Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Presiden Apresiasi Gerakan #IndonesiaBicaraBaik Karena Bangkitkan Optimisme

Presiden Apresiasi Gerakan #IndonesiaBicaraBaik Karena Bangkitkan Optimisme

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 10 Des 2018
  • visibility 66

PRESIDEN Joko Widodo mengapresiasi gerakan di media sosial dengan tagar #IndonesiaBicaraBaik yang diinisiasi oleh Persatuan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Indonesia. Gerakan sosial yang secara konsisten disuarakan oleh Perhumas Indonesia sejak tahun lalu itu sejalan dengan ajakan Presiden yang mengajak seluruh pihak untuk hijrah dari pesimisme menuju optimisme.

Hal itu disampaikan Presiden saat membuka Konvensi Nasional Humas 4.0 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 10 Desember 2018.

“Saya sangat setuju dengan gerakan Indonesia Bicara Baik. Ini sebuah ajakan untuk hijrah dari pesimisme menuju optimisme. Ajakan hijrah dari semangat negatif ke positif, dari hoaks ke fakta, dari kemarahan ke kesabaran, dari hal yang buruk-buruk ke yang baik-baik, serta hijrah dari ketertinggalan menuju kemajuan,” ucapnya.

Gerakan sosial itu dirasa tepat dilakukan di tengah melubernya konten-konten negatif, provokatif, dan kabar bohong yang akhir-akhir ini sering kita lihat. Presiden menyebut, informasi-informasi negatif tersebut terkadang memang sengaja disebar untuk membangkitkan rasa takut dan pesimistis.

“Menghadapi hal itu memang tidak cukup dengan regulasi dan penegakan hukum. Diperlukan literasi digital sehingga masyarakat tidak hanya mampu menggunakan teknologi informasi, tetapi juga mampu memilih dan memilah informasi,” kata Presiden.

Presiden melanjutkan, bicara baik dalam gerakan tersebut tak berarti menutupi kekurangan-kekurangan yang ada. Sebaliknya, Indonesia membutuhkan kritik yang membangun untuk dapat memperbaiki dan memajukan diri.

“Kalau mau Indonesia baik, kalau mau Indonesia maju, kita membutuhkan kritik berbasis data, tetapi bukan pembodohan atau kebohongan. Kritik yang mencerdaskan, tapi bukan narasi yang menebar pesimisme dan menakut-nakuti,” tuturnya.

Maka itu, di penghujung sambutan, Presiden mengajak para praktisi kehumasan, baik di jajaran swasta maupun pemerintahan, untuk menjadi agen perubahan. Ia juga meminta agar insan humas Indonesia tetap konsisten dalam menebarkan optimisme di tengah masyarakat.

“Marilah kita tetap menebarkan optimisme, terus bicara narasi-narasi yang mencerdaskan bangsa, menyampaikan narasi yang selalu menginspirasi, dan saling berkolaborasi sehingga reputasi kita semakin terhormat dan bermartabat,” tandasnya.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Staf Khusus Presiden Johan Budi.

Jakarta, 10 Desember 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emas Naik, Investor Tunggu Data Inflasi

    • calendar_month Sel, 14 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    SELASA pagi waktu Asia (14/9/2021), harga logam mulia emas naik menjelang rilis inflasi yang dapat menentukan arah kebijakan moneter Federal Reserve (Fed) di tengah kekhawatiran investor tentang penyebaran Covid-19. Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember di Divisi Comex New York Exchange, naik US$2,3 atau 0,13 persen, menjadi ditutup pada US$1.794,4 per ounce. Namun, […]

  • Besok,  27 Kepala OPD Dipanggil

    • calendar_month Rab, 15 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Ikuti Uji Kesesuaian Jabatan Tim Akademisi MUSIRAWAS- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura, kembali akan lakukan evaluasi kinerja para pejabat perangkat daerah. Dimana, Besok (16/5) sebanyak 27 Pejabat Eselon II menjabat kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dipangil guna mengikuti uji kesesuai jabatan dilasungkan Badan Kepegawaian Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKSDM).  Kegiatan uji kesesuai jabatan sendiri, dibetuk berdasarkan […]

  • Mini Market Dilarang Jual Miras, Mendag Kasih Tempo 3 Bulan

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kementerian Perdagangan telah mengeluarkan peraturan baru terkait pelarangan penjualan minuman beralkohol di tingkat mini market di semua wilayah Indonesia. Larangan tersebut tertuang dalam Permendag no 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang perubahan kedua atas peraturan menteri perdagangan no.20/M-DAG/4/2014 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkohol. Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel mengatakan, dalam peraturan sebelumnya […]

  • Enam Pejabat Esselon II Pemkab Mura Dilantik Wabup Suwarti

    Enam Pejabat Esselon II Pemkab Mura Dilantik Wabup Suwarti

    • calendar_month Kam, 22 Sep 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS  – | Wakil Bupati (Wabup) Musi Rawas, Hj Suwarti melantik dan mengambil sumpah enam Pejabat Tinggi Pratama (Esselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas, di Auditorium Pemkab Musi Rawas, Kamis (22/9/2022) sekitar pukul 14.00 WIB. Wabup Suwarti mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik dan pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama […]

  • SE Kapolri Mengenai Ujaran Kebencian Picu Kemarahan Netizen

    • calendar_month Kam, 5 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    JAKARTA — Surat Edaran (SE) Kapolri Nomor SE/06/X/2015 tentang ujaran kebencian atau hate speech mendapat reaksi beragam dari masyarakat di dunia maya atau biasa disebut netizen. Indonesia Indicator (I2), sebuah lembaga di bidang intelijen media, analisis data, dan kajian strategis dengan menggunakan software AI (Artificial Intelligence), di Jakarta, Kamis (5/11), mencatat, dalam waktu dua minggu […]

  • Pemerintah Harus Turunkan Harga BBM

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 40
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Anggota Komisi VII DPR RI, dari Fraksi PKS, Mulyanto, minta Pemerintah segera menurunkan harga BBM menyusul anjloknya harga minyak mentah dunia. Ia menilai, Pemerintah tidak sensitif melihat penderitaan masyarakat karena membiarkan harga BBM tetap tinggi di saat harga minyak dunia anjlok dan masyarakat sedang kesulitan akibat pandemi Covid-19. “Alasan Pemerintah mempertahankan harga […]

expand_less