Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Hukum » Mr X Rupanya Korban Pembunuhan, Satu Pelaku ditangkap

Mr X Rupanya Korban Pembunuhan, Satu Pelaku ditangkap

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 20 Jun 2019
  • visibility 125

MUSI RAWAS – | Petugas jajaran satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Mura, berhasil mengungkap misteri ditemukanya mayat laki-laki tersangkut tumpukan sampah aliran Sungai Kelingi. Mayat semulanya ditemukan tanpa identitas alias Mr. X teryata  ketahui bernama, Kelvin (15) seorang pelajar SMP warga Lubuk Besar, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) yang tewas menjadi korban pembunuhan.

Tidak hanya itu, hanya berselang delapan jam kejadian penemuan mayat. Satu dari empat pelaku, DA (14) tak berkutik di ringkus tim buru sergap (Buser) Satres Polres Mura tengah berada kediamannya, Kelurahan Pasar Muara Beliti Kecamatan Muara Beliti.

Kepada sejumlah wartawan, Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kasat Reskrim, AKP Wahyu Setyo Pranoto membenarkan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, atas hasil pemeriksaan mayat yang kondisi tubuhnya penuh luka tusukan. Akhirnya, dengan petujuk personil bergerak mengamankan satu pelaku dan sekarang sudah ditahan di Mapolres Mura.

“Benar, tersangka DA sudah kami ringkus, dimana tersangka ini masih dibawah umur,” kata Wahyu ditemui ruang kerjanya. Kamis (20/6) siang.

Lebih jauh,  Wahyu memastikan, tersangka mengakui semua perbuatannya dihadapan penyidik. Kemudian, diketahui pelaku semuanya sudah‎ direncanakan sebelumnya di cucian mobil di Desa Muara Beliti Baru.

“Kalau pengakuan korbannya, aksi pembunuhan merencanakannya adalah HH beserta dengan yang lainnya, setelah dibunuh, l‎alu mayat korban mereka buang di sungai untuk menghilangkan jejak, ke‎mudian baru mengambil sepeda motor milik korban,” beber Wahyu.

Lebih lanjut, masih kata dia diketahui peran-pelaku diantaranya, DA ‎mengajak korban dari Jayaloka ke lokasi pembunuhan (tempat cucian) dengan iming-iming uang senilai Rp 1 Juta.

“Kemudian, HH ‎memukul korban sebanyak tiga kali di bagian bahu korban menggunakan kayu ‎bulat mengenai tengkuk korban hingga jatuh pingsan terkelungkup kemudian menarik korban ke tepi sungai setelah itu mengambil pisau dan menusuk korban,” tandasnya.

Selain itu, pelaku lainya inisial PI membalikkan badan korban menjadi terlentang dan menusuk korban menggunakan pisau berulang kali dan menyuruh HH mengambil karung dan bersama HH memasukkan korban ke dalam karung. Sedangkan, DI‎ berperan memukul korban yang sudah berada di dalam karung dengan menggunakan batu sebanyak lima kali.

“Selain nyawa korban dihabisi pelaku, sepeda motor korban‎ jenis Honda Beat warna putih hijau Nopol BG 2375 GA senilai Rp 4.000.000 dibawa kabur pelaku,” tukasnya. | NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Inclinator Bukit Sulap Dinilai Menghamburkan Uang

    Pembangunan Inclinator Bukit Sulap Dinilai Menghamburkan Uang

    • calendar_month Jum, 9 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 151
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Tokoh Masyarakat Kelurahan Kali Serayu, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, ( My ) mengkritiki manfaat inclinator yang dibangun di kaki Bukit Sulap yang masuk kawasan TNKS, Kamis (8/3). “Pemerintah hanya menghambur – hamburkan uang saja. Lihat saja inclinator di Bukit Sulap itu. Apa manfaat yang dirasakan masyarakat banyak. Tidak ada kan,” tegas yang berinisial […]

  • Disdik Sumsel dan Polisi Diminta Kroscek Dugaan Pungli di SMKN 3 Lubuklinggau

    • calendar_month Sel, 5 Jun 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Menyikapi kemelut di dunia Pendidikan yang sering terjadi menyalahi aturan atau wewenang, salah satunya yakni Pungutan liar (Pungli). Kali ini terjadi di SMKN 03 Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, diduga lakukan pungli terhadap siswa didiknya sebesar Rp, 160.000.- /siswa, dengan alasan Dana Perpisahan, (05/06). Menyikapi hal itu, Ketua Lembaga KPK Ali Mu’ap didampingi […]

  • Kewenangan Penyidik OJK Menimbulkan Ketidakpastian Hukum

    • calendar_month Ming, 3 Mar 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    KEWENANGAN penyidikan yang dimiliki Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagaimana diatur dalam Pasal 49 ayat (3) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan (UU OJK) menimbulkan ketidakpastian hukum. Hal ini disampaikan oleh Guru Besar Ilmu Hukum Pidana Universitas Gadjah Mada (UGM) Eddy O.S. Hiariej dalam sidang lanjutan uji materiil […]

  • Harga Emas UBS Antam Hari Ini, 5 April 2023

    Harga Emas UBS Antam Hari Ini, 5 April 2023

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Satuan Harga Antam Harga UBS 0.5 Rp 610.000 Rp 568.000 1.0 Rp 1.116.000 Rp 1.064.000 2.0 Rp 2.168.000 Rp 2.112.000 Baca : Harga Emas UBS Antam Hari Ini, 3 April 2023 3.0 Rp 3.226.000 Rp 0 5.0 Rp 5.341.000 Rp 5.219.000 10.0 Rp 10.624.000 Rp 10.382.000 25.0 Rp 26.427.000 Rp 25.902.000 50.0 Rp 52.771.000 Rp […]

  • Tinjau Holtekamp, Presiden Pastikan Dapat Tumbuhkan Titik Perekonomian Baru di Jayapura

    • calendar_month Kam, 12 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    JAYAPURA – Pembangunan jembatan Holtekamp di Jayapura, Papua, yang diperkirakan akan selesai pada akhir 2018 diharapkan mampu memicu perekonomian di kawasan setempat. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat meninjau pembangunan jembatan Holtekamp pada Kamis, 12 April 2018. “Saya kira ini menjadi jembatan yang paling panjang yang kita harapkan akan menumbuhkan titik perekonomian baru di Jayapura […]

  • Warga Soroti Pembangunan Jembatan Desa E Wonokerto Tidak Sesuai

    • calendar_month Ming, 12 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Pembangunan di Desa banyak menjadi sorotan masyarakat. Di zaman keterbukaan saat ini masyarakat sudah mengetahui dan menilai pembangunan terutama di desa, baik itu bersumber dari dana pusat, daerah maupun desa. Seperti pembangunan jembatan di jalan Desa E Wonokerto, Kecamatan Tugumulyo mendapat sorotan dari masyarakat. Kdj (52) pedagang keliling menyampaikan kepada wartawan saat melintasi […]

expand_less