Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Musda KNPI Mura Ricuh, Ketua Terpilih …………… ?

Musda KNPI Mura Ricuh, Ketua Terpilih …………… ?

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 20 Agu 2015
  • visibility 88

Oleh : Bambang Sudarto

BALLROOM Hotel Hakmaz Taba, Lubuklinggau, lebih sering kosong dan lenggang, Sabtu (13/8). Padahal siang itu sedang berlangsung Musda (Musyawarah Daerah) Komite Nasional Pemuda Indonsia (KNPI) Kabupaten Musirawas. Ruangan yang seharusnya penuh peserta sidang yang tengah menggodok proses pemilihan ketua KNPI yang baru, itu lebih sering ditinggalkan kosong karena peserta walkout atau meninggalkan sidang tanpa alasan yang bisa dipertanggungjawabkan.

Praktis Musda KNPI Mura beberapa kali ditunda. Sidang pemilihan ketua KNPI Mura periode 2015-2018 buntu (dead lock). Hingga Sabtu malam ketika rapat baru bisa dimulai lagi, sudah muncul tanda-tanda sidang bakal ditunda lagi atau bahkan akan ricuh. Dan benar, menjelang pukul 01.00 Minggu dini hari sidang ricuh. Puncaknya pintu kaca auditorium pecah. Para Peserta membubarkan diri. Yudi Fratama, salah satu kandidat ketua KNPI yang baru diamankan oleh pihak keamanan salah satu OKP berbaju loreng. Ketua KNPI Mura yang baru gagal dipilih.

Padahal semua orang tahu KNPI adalah organisasi kepemudaan yang besar. Organisasi yang telah lama malang melintang dan jatuh bangun di jagad kepemudaan negeri ini. Mengapa kejadian memalukan itu bisa terjadi? Ternyata nama besar dan pengalaman saja tidak cukup untuk memuluskan Musda yang penting itu, yaitu memilih ketua KNPI periode 2015-2018. Diantara 2 kandidat yang bersaing adalah Yudi Fratama yang juga Ketua DPRD Mura, dan Bahet Edi Kuswoyo dari unsur elit KNPI. Sementara kandidat ketiga, Firdaus Cik Ola

Sekalipun pada Minggu (14/8) terdengar kabar Musda kembali diselenggarakan lagi di dua tempat berbeda itu menjadi ironis. Peserta Musda otomatis terbelah menjadi dua kubu. Kubu pertama yang mendukung pencalonan Yudi menyelenggarakan Musda di Hotel Smart. Sementara pihak Bahet tetap mengadakan sidang Musda di auditorium hotel Hakmaz Taba. Dengan ini jelas akan memunculkan dua kepemimpinan KNPI Mura dengan versi yang berbeda. Kepemimpinan KNPI Mura versi Yudi dan versi Bahet.

Bisa jadi semua itu disebabkan elit organisasi KNPI Mura hanya berkaca pada elit politik Indonesia kekinian. Ada Golkar versi Ical, ada versi Agung Laksono. Ada PPP versi Romsy, ada pula versi Suryadharma, dan bahkan berkaca pada DPR sekarang, yang bukan menjadi bagian dari solusi malah menambah permasalahan di tingkat nasional.

Tetapi coba tengok organisasi besar sosial keagamaan yang selalu dipandang tradisional, NU (Nadlatul Ulama)  yang baru saja dengan mulus memilih pucuk kepemimpinannya. Begitu juga dengan Muhammadiyah. KNPI Mura tidak mau mengambil teladan dari proses pemilihan ketua organisasi besar itu.

Penyelenggaraan Musda bagi organisasi besar setingkat KNPI tentu harus mendasarkan pada aturan-aturan dalam AD/ART nya. Peraturan yang sifatnya teknis pelaksanaan sidang harus dimusyawarahkan lebih dulu, dan hasilnya bersifat mengikat kepada semua peserta. Itu biasanya diwujudkan dalam tata tertib sidang Musda. Tujuannya tentu agar bisa mengakomodasikan kepentingan seluruh peserta sidang, yang saat itu menurut panitiia peserta sidang Musda mencapai tidak kurang dari 37 OKP  di Kabupaten Mura.

