Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Dakwah » Pidato Gus Mus di Muktamar NU, Luluhkan Hati Muktamirin

Pidato Gus Mus di Muktamar NU, Luluhkan Hati Muktamirin

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 3 Agu 2015
  • visibility 135

JOMBANG — Sidang Pleno pembahasan tata tertib Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama akhirnya selesai. Ini setelah Rais Am NU KH Mustofa Bisri menyampaikan pidatonya yang menggetarkan hati dan membuat tak sedikit muktamarin meneteskan air mata.

Pidato yang disampaikan usai pertemuan para rais syuriyah di Pendopo Kabupaten Jombang tersebut sekaligus mengakhiri sementara polemik ahlul halli wal aqdi di sidang pleno. Berikut ini pidato lengkap Gus Mus di hadapan muktamirin, Senin (3/8).

“Saya menangis, setelah melihat sidang. Malu kepada Allah SWT, KH Hasyim Asyari, KH Bisri Bisri yang mengajarkan kita.

Dengarkan saya, kalau tidak lupakan saya, kalau perlu saya ciumi kaki-kaki anda, supaya anda menunjukkan diri sebagai seorang ulama.

Rata-rata prihatin semua, prihatin yang sangat mendalam. Di sini NU dibangun, di sini mau diruntuhkan? Saya mohon lepaskan dan memikirkan Allah dan pendahulu.

Setelah mempelajari situasi, kiai berkumpul tadi siang. Menyampaikan beberapa poin yang perlu jadi pembahasan selanjutnya.

Pertama, apabila ada pasal yang belum disepakati dalam tata tertib muktamar tentang pemilihan rais am dan tidak bisa diputuskan melalui musyawarah mufakat maka akan dilakukan pemungutan suara oleh para rais syuriyah. Kalau ini khusus Rais Aam.

Kedua tentang mekanisme pemilihan ketua umum segala macam sama dengan di AD/ART. Ini juga sama. Di AD/ART pasal 41 ayat 1 Kalau bisa dilaksanakan musyawarah mufakat, kalau tidak bisa lalu dilakukan pemungutan suara.

Kalau nanti antara Anda sekalian yang berpihak antara A dan B tidak bisa disatukan lagi, mungkin karena masing-masing sudah apriori maka saya dengan para kiai bikin solusi yakni, kalau bisa melalui musyawarah mufakat tapi kalau tidak dilakukan pemungutan suara. Itu bunyi AD/ART kita.

Tapi karena ini urusan memilih rais aam jadi para kiai berpikir adalah kiai-kiai akan memilih pemimpin kiai. Kiai-kiai akan memilih imam para kiai. Maka itu solusi yang ditawarkan tadi adalah, kalau memang tidak bisa dilakukan mufakat maka akan dilakukan pemungutan suara oleh rais-rais syuriah.

Tatib yang sdh disepakati perlu segera ditetapkan. Ini yang bisa saya lakukan sebagai penanggung jawab dalam Muktamar ini. Kalau ini Anda tidak sepakati juga karena anda memandang saya hanya Mustofa Bisri saya akan terima dengan baik dan kerendahan hati.

Tapi tolong saya mendapat amanat dari Allah karena saya mendapat kecelakaan menjadi wakilnya Kiai Sahal (almarhum), sehingga ketika Kiai Sahal diambil oleh Allah saya harus menjabatnya sebagai Rais Aam sementara.

Doakan semoga saya sekian saja untuk menjadi Rais Aam. Tapi yang saya sampaikan betul-betul anda memperhatikan sebagai saya pejabat rais aam. Kalau tidak maka apapun hanya percuma saya dipilih sebagai pejabat segala macam. Lepaskan saja saya, supaya saya jadi mahluk biasa, warga NU biasa, demikian saya mohon yang sebesar-besarnya.

Saya sejak semalam belum tidur bukan apa-apa karena memikirkan anda-anda sekalian. Sekali lagi saya sampaikan sebagai penanggung jawab muktamar mohon maaf kepada muktamirin dari jauh terutama yang tua-tua yang karena teknis dari panitia mengecewakan. (Dengan nada parau dan menahan tangis)

Saya dengan kerendahan hati memohon maaf. Mohon keikhlasan kalian, maafkanlah mereka, maafkanlah saya. Itu kesalahan saya, penanggung jawab, maka saya yang meminta maaf kepada kalian. Mudah-mudahan anda membuka hati memaafkan saya.” (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDNRI Minta Pemkab Mura Dapat Lebih Tegas Tindak PT Lonsum

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 151
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Banyak sengketa lahan di Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang belum terselesaikan hingga kini, pihak Pemkab Mura  kami nilai tidak serius untuk membela hak-hak rakyat kecil, seperti yang disampaikan Ketua Perkumpulan Pemantau Dana Negara Republik Indonesia (PDNRI), Ahmad Rudi ketika dihubungi di Palembang, siang tadi, Senin (22/06/2015). Ahmad Rudi mencontohkan sengketa lahan perkebunan […]

  • Pemkab Mura Raih Penghargaan Anugerah KPAI 2021

    • calendar_month Sab, 24 Jul 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) menerima penghargaan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kategori Pemkab pada acara Anugerah KPAI Tahun 2021 melalui Video Conference di Replika Rumah Adat Kantor Bupati Mura, Kamis (22/7/2021). Penghargaan tersebut didapatkan Pemkab Mura atas kontribusi dan kerja nyata dalam bidang perlindungan anak, pada ajang Anugerah […]

  • Pembangunan GOR Lubuk Ngin Diduga Jadi Ajang Korupsi, Benarkah?

    Pembangunan GOR Lubuk Ngin Diduga Jadi Ajang Korupsi, Benarkah?

    • calendar_month Jum, 11 Apr 2025
    • account_circle investigasi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Pada tahun anggaran 2023 melalui Dana Desa, Pemerintah Desa Lubuk Ngin Kecamatan Selangit membangun Gedung Olahraga (GOR) Desa dengan pagu Rp.704.442.000. Pembangunan GOR tersebut dalam investigasi tim media kami dilapangan mendapatkan beberapa penyimpangan-penyimpangan yang di duga pembangunan GOR tersebut menebar aroma korupsi. Berdasarkan investigasi dan data-data yang kami kumpulkan dan Nara sumber […]

  • Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 405
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Ini Harapan Bupati kepada Tim Penilai BBGRM Provinsi

    • calendar_month Kam, 2 Jun 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Ramah Tamah Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud bersama Tim Penilai Lomba Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) serta Lomba Desa Tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Rabu (01/06/2022). Tim penilai lomba BBGRM dan Desa ini dipimpin langsung Kepala Dinas PMD Provinsi Sumatera Selatan, Nelson Firdaus […]

  • Jadi Caleg Partai Lain, Empat Wakil Rakyat Mundur dari DPRD Mura

    • calendar_month Sel, 31 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Empat Anggota DPRD Musi Rawas periode 2014-2019 resmi mengundurkan diri. Pengunduran diri Empat anggota DPRD sebelum habis masa periodenya ini karena kembali mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif ( Caleg ) 2019 dari partai berbeda saat mereka terpilih menjadi anggota DPRD sebelumnya. Keempat anggota DPRD Musi Rawas itu yakni Sri Wahyuni yang sebelumnya menjadi anggota […]

expand_less