Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » MPK Minta Kejari Usut Dugaan Penyimpangan Proyek PAM di Muratara

MPK Minta Kejari Usut Dugaan Penyimpangan Proyek PAM di Muratara

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 23 Feb 2015
  • visibility 51

MURATARA — Dugaan penyimpangan terhadap pelaksanaan kegiatan pengembangan sarana prasarana air minum di Kecamatan Muara Rupit, Kabupaten Muratara yang menelan dana sebesar Rp 8.516.764.000, melalui APBD Muratara, yang dikerjakan PT. Putra Prima Mega Power, dengan masa waktu pelaksanaan selama tiga bulan, terhitung dari bulan Oktober-Desember tahun 2014 lalu, dimana proyek ini dibawah naungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkab Musirawas Utara (Muratara) Provinsi Sumatera Selatan, diminta segera diusut.

Dugaan korupsi itu membuat masyarakat pemantau korupsi (MPK) bersama Lembaga Monitoring dan Pengawasan Bantuan Hukum (Lemwasbakum) yang ada didaerah ini merasa gerah dan melaporkan masalah tersebut kepada pihak Kejaksaan Negeri Lubuklinggau dan suratnya ditembuskan kepada sejumlah media cetak lokal maupun nasional.

Hal ini seperti diutarakan pelapor Toding Sugara dan rekannya Azwar Anas pekan lalu. Dikatakan, berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan, mereka menemukan berbagai kejanggalan yang ada dilapangan, diantaranya, menyangkut kegiatan pekerjaan elektrikal (kelistrikan).

Untuk lampu jalan dan instalasi listrik sampai saat ini belum dikerjakan, termasuk pekerjaan pembuatan landascape, pembuatan drainase dan pembuatan pagar keliling yang diduga sarat terjadi penyimpangan.

Selain itu juga, mengenai volume panjang, hal ini juga patut dipertanyakan, karena ada kemungkinan tidak sesuai . Sedangkan untuk biaya jasa konsultan pengawas, hal ini apabila dilihat dari porsi anggaran dengan hasil pekerjaan patut dipertanyakan karena bentuk kapasitas tanggung jawab selaku pengawas pekerjaan.

“Kita bingung, kok bisanya proyek sudah tutup anggaran, ternyata dilapangan proyek masih berjalan. Kita mencurigai dan mencium proyek ini ada dugaan kongkalingkong antara dinas dan pihak rekanan. Kenapa sampai tidak terjadi putus kontrak? Padahal masa kontrak sudah habis, dan hal ini tentu menjadi tanya besar bagi kami, ada apa dengan Dinas PU Setempat? Yang terkesan sampai membiarkan masalah ini,” terang Toding.

Dikhawatirkan, dalam hal ini antara berkas Berita Acara (BA) proyek yang dibuat dengan kondisi fisik yang ada dilapangan diduga ada manipulasi data,  sehingga disaat rekanan pengajuan berkas untuk pencairan dana. Kuat dugaan tidak sesuai dengan kondisi fisik yang ada pada saat itu.

“Bahkan cendrung beberapa item kegiatan yang ada disana diduga banyak belum dikerjakan dan tidak sesuai spesifikasi teknis yang sudah tentukan,” ujarnya.

Masih menurutnya, masalah dugaan penyimpangan terhadap kegiatan ini, sebelumnya sudah diketahui sejak beberapa bulan terakhir ini, namun dia bersama rekannya masih menganalisa berapa besar kerugiaan negara, akibat ulah oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut.

“Kita menduga proyek ini bakal jadi ajang bancakan oknum yang tidak bertanggungjawab. Maka kita berusaha menganalisa dugaan penympangan terhadap pelaksanaan proyek ini. Setelah pertimbangan matang, akhirnya kami bersama rekannya melaporkan masalah ini kepada penegak hukum,” ungkapnya seraya meminta pihak kejaksaan Negeri Lubuklinggau menindak lanjuti terhadap laporan tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kabupaten Muratara, Ismail, saat dihubungi ponselnya tidak aktif, begitupun sebaliknya Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Efran, sampai berita ini terbit belum bisa ditemui. @ gus–Harianjayapos.com

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semester Pertama, PAD Pajak Baru Capai 46,92 Persen

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Dalam kurun waktu semester pertama tahun 2019, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) bersumber dari pungutan pajak barulah terpenuhi 49, 92 persen atau sekitar Rp. 892.667.320.181,- dari target sebesar Rp. 1.9 Miliar tahun ini. Demikian disampaikan Plt kepala Badan Pengelolahan Pajak dan Restribusi Daerah (BPPRD) Mura, Dodi Irdiawan melalui Kabid Pembukuan dan […]

  • Wakil Ketua DPR Dukung Komnas HAM Bentuk Tim Pemantauan Insiden Penembakan di Tol Japek

    • calendar_month Sel, 8 Des 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin mendukung langkah Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI membentuk Tim Pemantauan dan Penyelidikan untuk mendalami informasi yang beredar terkait insiden tewasnya enam orang di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50, pada pada Senin (7/12/2020) dini hari. “Bagian terpenting adalah mengumpulkan fakta-fakta dari pihak terkait […]

  • Langkah-Langkah BNK MURA Dalam Mendukung Indonesia Bebas Narkoba 2015

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Lahirnya BNK Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan Peraturan Bupati Musi Rawas Nomor 4 Tahun 2008 tentang Pembentukan Badan Narkotika Kabupaten Musi Rawas, Perbup ini sebagai pelaksanaan dari Peraturan Pemerintah Nomor 83 Tahun 2007 tentang Badan Nakotika Nasional, Badan Narkotika Provinsi dan Badan Narkotika Kabupaten/Kota. Jika dirunut dari tahun kelahirannya maka BNK Musi […]

  • Dampak Kemarau, 1.016 Warga Mura Tejangkit ISPA

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Dampak besar musim kemarau dirasakan seluruh daerah hingga ganggu kesehatan masyarakat. Sama halnya, dirasakan warga di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Akibat kemarau identik cuaca panas disertai meningkatnya populasi udara, sudah 1.016 jiwa warga terjangkit penyakit gangguan saluran pernapasan akut (ISPA). Pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mura, Hj Mipta Hullumi […]

  • PLN Siap Ganti KWH Meter Gratis Akibat Banjir

    • calendar_month Sen, 27 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – | Sejak awal Januari 2020, seluruh petugas teknis PT PLN Rayon Muara Beliti siaga antisipasi gangguan listrik akibat banjir. Bahkan, PLN juga berkomitmen siap ganti KWH meter pelanggan yang rusak terendam banjir tanpa biaya. Peryataan ini disampaikan, Manager PLN Rayon Muara Beliti Zera Fitrizon ketika dibincangi sejumlah wartawan diruang kerjanya, Senin (27/01/2020) siang. […]

  • Mentan Inginkan Alumni STPP Jadi Konglomerat

    • calendar_month Sel, 13 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    MAGELANG – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, ingin alumni Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Magelang menjadi konglomerat. Apalagi, mayoritas dari 10 orang terkaya di Indonesia bisnisnya di sektor pertanian. “Kami ingin anak-anakku sekalian nanti setelah tinggalkan kampus ini, Anda menjadi orang yang tangguh. Insya Allah sukses. Tapi, tergantung apa yang Anda lakukan hari ini,” ujarnya […]

expand_less