Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pemerintahan » Kok Bisa, Jumlah Honorer RS Dr Sobirin Overload

Kok Bisa, Jumlah Honorer RS Dr Sobirin Overload

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 23 Sep 2017
  • visibility 33

MUSIRAWAS – Lebih dari 500 tenaga honorer bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sobirin, jumlah ini tentu saja melebihi kapasitas yang ditentukan.

Namun, dalam waktu dekat jumlah tersebut akan diseleksi oleh pemerintah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) yang ditetapkan.

Wakil Bupati Musi Rawas, Hj Suwarti Burlian membenarkan kalau , tidak jumlah pegawai honorer RSUD dr Sobirin over kapasitas.

“Senin yang lalu saya Sidak ke RSUD dr Sobirin untuk melihat persiapan akreditasi dari C ke B. Disana saya melihat sistem pelayanan, administrasi, maupun fasilitas yang dimiliki rumah sakit tersebut,”kata Hj Suwarti, Rabu (20/9).

Namun, kalau dilihat dari persiapan menjelang akreditasi sendiri. Semuanya sudah sudah siap. Hanya saja untuk jumlah tenaga honorernya yang melebihi kapasitas tidak kurang dari 500 orang.

Dimana jumlah tersebut dua kali lipat melebihi jumlah honorer yang bertugas di RSUD Siti Aisyah Kota Lubuklinggau yang hanya 165 pegawai honorer.

“RSUD Siti Aisyah itu cukup besar, tapi pegawai honorernya hanya 165 orang. Nah di RSUD dr Sobirin ini mencapai 500 orang. Ini tentu saja kebanyakan,”ucapnya.

Untuk itu, karena jumlahnya yang banyak tersebut maka kedepan pegawainya akan dilakukan seleksi dan disesuaikan dengan Tupoksinya.

“Kita seleksi lagi, karena jumlah ini sudah kebanyakan,”tuturnya.

Namun, Suwarti belum bisa menyebutkan ideal pegawai honorer, hanya saja ia mencontohkan kalau pegawai honorer RS Siti Aisyah upahnya sudah UMR, sebaliknya untuk RSUD dr Sobirin belum UMR

“Kalau bicara ideal saya belum bisa menyebutkan secara spesifik, hanya saja pegawai honorer di Siti Aisyah gajinya sudah UMR sedangkan RSUD dr Sobirin belum,”tutupnya.

Sumber : Linggau Pos

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menaker: PP Pengupahan tak akan Reduksi Peran Dewan Pengupahan

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    JAKARTA–Menteri Ketenagakerjaan (Kemenaker) Hanif Dhakiri menyatakan Peraturan Pemerintah (PP) No 78 Tahun 2015 tidak akan mereduksi peran Dewan Pengupahan. Hal tersebut baginya adalah ketakutan yang berlebihan. “Justru PP ini sifatnya memberi panduan bagi dewan pengupahan. Sebab dulu paramater menentukan upah kan samar samar,” jelasnya di Kantor Kemenaker, Selasa (27/10). Ia mengatakan struktur skala upah akan […]

  • Riza Gustam Turut Meriahkan Pembukaan Festival Literasi Sumsel

    Riza Gustam Turut Meriahkan Pembukaan Festival Literasi Sumsel

    • calendar_month Sab, 5 Nov 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Bapak Literasi Musi Rawas H. Riza Novianto Gustam Hadiri Pembukaan Festival Literasi Sumsel 2022, di Dining Hall Jakabaring Sport City Palembang, Sabtu, (05/11/2022). Festival ini akan berlangsung dari 5 sampai 7 November 2022. Festival Literasi Sumsel 2022 yang bertajuk “Transformasi Dahulu, Kini, dan Mendatang” bertujuan untuk menyalurkan minat dan bakat kreativitas pelajar, mahasiswa, […]

  • Warga Trans SP 10 Sungai Naik Adukan Nasib ke Presiden Jokowi

    • calendar_month Kam, 2 Nov 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Empat tahun sudah, warga trans SP 10 Sungai Naik Kecamatan BTS Ulu mengeluhkan akan nasib mereka karena lahan LU 1 digusur PT Dapo, namun hingga kini pengaduan mereka belum direspon pemerintah. Selain itu LU 2 juga hingga kini belum diberikan, sedangkan sertifikat lahan belum juga dikeluarkan. Ardiansyah (38) bersama warga lainnya, berencana […]

  • Permudah Akses Wilayah, Tapem Indetifikasi Toponim Dua Kecamatan

    • calendar_month Jum, 12 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Guna mempermudah akses informasi wilayah, dua Kecamatan Tugumulyo dan Purwodadi dilakukan Idetifikasi titik koordinat rupa bumi atau lebih dikenal toponim. Dipilihnya lebih dulu dua kecamatan ini dengan pertimbangan paling banyak unsur bumi baik alami maupun buatan jalan dan sungai. Demikian disampaikan Kasubbag Administrasi Kewilayahan Bagian Tapem Setd Mura, Bambang Irawan ketika […]

  • Tragedi Rohingya Langgar Prinsip Kemanusiaan

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DEPOK – Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyesalkan tragedi yang dialami warga Rohingya di Myanmar yang melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan. Post Views: 195

  • Bung Karno, sang Guru yang Sangat “Streng” (2)

    • calendar_month Kam, 20 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jawabnya, “Mata Bung Karno. Matanya bersinar-sinar cerah. Saya tak berani memandangnya.” Sampai di rumah Maskun tidak dapat tidur. Lama dia memikirkan keterangan-keterangan gurunya. Bersama Gatot Mangkupradja dan beberapa teman lain, Maskun menjadi anggota Partai Nasional Indonesia (PNI) angkatan pertama, partai yang didirikan oleh Bung Karno, Dr. Samsi, dan Mr. Iskan Tjokrodisurjo pada 4 Juli 1927. […]

expand_less