Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Pakar : Koruptor Sekarang Terlalu Dimanja

Pakar : Koruptor Sekarang Terlalu Dimanja

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 15 Mar 2015
  • visibility 90

JAKARTA — Pakar Hukum Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Universitas Trisakti, Yenti Garnasih menilai para narapidana korupsi saat ini lebih dimanjakan ketimbang di era Presiden SBY. Pemberian hukuman kepada para koruptor pun disebut kurang memberikan efek jera.

“Saya melihat koruptor memang terlalu dimanjakan, efek jeranya kurang terutama yang berkaitan dengan remisi,” kata Yenny di Senayan, Jakarta, Ahad (15/3).

Menurut dia, di era SBY justru pemberantasan korupsi lebih dapat dijalankan dengan baik. SBY pun dinilai lebih tegas memberantas kasus korupsi.

Namun, kata dia, saat pemerintah Jokowi, pemberantasan korupsi justru lebih longgar. “Kalau sekarang ini dilonggarkan, ini perlu kita bahas karena pemidanaan sekarang bukan penjara tetapi LP, maka pendekatannya adalah reformasi,” tambah dia.

Ia pun membandingkan proses hukum yang dijalani oleh koruptor dengan penahanan tindak kejahatan yang dilakukan oleh seorang nenek yang dituduh telah mencuri kayu dari lahan Perhutani.

“Ini memang hukum yang berjalan di Indonesia ada pemanjaan-pemanjaan terhadap koruptor baik dalam proses, maupun rencana remisi,” jelas Yenny. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hendara Gunawan Ajak Wartawan untuk Komitmen Memajukan Mura

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Guna membina kembali hubungan baik dengan para awak media, Pemkab Musi Rawas mengundang wartawan untuk silaturahmi sekaligus perkenalan pejabat baru yakni Plt Kabag Humas Setda Musi Rawas. Kepada para wartawan, Senin malam (31/08/2015) Plt Bupati Musi Rawas, Hendra Gunawan menyampaikan niat baik untuk membina kembali hubungan dengan wartawan, karena dinilai selama ini […]

  • MKD Mengaku Butuh Kesaksian Riza Chalid

    • calendar_month Ming, 13 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    JAKARTA — Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) mengaku butuh kesaksian dari pengusaha Muhammad Riza Chalid dalam perkara dugaan pelanggaran etika Ketua DPR RI, Setya Novanto (Setnov). Sebab, dalam perkara Setnov ini, posisi Riza Chalid dinilai menjadi kunci.  Pengusaha ini dinilai ikut dalam pertemuan antara Setnov dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoeddin. “Kalau Pak Riza […]

  • Dapat Tunjangan Transportasi, Dewan Harus Kembalikan Mobdin

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    BATURAJA – Anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang mendapat fasilitas dinas kendaraan roda empat, diminta untuk mengembalikan pada Sekretariat DPRD. Post Views: 205

  • Asisten II Buka Acara Sosialisasi Persandian Kesadaran Pengamanan Informasi 2018

    • calendar_month Rab, 19 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Musi Rawas, – Bupati Musi Rawas yang diwakili Asinten II Bidang Ekonomi dan Pemerintahan Saiful Anwar Ibna membuka langsung acara sosialisasi persandian kesadaran pengamanan informasi tahun 2018, yang diselenggarakan Dinas Kominfo setempat, di Ballroom Hotel Hakmaz Taba Lubuklinggau, Rabu (19/09). Dalam sambutannya menyampaikan, diharapkan kegiatan sosialisasi ini dapat bermanfaat, terutama dalam bidang persandian di lingkungan […]

  • Pemprov Sumsel Canangkan Program ‘Serasi’ Lahan Gambut

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan upaya antisipasi meluasnya jumlah titik api (hot spot) yang berpotensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) khususnya di kabupaten/kota yang memiliki lahan gambut mudah terbakar seperti Kabupaten Ogan Ilir, OKI, Muara Enim, Banyusian dan Musi Banyuasin. Sebagai bentuk keseriusan  dalam hal pencegahan Karhutla ini, […]

  • Susunan Pengurus PAN yang Baru

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    JAKARTA — Partai Amanat Nasional membacakan susunan kepengurusan baru dalam rapat perdana yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (27/3). Kepengurusan baru partai berlambang matahari itu, diisi oleh sebanyak 77 orang. Dalam kepengurusan baru PAN dibawah kepemimpinan Zulkifli Hasan, jabatan Wakil Ketua Umum ditempati oleh enam kader. Nama seperti Hanafi Rais, Bima Arya, Sutoyo, M.Harahap […]

expand_less