Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Implementasi Perpres PPK Mesti Gencar Dilakukan Pemerintah

Implementasi Perpres PPK Mesti Gencar Dilakukan Pemerintah

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
  • visibility 90

TANTANGAN penguatan karakter terhadap anak didik dinilai Wakil Ketua Komisi X DPR RI Reni Marlinawati semakin urgent di tengah perkembangan era digital yang semakin masif. Untuk itu, ia meminta Pemerintah Pusat dan Daerah untuk lebih gencar mengimplementasikan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

“Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah harus membuat peta jalan (road map) atas pelaksanaan Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tentang PPK yang belum maksimal di lapangan,” ungkap Reni, Rabu (2/01/2019).

Selain itu, mengenai rencana pemerintah kembali memasukan mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP), legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mendorong agar rencana itu dapat direalisasikan pada tahun ajaran baru 2019/2020 mendatang.

“PMP harus menjadi benteng ideologi bangsa sejak dini bagi anak didik dengan mengemas sesuai dengan usia anak didik yang berkarakter milenial ini. Hanya saja, pemerintah harus memodifikasi PMP agar tak menjadi mata pelajaran yang sifatnya komplementer, indoktrinasi dan menjenuhkan bagi anak didik,” jelasnya.

Sementara terkait tenaga guru honorer, ia berharap persoalan tersebut dapat tuntas dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebagai landasan yuridis untuk menyelesaikan persoalan tenaga pendidik yang belum berstatus PNS.

“Harapannya, tahun 2019 tak ada lagi persoalan yang muncul dari guru honorer. Menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan jumlah guru honorer se-Indonesia sebanyak 1,5 juta orang yang terdiri dari guru bukan PNS di sekolah negeri 735 ribu, guru bukan PNS di sekolah swasta 790 ribu,” jelasnya.

Terkait, keberadaan dana abadi riset yang mulai dialokasikan pada tahun 2019 sebanyak Rp 1 triliun, Reni berharap dapat menstimulus peningkatan geliat riset di Indonesia. Menurutnya, riset harus diintegrasikan pada spirit pengembangan SDM dalam negeri dan kebutuhan dalam negeri seperti penguatan ekonomi kreatif. Politik anggaran dana riset ini sebagai langkah nyata penguatan SDM Indonesia sebagaimana komitmen Presiden Jokowi.

Terakhir, legislator dapil Jawa Barat itu berharap keberhasilan penyelenggaraan Asian Games 2018 lalu dapat dijadikan milestone bagi dunia olahraga di Indonesia untuk meningkatkan prestasi olahraga secara berkesinambungan, mulai dari penyiapan SDM, pembinaan serta peningkatan kesejahteraan para atlet.

“Tak kalah penting, reformasi di organisasi olahraga di Indonesia harus senantiasa terus dilakukan. Seperti upaya pengungkapan mafia skor sepakbola oleh aparat penegak hukum harus didukung oleh berbagai pihak untuk memastikan organisasi olahraga di Indonesia steril dari praktik koruptif dan kolutif,” tutupnya. (rnm/sf–DPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Standar Jurnalis Rendah Rentan Ditunggangi Kepentingan

    Standar Jurnalis Rendah Rentan Ditunggangi Kepentingan

    • calendar_month Sen, 1 Mei 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    JAKARTA – Praktisi media dari salah satu televisi swasta di Indonesia berpendapat standar jurnalis yang rendah berisiko ditunggangi kepentingan politik yang tidak bertanggung jawab. “Ini merusak esensi kebebasan pers, seharusnya kebebasan ini bisa dinikmati agar menjadi sesuatu yang bagus dan malah bukan buruk,” ucap Direktur Pemberitaan Metro TV Don Bosco Salamun dalam salah satu sesi […]

  • Bentrok TNI dan Polisi dengan Senjata Api

    • calendar_month Sab, 14 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    JAKARTA — Anggota TNI dan Kepolisian kembali terlibat bentrok. Kali ini terjadi di Kecamatan Lubuk Linggau Utara, Sumatera Selatan. Bentrokan yang diwarnai penggunaan senjata api itu terjadi pada Jumat (13/11) sekitar pukul 23.30 malam WIB. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) II/Sriwijaya, Kolonel TNI Syaiful Mukti Ginanjar, mengonfirmasi kabar bentrokan tersebut. Menurutnya, bentrokan itu terjadi di depan […]

  • Rampas Kartu ATM, Warga Tangerang Ini Nyaris Diamuk Massa

    • calendar_month Ming, 27 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU- AS (25) warga Jalan Komodo Raya RT 06 RW 09 Kelurahan Cipodas Kota Tangerang Provinsi Banten diamankan di Polsek Lubuklinggau Selatan, setelah sebelumnya berhasil diamankan massa. Pria ini diduga melakukan tindak pidana percobaan pencurian Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Asnawi, warga Desa Pedang Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas, Sabtu (26/5). Peristiwa percobaan pencurian […]

  • Jembatan Desa Sungai Pinang, Belum Setahun Nyaris Ambruk

    • calendar_month Kam, 28 Feb 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Jembatan Gantung Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan yang dibangun dengan APBD Kabupaten Musi Rawas Tahun 2018 kini sudah hampir putus (ambruk). Dengan Link jembatan desa, Pelaksana CV Daya Cipta Kreasi, konstruksi jembatan desa, nilai kontrak Rp 813.700.000, dengan Nomor Dukumen 995/KPBJ/PU BM/2018,  dalam pantauan wartawan, Selasa (27/2/2019) terlihat jelas pembanguan jembatan […]

  • Ini Jawaban Menohok Istri Opick Ketika Ditanya Soal Istri Ketiga. Dian : Jangan Tanya Saya!

    • calendar_month Rab, 11 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Pernikahan ketiga Opick nampaknya masih menjadi pembicaraan hangat di masyarakat. Namun Istri pertama Opick, Dian Rositaningrum tegas menanggapi pertanyaan awak media soal istri ketiga Opick. Seperti dikutip Sripoku.com dari akun Instgram Mak Kepo, saat diwawancara, Dian mengatakan dirinya tidak mengurusi dan tidak berminat karena itu tidak mungkin ditanya di akhirat. “Satu saya gak kenal dengan […]

  • KPPD Kecam Keras Dugaan Pemotongan Uang JKN Dinkes Mura

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS — Berdasarkan data Penjabaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),anggaran untuk kegiatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Dinas Kesehatan, kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan, tahun 2014 lalu sekitar 6 milliar lebih dengan kode rekening 1.02.1.02.01.24.16. Hanya saja dalam pelaksanaannya, Dana kapitasi JKN/BPJS di Puskesmas Kelingi IV C, Kecamatan Megang Sakti, diduga ada potongan 20%. Terkuaknya […]

expand_less