Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Hukum » Mr X Rupanya Korban Pembunuhan, Satu Pelaku ditangkap

Mr X Rupanya Korban Pembunuhan, Satu Pelaku ditangkap

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 20 Jun 2019
  • visibility 80

MUSI RAWAS – | Petugas jajaran satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Mura, berhasil mengungkap misteri ditemukanya mayat laki-laki tersangkut tumpukan sampah aliran Sungai Kelingi. Mayat semulanya ditemukan tanpa identitas alias Mr. X teryata  ketahui bernama, Kelvin (15) seorang pelajar SMP warga Lubuk Besar, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) yang tewas menjadi korban pembunuhan.

Tidak hanya itu, hanya berselang delapan jam kejadian penemuan mayat. Satu dari empat pelaku, DA (14) tak berkutik di ringkus tim buru sergap (Buser) Satres Polres Mura tengah berada kediamannya, Kelurahan Pasar Muara Beliti Kecamatan Muara Beliti.

Kepada sejumlah wartawan, Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kasat Reskrim, AKP Wahyu Setyo Pranoto membenarkan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, atas hasil pemeriksaan mayat yang kondisi tubuhnya penuh luka tusukan. Akhirnya, dengan petujuk personil bergerak mengamankan satu pelaku dan sekarang sudah ditahan di Mapolres Mura.

“Benar, tersangka DA sudah kami ringkus, dimana tersangka ini masih dibawah umur,” kata Wahyu ditemui ruang kerjanya. Kamis (20/6) siang.

Lebih jauh,  Wahyu memastikan, tersangka mengakui semua perbuatannya dihadapan penyidik. Kemudian, diketahui pelaku semuanya sudah‎ direncanakan sebelumnya di cucian mobil di Desa Muara Beliti Baru.

“Kalau pengakuan korbannya, aksi pembunuhan merencanakannya adalah HH beserta dengan yang lainnya, setelah dibunuh, l‎alu mayat korban mereka buang di sungai untuk menghilangkan jejak, ke‎mudian baru mengambil sepeda motor milik korban,” beber Wahyu.

Lebih lanjut, masih kata dia diketahui peran-pelaku diantaranya, DA ‎mengajak korban dari Jayaloka ke lokasi pembunuhan (tempat cucian) dengan iming-iming uang senilai Rp 1 Juta.

“Kemudian, HH ‎memukul korban sebanyak tiga kali di bagian bahu korban menggunakan kayu ‎bulat mengenai tengkuk korban hingga jatuh pingsan terkelungkup kemudian menarik korban ke tepi sungai setelah itu mengambil pisau dan menusuk korban,” tandasnya.

Selain itu, pelaku lainya inisial PI membalikkan badan korban menjadi terlentang dan menusuk korban menggunakan pisau berulang kali dan menyuruh HH mengambil karung dan bersama HH memasukkan korban ke dalam karung. Sedangkan, DI‎ berperan memukul korban yang sudah berada di dalam karung dengan menggunakan batu sebanyak lima kali.

“Selain nyawa korban dihabisi pelaku, sepeda motor korban‎ jenis Honda Beat warna putih hijau Nopol BG 2375 GA senilai Rp 4.000.000 dibawa kabur pelaku,” tukasnya. | NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Olahraga Bersama, Jokowi dan Airlangga Hartarto Bicara Motor hingga Cawapres

    • calendar_month Sab, 24 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Presiden Joko Widodo dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto olahraga bersama di sekitar Istana Bogor pada Sabtu, 24 Maret 2018. Keduanya mulai berjalan kaki sekitar pukul 08.00 WIB. “Iya pagi ini saya jogging dengan Pak Airlangga biar sehat,” kata Presiden. Cuaca kota Bogor yang sedikit mendung pagi itu tidak menyurutkan keduanya untuk berolahraga bersama. Presiden Jokowi […]

  • Sukses Kelola DD, Ponggok Jadi Desa Percontohan

    • calendar_month Jum, 23 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    KLATEN – Anggota Komisi XI DPR RI Fathan mengapresiasi keberhasilan Kepala Desa Ponggok, Kecamatan Polonharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang sukses dalam mengelola dana desa dengan memanfaatkan potensi alam. “Dana desanya mereka gunakan untuk membangun tempat wisata Umbul Ponggok yang tadi kita tinjau. Wisata itu dibangun karena desa ini memiliki potensi air yang berlimpah, dulu tidak […]

  • SKPD Ditantang Terapkan Sistem Tunjangan Kerja

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Anggaran untuk tunjangan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di Inspektorat Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan menurut suatu sumber dari kalangan PNS SKPD tidak sesuai, pasalnya tidak semua pegawai disana memegang jabatan dan auditor. “Tidak semua pegawai disana pegang jabatan dan auditor, ada yang cuma staf biasa tetapi dapat APIP, ini yang mengherankan. Belum lagi […]

  • Pemblokiran Website Tidak Pengaruhi Kebebasan Pers

    • calendar_month Sen, 23 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    PADANG – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Margiono menilai kebebasan pers tidak terpengaruh pemblokiran sejumlah laman website oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika karena bukan media milik perusahaan pers yang legal. “Kami pastikan yang diblokir adalah laman milik pribadi, bukan perusahaan pers yang legal. Karena itu tidak ada pengaruhnya terhadap kebebasan pers,” katanya saat […]

  • 300 Ekor Sapi Mati Karena Virus Jembrana di Musi Rawas

    • calendar_month Sen, 12 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Hingga kini sebanyak 300 ekor lebih Sapi di Musi Rawas mati karena terjangkit virus jembrana, kejadian ini berlangsung sejak November tahun lalu. Menghadapi masalah ini, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Musi Rawas terus menggelar gerakan vaksinasi jembrana untuk mencegah meluasnya virus mematikan ini. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan melalui Sekretarismya, Tohirin […]

  • Presiden Inginkan Medsos Dimanfaatkan Untuk Sebarkan Dakwah Islam

    • calendar_month Sel, 29 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SAAT berbicara dalam acara penutupan Pengkajian Ramadan 1439 Hijriah yang digelar Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Presiden Joko Widodo menyadari potensi penggunaan media sosial untuk berbagi informasi, termasuk menyebarkan dakwah Islam. Seperti misalnya sejumlah tokoh Muhammadiyah yang sukses memanfaatkan hal itu. “Dakwah pun sekarang juga sudah banyak sekali yang menggunakan Instagram, Youtube, facebook, dan twitter. Misalnya di […]

expand_less