Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Permasalahan Pegawai di Musi Rawas Harus Segera Diatasi

Permasalahan Pegawai di Musi Rawas Harus Segera Diatasi

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 21 Nov 2018
  • visibility 113

MUSIRAWAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas memggelar acara Rapat Koordinasi Bidang Kepegawaian Tahun 2018, di Smart Hotel Lubuklinggau, Rabu (21/11).

Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan rapat koordinasi ini merupakan proses yang sangat penting dan strategis, dalam rangka menyingkronisasikan dan menyinergikan seluruh program pemerintah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas.

Dengan tujuan, untuk memberikan gambaran informasi kepegawaian dalam rangka peningkatan pelayanan, dan menyosialisasikan aturan-aturan mengenai kepegawaian kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS.

Sehingga diharapkan lanjutnya, setelah mengikuti rakor ini peserta dapat memahami serta menerapkan di lingkungan unit kerja masing-masing, untuk mendukung penyelenggaraan di pemerintahan dalam melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan, dengan melaksanakan tertib administrasi dalam tugas-tugas pelaksanaan bidang kepegawaian.

Hal ini menurutnya, sesuai dengan Visi dan Misi Musi Rawas Sempurna 2021, “Sejahtera, Mandiri, Produktif, Unggul, Religius, Nyaman dan Aman,” ujarnya.

Masih menurutnya, masih banyak kasus kepegawaian yang terjadi di lingkungan PNS yang berkaitan dengan pelanggaran atas peraturan yang ada. Keberadaan PNS diatur oleh beragam aturan yang menyangkut disiplin kepegawaian, administrasi dan juga disiplin anggaran.

Tidak bisa kita pungkiri, bahwa kita masih memiliki beberapa permasalahan dibidang kepegawaian yang harus dipecahkan bersama, mulai dari perencanaan pegawai, pengembangan pegawai, pembinaan karier pegawai dan peningkatan disiplin serta permasalahan peningkatan kesejahteraannya.

Mengakhiri, bupati mengharapkan kepada para peserta dapat menjadikan rakor ini sebagai sarana untuk saling berinteraksi, dan membahas berbagai permasalahan, sekaligus merumuskan cara penyelesaian hal-hal dibidang kepegawaian.

Sehingga para pembina dan pengelola kepegawaian di perangkat daerah dan kecamatan, mempunyai bahasa yang sama dalam menyusun strategi pembinaan pegawai di bidang masing-masing.

Disamping itu dapat melaksanakan tugasnya secara profesional, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga terciptanya pengembangan kepegawaian yang terencana, terpadu dan berkesinambungan dalam mewujudkan pegawai yang berprestasi dalam sistem kerja, dan pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, pungkasnya. (*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengejutkan, Ditemukan 38 Penangkar SBW di Megang Sakti Tanpa Izin

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Mengejutkan, tidak kurang dari 38 pelaku usaha Sarang Burung Walet (SBW) ditemukan di Kecamatan Megang Sakti tidak memiliki izin. Bahkan dari 38 pelaku usaha tersebut ada yang sudah bergerak dari tahun 2007.  Hal ini terungkap saat Jurnalindependen.com dan pihak Pemkab Musi Rawas yang diwakili DPPKAD turun langsung ke lokasi, Jum’at (16/10/2015). Kepala […]

  • Gubernur Kalsel dan Ketua Umum PWI MoU Pelaksanaan HPN 2020

    Gubernur Kalsel dan Ketua Umum PWI MoU Pelaksanaan HPN 2020

    • calendar_month Sab, 30 Nov 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Perayaan puncak Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2020 yang akan dipusatkan di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) semakin dekat. Perjanjian Kerja Sama pelaksanaan HPN 2020 sudah ditandatangani Jumat (29/11) di Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Jalan Kebon Sirih 34, Jakarta. Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum PWI Pusat Atal […]

  • Banyak Penangkar SBW Belum Memiliki Izin, Pemkab Dinilai Lemah Sosialisasi

    • calendar_month Sen, 26 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com –Banyaknya penangkar Sarang Burung Walet (SBW) di Kecamatan Megang Sakti yang belum memiliki izin dan membayar pajak merupakan tantangan bagi pihak Pemkab Musi Rawas, Sumsel untuk segera melegalkan usaha SBW tersebut. Banyak faktor yang menyebabkan usaha SBW belum memiliki izin, diantaranya kurangnya koordinasi antara penangkar dengan pemerintah desa dan kecamatan, penangkar masih banyak […]

  • Ahli: UU Peternakan Dorong Peternak Kecil Untuk Maju

    • calendar_month Rab, 2 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan (UU Peternakan) membantu pemerintah mengeluarkan kebijakan yang mendorong kemajuan pelaku usaha peternakan di Indonesia. UU Peternakan juga mendorong peternak skala usaha kecil dan mandiri untuk maju. Demikian disampaikan oleh Dekan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada Ali Agus selaku Ahli Pemerintah dalam sidang uji materiil UU […]

  • Ahli Kopi Eropa Puji Kopi Luak Liar Selangit

    • calendar_month Ming, 2 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    BELGIA – Salah satu produk lokal Kabupaten Musi Rawas, Kopi Luwak Liar Selangit mulai menjadi perhatian dunia Eropa, pasalnya kopi jenis ini langsung mendapatkan pujian dari ahli kopi Eropa, Sara Datuk dari JavaNusa dan kedutaan RI di Belgia karena memiliki keunikan tersendiri dari aromanya. Sara Datuk merupakan Co-Founder JavaNusa yang berkedudukan di Brussels, Belgium ini […]

  • Dunia Sepakbola Mura Berduka, Insiden Meninggal Kapten Tim Kelingi FC

    • calendar_month Jum, 6 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS- Publik sepakbola di Musi Rawas tengah berduka. Kapten Kelingi FC Catur Arbiyanto (23) meninggal dunia setelah mengalami cidera saat timnya bertanding melawan TPK FC, di lapangan B Srikaton Tugumulyo, Rabu (04/04). Catur menghembuskan nafas terakhirnya pagi tadi, Jum’at (06/04) setelah sempat mendapat perawatan intensif di RS Sobirin Musi Rawas selama dua hari. Sebagai bentuk […]

expand_less