Selain itu dengan tatib memungkinkan mengukur kinerja organisasi KNPI periode sebelumnya. Apakah KNPI dinilai mengalami kemajuan atau tidak? Melalui tatib, kepemimpian periode lalu harus mempertanggungjawabkan jabatannya secara terbuka di depan sidang mengenai segala aspek yang berhubungan dengan organisasi KNPI Mura.

Tata tertib yang berisi teknis persidangan harus ada dalam Musda. Karena tatib adalah rohnya sidang. Roh tersebut mencerminkan benang merah visi dan misi peserta sidang, meskipun dari OKP dan unsur gerakan kepemudaan yang berbeda. Sidang tanpa tatib bisa saja terjadi. Sidang Musda akan gersang tanpa roh, tanpa jiwa… Meth-MuraNews

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 5,3 Persen

    • calendar_month Sel, 27 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2018 mencapai 5,3 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pada tahun 2017 yang mencapai 5,1 persen dan 5 persen pada tahun 2016. Hal ini diungkapkan Bank Dunia dalam laporannya yang bertajuk Indonesia Economic Quarterly edisi Maret 2018 yang dirilis hari ini, Selasa (27/3/2018). Meski demikian, ada […]

  • Kasus Korupsi e-KTP, Puan Bantah Tudingan Setnov

    • calendar_month Sab, 24 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani memastikan tudingan Setya Novanto, terdakwa kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) pada dirinya tidak benar. “Apa yang disampaikan Pak SN kemarin tidak benar, tidak ada dasarnya. Ini merupakan masalah hukum tentu saja harusnya didasarkan pada fakta-fakta hukum yang ada bukan katanya-katanya,” […]

  • Angka Kematian Ibu & Anak di Muratara Capai 48 orang pertahun.

    • calendar_month Jum, 23 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.co.id – Angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mencapai 48 kematian dalam setahun. Angka ini cukup tinggi dan salah satu faktor kurangnya edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat. Hal ini disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif Saat pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa diwilayah tersebut, Jum’at […]

  • Masalah Pembebasan Lahan Sp 4 SP Periuk, Nobel : Yang Sengketa Internal Keluarga

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com — Rencana proyek jalan simpang empat di Simpang Periuk Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau akan dibangun tahun depan. Memang tadinya lahan tersebut bersengketa, namun sengketa tersebut internal keluarga ahli waris, harga ganti rugi sepakat tetapi pembagian diantara mereka yang tidak cocok, akhirnya kita titipkan ganti rugi di Pengadilan, sebelum mereka menyelesaikan perselisihan. Demikian […]

  • Tim Bola Voli Putri Jaya Musi Rawas Lolos 8 Besar Kerjunas Livoli Divisi 1

    • calendar_month Kam, 15 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Kabar Gembira muncul dari Tim Bola Voli Putri Jaya Musi Rawas Kabupaten Musi Rawas karena tim yang dimanageri Yudi Fachriansyah ini dipastikan masuk ke 8 besar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Livoli Divisi 1 Tahun 2018. Suksesnya tim Jaya Kabupaten Musi Rawas yang tergabung di pool S bersama dengan tim Kharisma Bandung, Optima Tangerang […]

  • Pjs Bupati Musi Rawas Hadiri Pelantikan Pimpinan DPRD, Harapkan Dapat Langsung Bekerja Optimal

    Pjs Bupati Musi Rawas Hadiri Pelantikan Pimpinan DPRD, Harapkan Dapat Langsung Bekerja Optimal

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 151
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Musi Rawas, Deva Oktavianus Coroza menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Kabupaten Musi Rawas periode 2024-2029. Selasa (15/10/2024),di Gedung Paripurna DPRD Musi Rawas, Muara Beliti. Prosesi pengambilan sumpah/janji jabatan dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Lubuklinggau, Yunisar Kilat Daya dan di lanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan prosesi […]

expand_less