat kabar (WTS)”.

“Karena anda baru jadi wartawan, sebaliknya cari berita yang lain saja, Karena saya tahu pasti ada orang dalam kantor yang membocorkan permasalahan ini,” ujarnya lagi.

Sementara itu, penelusuran wartawan di lapangannya menemukan berbagai kejanggalan, untuk biaya pengukuran dan pemasangan bowplank Rp. 200.000,- pembuatan papan nama proyek Rp. 250.000,- penanaman rumput gajah mini sebanyak 80.00 M2 permeter Rp. 52,594,00 menghabiskan dana Rp. 4.207.520.00,- penanaman palm ekor tupai tinggi 3 meter sebanyak 2 batang, perbatang seharga Rp 425.000,- menelan dana Rp. 850.000,- penanaman pucuk merah 1m/2m  sebanyak 6 batang perbatang dibuat harga Rp 150.000,- total Rp. 900.000,-

Penanaman Algapa sebanyak 8 batang, perbatang Rp.104.000,- total Rp. 832.000,- penanaman tri colour 20 batang, perbatang Rp.45.000,- total Rp. 900.000,- penanaman asoka 30 batang, perbatang Rp. 22.750,- total Rp. 682.500,- penanaman Airis sebanyak 200 batang, perbatang Rp 25.000,- total Rp. 5.000.000,- penanaman Sabrina sebanyak 20 batang, Perbatang Rp. 65.000.000,- total Rp. 1.300.000,- penanaman bayam merah sebanyak 200 batang, perbatang harga Rp. 5.200,- total Rp 1.040.000,-

Penanaman Taiwan 200 batang, perbatang Rp.15.000,- totalnya Rp.3.000.000,- penanaman Lili Paris Brazil 50 batang, perbatang seharga Rp. 70.000,- totalnya Rp. 3.500.000,-  penanaman melati paris 20 batang, perbatang Rp. 55.000,- totalnya Rp. 1.100.000,- penanaman Khana 80 batang, perbatang Rp 30.000.000,- totalnya Rp. 2.400.000,- tanah humus 35.00 M3,  permeter kubiknya Rp. 198.000,- totalnya Rp. 6.930.000,-  pemupukan  dan penyiraman selama 2 bulan 1 LS Rp. 2.795.350,- upah pembuatan taman dan air mancur  1 LS Rp. 20.420.000,-  jadi total biaya yang dikeluarkan itu dalam pembuatan taman Rp. 66.103.039.78,

Sedangkan untuk pekerjaan pemasangan conblock, pemasangan batu bata merah tebal ½ bata 1 PC : 4 Pp satuan M2 volume 29.72  harga satuan Rp. 113.489.48 jumlah harga Rp 3.372.907.20,-   plesteran 1 PC :4 Ps, Tebal 15 mm  M2 Volume 29.72 harga satuan Rp. 53.992.13,-  jumlah harga Rp 1.604.645.96,-  untuk pekerjaan mengurung pasir urug tebal 7 cm  M3 volume 13.06 harga satuan  Rp. 150.991.89,- jumlah harga Rp. 1.971.199.12,-  pasangan conblock (CB 15) satuan M2, volume 186.50, harga satuan Rp. 228.633.94 jumlah harga Rp. 42.640.230.18,-  jadi total  dana yang dikuras dalam pemasangan conblock ini sebesar Rp. 49.588.982.46,-  Hal ini pun disesuaikan dengan data yang tertera berita Acara koreksi Aritmatika, yang ditandatangani pejabat pengadaan Romi Wijaya, dan untuk pekerjaan persiapan menelan dana Rp. 450.000,- pekerjaan taman Rp. 66.103.039.78,- pekerjaan pasangan conblock Rp. 49.588.982.46,- @ gus-Harianjayapos.com

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Tinjau Jota-Joti Pramuka, Imbau Berikan Citra Positif Komunikasi

    Wabup Tinjau Jota-Joti Pramuka, Imbau Berikan Citra Positif Komunikasi

    • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Wakil Bupati (Wabup) Musi Rawas, Hj Suwarti meninjau kegiatan Jambore on The Air dan Jambore on The Internet (Jota -Joti) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Musi Rawas Tahun 2022, di Taman Embung Wisata Desa U2 Karyadadi, Kecamatan Purwodadi, Sabtu (15/10/2022). Wabup Suwarti menyambut gembira atas terlesenggaranya kegiatan Jota-Joti ini, karena kegiatan […]

  • Terkait STQH, Penyidik Polres Mura Periksa Kabag Kesra Muratara

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Kepolisian Resort (Polres) Musi Rawas (Mura) kembali unjuk gigi mengulang prestasi di tahun 2014. Ditahun 2019, Tipikor Polres Mura kembali mencoba mengungkap kasus dugaan penyimpangan pada kegiatan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQ-H) yang menelan anggaran lebih dari 7 Milyar. Senin (5/8). Berdasar laporan dari […]

  • Masyarakat Keluhkan Konvoi Tronton Serelaya Sebabkan Rusak Jalan

    • calendar_month Kam, 11 Jan 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com – Sepanjang jalan beberapa desa di Kecamatan Rawas Ilir, Musi Rawas Utara (Muratara) rusak patal karena dilalui konvoi sembilan tronton PT. Serelaya, Kamis (11/01). Keterangan ini disampaikan, Lendra Suharsa (48) warga setempat kepada Jurnalindependen.com melalui alat komunikasi malam ini. “Gara-gara 9 mobil tronton PT. Serelaya yang membawa alat berat melalui jalan poros penghubung […]

  • Hilangnya Damai di Asia

    • calendar_month Sen, 2 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Asia tak pernah luput dari perhatian dunia. Pada 1993, Bank Dunia menerbitkan laporan tebal bertajuk The East Asian Miracle: Economic Growth and Public Policy. Buku ini mencoba mengungkap kebijakan apa saja yang berperan hingga menghasilkan pertumbuhan ekonomi dramatis, kesejahteraan manusia yang meningkat, dan makin meratanya distribusi pendapatan dalam periode 1965-1990. Ternyata laporan ini hanya berumur […]

  • Presiden Resmikan Bandara “Apung” Ahmad Yani di Semarang

    • calendar_month Kam, 7 Jun 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo meresmikan terminal baru Bandar Udara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis, 7 Juni 2018. Peresmian ditandai dengan penekanan sirine secara simbolis oleh Presiden. “Terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani adalah salah satu pembenahan dari gerbang langit di Jawa Tengah. Bandara ini awalnya merupakan Pangkalan Udara TNI dan terus berkembang menjadi […]

  • Ketimpangan Ekonomi Timbulkan Disintegrasi Bangsa

    • calendar_month Sel, 6 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Junaidi Auly mengatakan Indonesia saat ini tengah mengalami ketimpangan ekonomi yang sangat serius dan berpotensi besar sebabkan disintegrasi bangsa. Menurutnya pemerintah harus mengambil langkah konkret dengan mengeluarkan kebijakan yang benar-benar pro rakyat kecil. *Menurutnya, jika ketimpangan ini, terus dibiarkan, akan berdampak buruk terhadap integrasi bangsa karena ketimpangan […]

expand_less