Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » SKPD Ditantang Terapkan Sistem Tunjangan Kerja

SKPD Ditantang Terapkan Sistem Tunjangan Kerja

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 2 Okt 2014
  • visibility 169

MUSI RAWAS – Anggaran untuk tunjangan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di Inspektorat Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan menurut suatu sumber dari kalangan PNS SKPD tidak sesuai, pasalnya tidak semua pegawai disana memegang jabatan dan auditor.

“Tidak semua pegawai disana pegang jabatan dan auditor, ada yang cuma staf biasa tetapi dapat APIP, ini yang mengherankan. Belum lagi yang suka mempersulit dalam pemeriksaan, tapi kalu diberi uang pelancar bisa lewat itu,” ujar sumber tersebut.

Menjawab ini, Inspektur Kabupaten Musi Rawas melalui Sekretarisnya, Pujo Wiloso mengatakan bahwa semua itu ada aturannya dan sah atau legal sesuai aturan yang telah dituangkan dalam Peraturan Bupati Musi Rawas.

“Pemberian APIP ini berdasarkan indikator kompetensi, prestasi kerja, jabatan dan beban kerja. Tolak ukur dari indikator tersebut diantaranya sertifikasi jabatan auditor/pengawas, output hasil pengawasan, tanggung jawab dan peran dalam pengawasan.

Sekarang saya tantang berani nggak SKPD menerapkan seperti disini, selama ini belum ada jangankan seperti APIP untuk SOP saja belum ada. Kalau ini ditawarkan saya yakin dari unsur manajerial SKPD pasti akan menolak, karena dilihat dari penghasilan akan mengurangi tentunya.

Dengan menerapkan sistem seperti disini berarti PPTK itu tidak punyak honor berikut atasan vertikalnya juga demikian. Penilaian terhadap pegawai melalui tim yang telah dibentuk, termasuk bagian dari penilaian kehadiran pegawai melalui finger print,” kata Pujo.

Sekali lagi, lanjut Pujo kalau tidak ada komitmen dari pegawai SKPD untuk finger print saja pasti cepat rusak, sebab bagi pegawai yang malas akan berusaha mengaburkan atau merusak data karena ia jarang masuk atau malas ngabsen.

“Untuk finger print saja kalau tidak ada kesepakatan dan komitmen seluruh pegawai tidak akan bisa berjalan dengan baik, sebab pihak yang curang berusaha menutupi kemalasannya dengan merusak data,” tambah Pujo Wiloso.

DIketahui tunjangan APIP di Inspektorat Kabupaten Musi Rawas untuk Inspektur Rp 10.200.000,-/bulan. Untuk Inspektur Pembantu/Sekretaris Rp 8.200.000,- Kasubbag Rp 7.000.000,- Auditor Utama Rp 9.000.000,- Auditor Madya Rp 7.000.000,- Auditor Muda Rp 5.4000.000,- Auditor Pertama Rp 3.400.000,- Auditor Terampil Rp 3.000.000,- Bendahara Pengeluaran Rp 3.400.000,- Pengelola EvLap/Perencana/SDM/Pengelola BMD Rp 3.000.000,- dan Pengadministrasian umum lainnya Rp 2.400.000,- (*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi-lagi, Ayah Tiri di Musi Rawas Perkosa Anaknya

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Belakangan ini aksi kriminal asusila, marak terjadi di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Mirisnya lagi, perbuatan biadab itu kembali dilakukan seorang ayah tiri. Bahkan, tindakan tak terpuji itu terjadi berulang kali tanpa diketahui pihak keluarga. Kejadian naas itu menimpa gadis inisial AA (13) warga Desa Mulya Harjo, Kecamatan BTS Ulu Cecar. Dimana, […]

  • Bakal Calon Bupati Ristanto Wahyudi Didukung Nasdem Untuk Musi Rawas MAJU, Berikut Visi Misinya

    Bakal Calon Bupati Ristanto Wahyudi Didukung Nasdem Untuk Musi Rawas MAJU, Berikut Visi Misinya

    • calendar_month Ming, 12 Mei 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Bakal Calon Bupati Musirawas, H. Ristanto Wahyudi memenuhi panggilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi Sumatera Selatan dalam penjajakan calon Kepala Daerah se-sumsel di sekretariat Partai Nasdem Provinsi Sumatera Selatan di Jalan Tanjung Api-Api kota Palembang. Dalam kesempatan tersebut, Ristanto memaparkan visi dan misi serta kematangan persiapan dirinya dalam maju calon Kepala […]

  • Pelayanan Publik Mestinya Berada di Zona Hijau

    • calendar_month Sab, 28 Okt 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 104
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Pelaksana Tugas Kepala Ombudsman Perwakilan Sumatera Selatan Astra Gunawan mengatakan pelayanan publik harus berada di zona hijau sebab unsur kepatuhan pelayanan telah yang diatur dalam Undang-Undang. “Memaksimalkan pelayanan publik itu juga sesuai instruksi Kepala Ombudsman RI. Sehubungan dengan itu kami berkeinginan adanya komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan,” katanya di Palmbang, Jumat. Terkait dengan […]

  • 40 Tim Ikuti OTM Bupati Mura Cup 2019

    • calendar_month Jum, 26 Apr 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Kejuaan Open Tenis Musi Rawas (OTM) Bupati Musi Rawas Cup 2019, Jum’at (26/04/2019) resmi dimulai ditandai dengan pelepasan Balon oleh Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan dan Kejari Lubuklinggau Hj Zairida, SH, M.Hum di Lapangan Tenis Pendopo Pemkab Musi Rawas. Pertandingan Tenis ini merupakan rangkaian dari Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Musi […]

  • Polres Mura Terus Tingkatkan KYYD Tekan Kriminal 3C

    • calendar_month Sab, 29 Jul 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas terutama kriminal Curat, Curas dan Curanmor (3C) jajaran Polres Musi Rawas (Mura) terus tingkatkan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD). Post Views: 241

  • Buntut Kebakaran Lapas, Kemenkumham Evaluasi Seluruh Lapas

    • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    TANGERANG – | Buntut dari insiden kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Rabu (8/9), Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kemenkumham akan mengevaluasi keamanan di seluruh Lapas. Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Ditjen Pas, Apriyanti mengatakan pihaknya telah menginstruksikan para Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) untuk melakukan asesmen Lapas di wilayah masing-masing. “Sudah diinstruksikan ke […]

expand_less