Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » KPK Gelar Korsupgah untuk Awasi Keuangan Daerah

KPK Gelar Korsupgah untuk Awasi Keuangan Daerah

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 2 Nov 2015
  • visibility 53

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan kegiatan semiloka Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi di 32 provinsi pada Oktober hingga Desember ini. Kegiatan ini bekerja sama dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bertujuan untuk mewujudkan tata kelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang transparan dan akuntabel.

Menurut Wakil Ketua KPK Adnan Pandu praja, kegiatan Korsupgah difokuskan untuk mendorong pengelolaan APBD yang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku; Mengidentifikasi berbagai persoalan, risiko, dan penyebab pada bidang APBD; Menurunkan potensi tingkat korupsi; serta Perbaikan sistem pengendalian internal atas pengelolaan APBD pada pemerintah daerah.

“Kegiatan ini didasari atas kesadaran, bahwa untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, melalui pembangunan nasional yang berkesinambungan, dengan peran serta pemerintah daerah adalah suatu keniscayaan,” ujar Adnan dalam sambutannya di Gedung Sabha, Bali, Rabu (29/10). Dalam acara korsupgah itu, turut hadir Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan Sekda Gianyar Ida Bagus Gaga Adisaputra.

Adnan melanjutkan, dari sejumlah kasus korupsi yang ditangani KPK, pihaknya merasa penting menyebarkan sosialisasi pencegahan terhadap pengelolaan APBD. Banyak pengelolaan APBD yang kemudian dikorupsi oleh pejabat daerah untuk kepentingan kelompok maupun pribadinya.

“Ketika KPK melakukan upaya pencegahan namun diabaikan maka akan jadi kasus misalnya e-KTP, kasus dana haji. Fokus kesejahteraan sosial misalnya pada bansos hibah dan dana bantuan kesehatan. Termasuk BPJS yang meminta bantuan KPK untuk mengawal programnya,” ujar Adnan.

Sementara itu, Direktur Pengawasan Badan Usaha Jasa Perhubungan Pariwisata, Kawasan Industri dan Jasa Lainnya BPKP Danny Amanda mengatakan, untuk mengefektifkan pelaksanaan korsupgah ini pemerintah daerah harus turut mendorong menciptakan pemerintahan yang bersih. Jika masih ditemukan tindak pidana korupsi, ditengarai sebagai penyebab belum tercapainya pembangunan nasional.

“Dana desa ditransfer melalui APBD untuk keperluan pembiayaan pembangunan desa demi meningkatkan penanggulangan kemiskinan, pengembangan potensi lokal, pembangunan desa,” ujar Danny.

Dari sini, kegiatan Korsupgah akan memantau dan mengevaluasi pada tiga hal utama, yakni Tindak lanjut hasil Korsupgah pada tahun 2014; APBD tahun anggaran 2014/2015, mulai dari perencanaan dan penganggaran, belanja hibah dan bansos, dan pengadaan barang dan jasa; serta Kepentingan nasional pada bidang pendapatan.

Selain di Bali, Korsupgah juga diadakan di Bengkulu dan Padang. Adapun acara korsupgah yang di Padang dihadiri oleh Wakil Ketua Sementara Johan Budi SP, sedangkan di Bengkulu dihadiri  Deputi Pencegahan Pahala Nainggolan.

Sejak tahun 2012, kegiatan korsupgah dilaksanakan demi terciptanya penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Namun, kegiatan korsupgah kali ini berfokus pada pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). (Humas-KPK)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Kota Lubuklinggau Buka Pameran Keliling Museum Negeri Sumsel

    • calendar_month Sel, 8 Des 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, H A Rahman Sani hadiri kegiatan pembukaan pameran keliling Museum Negeri Sumatera Selatan yang dilaksanakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Museum Subkos Garuda Sriwijaya, Lubuklinggau.Selasa (8/12). Sekda mengatakan memang saat ini banyak sekali kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, salah satunya […]

  • Sudah Tiga Hari Karhutla di Ogan Ilir Belum Padam

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 104
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten Ogan Komering Ilir yang terjadi sejak Senin (5/8) masih berlangsung kini. Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ansori di Palembang, Rabu, mengatakan pemadaman ini menjadi tidak mudah karena lahan yang terbakar merupakan lahan gambut. Selain itu, lokasi yang terbakar sulit […]

  • Info Hukum di www.jdih-musirawaskab.id

    Info Hukum di www.jdih-musirawaskab.id

    • calendar_month Jum, 13 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Informasi Produk Hukum Pemerintah Kabupaten Musirawas dapat di akses pada www.jdih-musirawaskab.id  Keterangan ini diperoleh saat konfirmasi ke Bagian Hukum Setda Kabupaten Musirawas. Post Views: 234

  • Musi Rawas Wakili Indonesia dalam MATTA FAIR Kuala Lumpur

    • calendar_month Ming, 18 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR – Nama Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan mulai membahana di tingkat dunia. Khususnya di bidang seni tari, Kabupaten Musi Rawas baru saja memberikan penampilan tarian yang sempurna. Tepatnya Musi Rawas yang dipercaya mewakili Indonesia tampil dalam ajang Malaysia Tour and Travel Association (MATTA) Fair 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat-Minggu (16-18/3) mencapai […]

  • Perkim OKU Anggarkan Rp 3,1 Miliar Bangun Tugu Adipura

    • calendar_month Sel, 30 Jan 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BATURAJA – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, pada tahun ini menganggarkan dana sebesar Rp3,1 miliar untuk membangun dua tugu Adipura sebagai simbol daerah yang berhasil meraih penghargaan di bidang kebersihan. “Dana sebesar Rp3,1 miliar itu untuk membangun dua tugu Adipura sekaligus membuat taman di sekitarnya,” kata Kepala Dinas Perumahan […]

  • Kabag Tapem : Kasus Korupsi Bila Sampai Dikejaksaan 50 Juta Tidak Cukup

    Kabag Tapem : Kasus Korupsi Bila Sampai Dikejaksaan 50 Juta Tidak Cukup

    • calendar_month Sab, 10 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Musi Rawas — Adanya tudingan miring yang terang-terangan disampaikan Rehal Ikmal yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan, terhadap pihak kejaksaan, terbilang cukup berani dan mengejutkan. Hal ini berawal saat sejumlah wartawan sedang mewawancarainya di ruang kerjanya, terkait masalah anggaran rapat koordinasi (rakor) bidang […]

expand_less