Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Plt. Kabag Humas DL, Oknum Staf “Korupsi Waktu”

Plt. Kabag Humas DL, Oknum Staf “Korupsi Waktu”

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 9 Okt 2015
  • visibility 159

Musirawas, Jum’at (09/10) sekitar pukul 14.00 Wib, Wartawan sempat kaget ketika memasuki ruangan Bagian Humas Setda Musirawas, pasalnya tak ada satupun pegawai yang berada ditempat hanya saja terlihat beberapa wartawan yang sedang duduk di sofa ruangan itu dan tak jauh beda tujuannya yaitu ingin berkoordinasi dengan pihak humas, lalu hati kecil ini bertanya-tanya kemana mereka para Oknum Pegawai yang ngantor disini ? …

Satu jam lelah menunggu, para oknum Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) dan Honorer tak kunjung tiba, akhirnya awak media ini bersama satu wartawan lainnya mencoba untuk mencari mereka ke Bagian Santel notabene juga salah satu ruangan Humas Setda Musirawas sementara wartawan lainnya tetap menunggu diruang kerja utama pihak kehumasan.

Tiba di Bagian Santel awak media mendapati sekitar dua orang pegawai PNS saja dari puluhan pegawai yang bekerja ditempat itu, yaitu berinisial (HG) merupakan pegawai humas dan sekitar 20 menit kemudian para wartawan yang tak kunjung bertemu dengan pegawai disana menyusul ketempat kami berada.

Ketika media ini bertanya dan berbincang bersama (HG) kemana PLT Kabag Humas, kog pegawai humas pada sepi siang hingga menjelang sore hari, dirinya menuturkan bahwa PLT Kabag Humas sedang Dinas Luar, ketika disinggung mengenai para oknum pegawai yang tak berada ditempat ia menunjukan raut wajah seperti kebingungan dan menjawab apa adanya.

“Bapak PLT Kabag KMS H Abdullah Fadli saat ini sedang dinas luar, kalau masalah pegawai banyak yang tidak kembali kerja setelah jam istirahat sebenarnya sudah pernah ditegur oleh PLT Kabag sendiri, ia mau gimana lagi saya tak bisa berbuat apa-apa karena dirinya yang berhak akan hal itu, ” ungkapnya didepan sejumlah wartawan diruangan Bagian Santel, sembari (HG) menambahkan apalagi ibu-ibu pergi telat pulangnya mau cepat.

Sementara itu, Salah seorang Wartawan Senior didaerah tersebut ketika dimintai tanggapannya mengenai peristiwa ini, ia mengaku tak heran bila Oknum pegawai dan Honorer acap kali “Korupsi waktu” disaat jam kerja apalagi disaat atasannya sedang tidak berada ditempat.

“Itu bisa dikatakan sudah sering terjadi dan kita jumpai di suatu kalangan pemerintahan, tidak usah “munafik”, namun hendaknya pihak yang terkait dalam hal ini harus bertindak tegas dan memberi sanksi seperti Inspektorat setempat.

Setidaknya jika sudah dilakukan hal itu mereka para oknum tukang “Korupsi Jam waktu kerja” atau yang malas-malasan berfikir dua kali untuk mengulangi perilaku tak baik tersebut. Ingat, baik itu Pejabat, PNS, tanpa terkecuali Honorer yang memberi gaji pada kalian itu rakyat, jadi benar – benar bekerjanya,” pungkas Masri

Dalam pantauan dan informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, diduga bukan kali ini saja hal tersebut terjadi di tubuh Kehumasan Setda Musirawas, namun sudah berulang kalinya, bahkan soal “Korupsi waktu” di jam kerja disinyalir sudah tak menjadi hal yang tabuh lagi bagi oknum-oknum pegawai seperti ini disejumlah dinas-dinas yang berada pada kabupaten Musirawas dalam melakukan perilaku tak disiplin itu . ( Ali Akbar )

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Korupsi e-KTP, Puan Bantah Tudingan Setnov

    • calendar_month Sab, 24 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani memastikan tudingan Setya Novanto, terdakwa kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) pada dirinya tidak benar. “Apa yang disampaikan Pak SN kemarin tidak benar, tidak ada dasarnya. Ini merupakan masalah hukum tentu saja harusnya didasarkan pada fakta-fakta hukum yang ada bukan katanya-katanya,” […]

  • Baksos Polres Mura, Bantu Bangun Toilet Kaum Duafa

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Jajaran satuan polisi lalulintas (Satlantas) Polres Mura, gulirkan giat bakti sosial (Baksos). Turunkan personil berikan bantuan, membangun fasilitas unit toilet kaum duafa warga Desa Suro, Kecamatan Muara Beliti. Penyerahan bantuan simbolis diserahkan Kasatlantas Polres Mura AKP Dhani Prasetyo didampingi Kanit Regident IPTU Sugito, Selasa (06/08) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Dhani […]

  • Bupati Prihatin Terhadap Korban Kebakaran di Leban Jaya

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan mengungkapkan rasa keprihatinan terkait musibah yang dialami Mbah Siwoh (70) yang rumahnya terbakar di Desa Leban Jaya, Kecamatan Tuah Negeri. “Hari ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura hadir untuk memberikan bantuan, jangan dilihat dari nominalnya, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Mura,” ujar Hendra Gunawan […]

  • Lahan Kritis Indonesia Capai 24 Juta Hektare

    • calendar_month Kam, 12 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MAGELANG — Lahan krtis di Indonesia mencapai sekitar 24 juta hektare. Direktur Jendral (Dirjen) Pengendalian Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hilman Nugroho menyebut, butuh 48 tahun untuk penghijauan. “APBN hanya mampu untuk menanam 500 ribu hektare per tahun. Butuh waktu 48 tahun untuk kembali menghijaukan lahan kritis di […]

  • Pemkab Mura Ditantang Untuk Transparan Pengelolaan Aset Daerah

    Pemkab Mura Ditantang Untuk Transparan Pengelolaan Aset Daerah

    • calendar_month Sen, 16 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura), Sumsel ditantang untuk transparan dalam hal pengelolaan dan pendapatan dari aset daerah. Selama ini pengelolaan aset banyak yang tidak jelas termasuk beberapa lelang aset tidak diketahui publik. Pengelolaan aset tidak transparan diduga terjadi ajang bancakan oknum pejabat untuk ambisi memperkaya diri sendiri. Demikian disampaikan Ketua Yayasan […]

  • Formappi : MK BentengTerakhir Selamatkan Demokrasi

    • calendar_month Jum, 23 Feb 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    JAKARTA — Koodinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang menilai bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi benteng terakhir dalam menyelamatkan demokrasi masyarakat yang akan disandera oleh Undang-undang tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD (UU MD3). Hal ini karena MK merupakan lembaga yang bisa melakukan judical review (JR) seiring banyakya masyarakat sipil melakukan gugatan ke […]

expand_less