Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Jelang Lebaran, Gas Elpiji 3 Kg Jangan Sampai Langka

Jelang Lebaran, Gas Elpiji 3 Kg Jangan Sampai Langka

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 31 Mei 2018
  • visibility 83

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Andi Yuliani Paris menghimbau kepada pemerintah untuk memperhatikan kesediaan gas elpiji 3 kilogram (kg) menjelang lebaran agar tidak terjadi kelangkaan seperti di tahun-tahun sebelumnya.

Ia mengatakan menghilangnya gas elpiji bersubsidi di masyarakat, kerap menjadi kontroversial. Pasalnya,  di tingkat penyalur pertama yaitu Pertamina melalui Stasiun Pengangkutan dan Pengisian Bulk Elpiji (SPPBE) tidak pernah kekurangan stok begitupun di tingkat agen atau pangkalan besar yang menjual gas elpiji kepada masyarakat. Tapi, kerap di tengah masyarakat  baik penjual eceran atau agen kecil sampai pengguna, keberadaan gas elpiji tidak ada atau kosong.

“Setiap tahun di Indonesia selalu terjadi kelangkaan gas elpiji, apakah barangnya tidak ada atau tidak tepat sasaran khususnya gas elpiji 3 kilogram untuk masyarakat kurang mampu untuk itu kami mendorong pemerintah dalam mendekati hari raya idul fitri untuk memperhatikan hal ini sebaik-baiknya agar tidak terjadi kelangkaan-kelangkaan seperti sebelumnya,” papar Politsi Partai PAN saat menyampaikan interupsi di Rapat Paripurna DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Perkembangan kebutuhan Riset dan Teknologi (Ristek) di Indonesia, lanjutnya, harus didukung penuh oleh pemerintah karena kebutuhan tersebut dapat menigkatkan daya saing bangsa.

“Yang saya tahu pemerintah selalu memotong anggaran untuk dana ristek padahal di negara maju ristek bertujuan untuk meningkatkan daya saing bangsa. Untuk itu kami ingin ada kebijakan fiskal untuk dana ristek yang  harus dipikirkan oleh pemerintah sehingga ristek ini bisa betul-betul meningkatkan daya saingnya,” imbuhnya.

Anggota dewan dapil Sulawesi Selatan ini berpendapat, di negara maju seperti Korea dan Jepang kebutuhan ristek sudah mendekati 4.00% berbeda jauh dengan Indonesia yang hanya 0.09%. “Anggaran ristek indonesia hanya 0.09% dan kalau di Jepang dan Korea mendekati 4.00%. Oleh sebab itu ini menjadi catatan penting untuk pemerintah agar meningkatkan daya saing Indonesia di masa yang akan datang,” tandasnya. (tn/sc–DPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinsos Musi Rawas Fasilitasi KAMIS Dapatkan Akte Kelahiran

    • calendar_month Sel, 24 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas terus membuat inovasi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya Keluarga Miskin (KAMIS). Selasa (24/07/2018) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas, Agus Susanto didampingi oleh Kasi Kesos Kecamatan Tugumulyo, Perangkat Desa Wukirsari dan Pendamping PKH menyerahkan secara langsung Akte Kelahiran kepada Asmawati dan Nanik Triyani yang baru […]

  • Cabai Hasil Bioteknologi Balitbangtan untuk Petani Pacet

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    BADAN Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kementan) terus menghasilkan berbagai teknologi, seperti varietas unggul, teknologi pengelolaan tanah dan air, teknologi budidaya, dan alat mesin pertanian. Teknologi tersebut didiseminasikan secara massif. Bahkan untuk jagung hibrida, Balitbangtan telah mendapat dukungan DPR untuk masuk program pengembangan jagung nasional. Banyak inovasi diseminasi yang telah dikembangkan. Karena itu […]

  • Bupati Siapkan Anggaran CCTV Pemantau Lalulintas di Dua Titilk

    • calendar_month Sel, 14 Jun 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Tahun ini akan memasang CCTV pemantau kendaraan lalulintas, yang berguna untuk mengawasi arus kendaraan dan dapat di manfaatkan untuk menindak pelanggaran lalu lintas serta mengantisipasi tindak kejahatan. Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud mengatakan kita akan pasang CCTV pemantau tersebut melalui APBD Perubahan tahun ini. “CCTV […]

  • Bupati Mura Launching Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai Di Kecamatan Purwodadi

    • calendar_month Sel, 9 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Mura) dalam hal ini Bupati H Hendra Gunawan (H2G) melaunching program penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) secara langsung kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Purwodadi. Penyerahan BPNT, Selasa (9/7) di Gedung Serba Guna Kecamatan Purwodadi ini merupakan penyerahan yang pertama kali yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten […]

  • Baksos Polres Mura, Bantu Bangun Toilet Kaum Duafa

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Jajaran satuan polisi lalulintas (Satlantas) Polres Mura, gulirkan giat bakti sosial (Baksos). Turunkan personil berikan bantuan, membangun fasilitas unit toilet kaum duafa warga Desa Suro, Kecamatan Muara Beliti. Penyerahan bantuan simbolis diserahkan Kasatlantas Polres Mura AKP Dhani Prasetyo didampingi Kanit Regident IPTU Sugito, Selasa (06/08) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Dhani […]

  • Asing Genggam 45 Persen Surat Utang Negara, Apa Dampaknya?

    Asing Genggam 45 Persen Surat Utang Negara, Apa Dampaknya?

    • calendar_month Rab, 14 Jun 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    JAKARTA – Porsi kepemilikan investor asing dalam surat utang negara yang terus meningkat hingga ke posisi 45,03% pada akhir pekan lalu memberi sinyal positif terkait kondisi fundamental ekonomi dalam negeri, sekaligus peringatan untuk waspada terhadap potensi capital outflow. Sejak awal tahun, porsi kepemilikan asing dalam surat utang negara atau SUN terus meningkat. Pada 31 Desember 2016 […]

expand_less