Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Legislator Apresiasi OTT Hakim dan Panitera Bisa Berikan Efek Jera

Legislator Apresiasi OTT Hakim dan Panitera Bisa Berikan Efek Jera

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 15 Mar 2018
  • visibility 121

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Mulyadi menilai, secara kuantitas OTT hakim dan panitera di Tangerang nilainya kecil, tapi nilai kaulitasnya yang ditangkap seorang hakim dan panitera sehingga diharapkan bisa memberikan efek jera.

“Saya pahami langkah KPK sebab sebagai penegak hukum mestinya tidak melakukan tindakan tercela itu,” jelasnya kepada pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/3/2018). Politisi Demokrat ini menanggapi Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua orang aparat pengadilan (Hakim dan Panitera Pengganti) Pengadilan Negeri Tangerang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (12/3/2018) lalu.

Itulah sebenarnya, lanjut Mulyadi, pesan yang akan disampaikan KPK agar semua penegak hukum lebih berhati-hati, walaupun OTT nilainya kecil KPK akan tetap mengawasi. KPK ingin mendahulukan aparat penegak hukum betul-betul bersih. Apalagi hakim adalah benteng terakhir pencari keadilan, sehingga ada nilai strategis yang bisa dipahami.

“Kita beri apresiasi pada KPK, bahwa OTT kepada aparat penegak hukum adalah masalah sangart serius menyangkut perilaku hakim sebagai benteng pencari keadilan,” tambahnya.

Meski demikian, Mulyadi berharap KPK lebih banyak berkordinasi dengan Kemenkumham dengan memberikan informasi yang benar dan pengawasan internal hakim lebih serius. Dalam kaitan ini peran MA dalam mengawasi para hakim lebih ditingkatkan supaya tidak ada lagi ke depan hakim-hakim yang terkena OTT.

Apalagi lanjut Mulyadi, profesi hakim itu sangat mulia, ada yang menyebut bahwa hakim adalah wakil Tuhan di dunia dan dalam persidangan disebut Yang Mulia yang keputusannya tidak dapat diganggu gugat. Karena itu pola, pola pengawasan hakim yang dilakukan Mahkamah Agung perlu ada terobosan-terobosan, tidak bisa dengan pola-pola pengawasan yang dilakukan selama ini sebab tidak efektif. Buktinya masih ada hakim yang tertangkap, sehingga pola pengawasan perlu diperbaiki dan hakim takut melakukan korupsi serta semua celah untuk korupsi harus dipersempit bahkan ditutup.

“Komisi III berharap, ke depan MA bisa membuat terobosan baru terkait pengawasan hakim di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Saat konsultasi dengan MA, politisi Demokrat ini mengharapkan agar kesejahteraan hakim ditingkatkan. Saat Kunker ke Jateng sempat mengunjungi rumah jabatan hakim yang tidak layak, sudah sewajarnya gaji, fasilitas, dan sarpras para hakim cukup memadai.

“Selama akar permasalahannya tidak diselesaikan, orang akan berbuat yang kadang melawan nalarnya. Saya yakin hakim tahu resiko pelanggarannnya akan ditangkap masuk penjara, namun karena tuntutan kebutuhan yang tinggi akhirnya nekad korupsi,” jelasnya. (mp/sc–DPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dekati Lebaran Qurban Cabai Kian Mahal

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Semakin mendekati hari Raya Idul Qurban, sejumlah bahan pokok terutama cabai merah diperjual belikan sejumlah pasar tradisional harganya kian mahal. Dimana, sudah sejak awal juli 2019 harga cabe merah seharga Rp. 60 ribu. Kini, kembali harga komuditi utama kebutuhan pokok warga naik Rp. 70 Ribu perkilogramnya. Maryanto (35) pedagang cabai pasar […]

  • Inilah Daftar Usulan CSR Kabupaten Musi Rawas Tahun 2018

    • calendar_month Sel, 15 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    PT. Medco – – kosong. PT. Tropik Energi Pandan – – kosong. PT. Pertamina EP – – kosong. PT. Indrillco Hulu Energi — kosong. PT. Serelaya Merangin Dua – – kosong. PT. Djuanda Sawit Lestari – -Pembangunan Sarana Air Bersih, Kec. Muara Kelingi. PT. Citraloka Bumi Begawan – -Pembangunan 5 MCK Umum di Muara Kelingi. […]

  • PPP Dilamar Sejumlah Kandidat Calon Gubernur

    • calendar_month Sel, 11 Jul 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Sebanyak 10 bakal calon Gubernur Sumatera Selatan melamar Partai Persatuan Pembangunan untuk maju pada pemilihan kepala daerah serentak 2018. Post Views: 320

  • Luka Doncic’s 32-point night helps Lakers finally win in Denver

    Luka Doncic’s 32-point night helps Lakers finally win in Denver

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2025
    • account_circle Dave McMenamin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    DENVER — It took Luka Doncic only one quarter Saturday to match his highest scoring output from his first three games with the Los Angeles Lakers, tallying 16 points while L.A. built an early lead on the Denver Nuggets. He kept rolling from there — and so did the Lakers — as Doncic finished with a game-high 32 points […]

  • JK : Kepala Daerah Mundur Berarti tak Penuhi Amanah

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai kepala daerah harus melaksanakan amanahnya untuk tetap menjalankan jabatannya hingga masa jabatan berakhir. Hal ini terkait dengan banyaknya pengajuan pengunduran diri kepala daerah menjelang pemilihan kepala daerah serentak. “Harus memenuhi amanahnya karena dia kan minta amanah dan rakyat kasih amanah. Jangan potong di tengahlah amanah ini,” kata Kalla […]

  • Ketua DPR Minta Elit Politik Tak Sebar Berita Hoaks

    • calendar_month Rab, 9 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan Pemilu 2019 akan berlangsung ditengah perkembangan masyarakat yang sangat dinamis akibat kemajuan teknologi informasi. Masifnya informasi di media sosial yang terkadang tak bisa dikontrol bisa turut mempengaruhi cara pandang dan sikap masyarakat. “Para elit politik jangan mendidik masyarakat melalui berita hoaks dan ujaran kebencian. Mari kita kedepankan […]

expand_less