Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Legislatif Setujui Nota Keuangan dan Raperda APBD-P Mura 2019

Legislatif Setujui Nota Keuangan dan Raperda APBD-P Mura 2019

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
  • visibility 153

MUSI RAWAS – | DPRD Kabupaten Musi Rawas mengadakan Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan dan Raperda APBD Perubahan Tahun 2019, Senin (22/7).

Sebanyak delapan fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas (Mura), menyampaikan apresiasi terhadap kerangka APBD Perubahan tahun anggaran 2019, yang mengalami peningkatan dari APBD Induk.

Selain menyampaikan apresiasi, fraksi-fraksi dewan juga memberikan masukan dan saran sebagai pertimbangan Pemkab Mura untuk kedepannya lebih baik lagi, serta memberikan saran kepada jajaran Pemkab Mura terkait dengan peningkatan APBD, perlu adanya pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran termasuk kepada stakholder.

Seperti halnya yang disampaikan, Fraksi Partai PDI Perjuangan melalui juru bicaranya, Hamidi menyampaikan, setelah membaca dan mempelajari nota keuangan Raperda APBD Perubahan, Fraksi PDI Perjuangan menyetujui untuk kemudian dibahas ditingkatan selanjutkan pada dewan dan ditetapkan menjadi sebagai Perda Kabupaten Mura.

Pada intinya semua fraksi menyetujui, namun tetap memberikan beberapa saran yang perlu menjadi pertimbangan pihak eksekutif untuk kedepannya lebih baik lagi. Beberapa diantaranya yakni meminta agar pihak eksekutif mampu mengali potensi yang ada, sehingga pendapatan daerah dapat terkumpul dengan baik.

Untuk diketahui, berdasarkan nota keuangan dan Raperda APBD Perubahan Kabupaten Mura tahun anggaran 2019 yang disampaikan Bupati, Sabtu (20/7) kemarin, menjelaskan bahwa untuk Pendapatan Daerah direncanakan Rp1.939.565.334.061,07, terdapat kenaikan sebesar Rp37.226.582.763,07, atau naik 1,96 persen dari anggaran sebelumnya sebesar Rp1.902.338.751.298,00.

Kemudian, untuk Belanja Daerah, yang direncanakan sebesar Rp2.095.943.740.993,92, mengalami kenaikan sebesar Rp189.396.471.298,92 atau 9,93 persen dari anggaran sebelumnya sebesar Rp1.906.547.269.695,00.

Sedangkan untuk Pembiayaan Daerah, terdapat defisit anggaran sebesar Rp 156.378.406.932,85 yang merupakan selisih rencana pendapatan sebesar Rp 1.939.565.334.061,07 dengan rencana jumlah belanja perubahan APBD tahun anggaran 2019 sebesar Rp2.095.943.740.993,92.

Rapat paripurna dipimpin langsung Wakil Ketua I DPRD Mura, H Yuzakir Mahmud dan dihadiri 21 anggota dewan dari 40 anggota dewan.

Wakil Bupati Musi Rawas Hj. Suwarti mengadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Rawas dalam rangka mendengarkan pemandangan umum Fraksi-fraksi Dewan atas penyampaian Nota Keuangan dan Raperda APBD Perubahan Kabupaten Musi Rawas tahun anggaran 2019. | kominfotik mura

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buku ‘Sadar Kaya’ : Pilih yang Ingin Anda Pikirkan

    • calendar_month Ming, 10 Okt 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Baca Tulisan Sebelumnya : Buku ‘Sadar Kaya’ : Memahat Itu Butuh Waktu Layaknya seorang Michelangelo dalam membuat patung David, dia “membuang apa-apa yang bukan David”. Ya, artinya kita perlu membuang apa-apa yang buruk buat pikiran. Celetukan negatif, komentar sinis, bicara kasar, prasangka buruk, itu semua bukan mahakarya. Bukan anda. Bukan kita. Sebaiknya pikiran-pikiran seperti itu segera […]

  • Proyek 1,7 Miliar di Dinkes Mura Tanpa Proses Lelang

    • calendar_month Sen, 11 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – TERKAIT Proyek belanja makanan dan minuman (Makmin) Klien/Rumah Sakit/ Siswa TA 2017, senilai Rp 1,7 milyar, yang tercantum dalam kegiatan Jaminan Persalinan (Jampersal) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musi Rawas “tanpa proses lelang”,  Senin (11/12/2017). Pasalnya, menurut M. Nizar, selaku Sekretaris Dinkes Mura saat dijumpai diruang kerjanya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dikerjakan oleh […]

  • Gubernur Dukung Penuh Penerapan WBS Pemprov Sumsel

    • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 197
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Wishtle Blowing System (WBS) Terintegrasi adalah media pengaduan dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang terjadi di lingkungan Pemprov Sumsel yang Terintegrasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, dengan jaminan kerahasiaan pelapor. Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru saat membuka Webinar sosialisasi WBS Terintegrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan […]

  • Terkait Proyek Jalan Over Target, Inspektur Muratara Akui Sudah Beri Masukan PU

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com — Terkait mengenai proyek peningkatan dan/atau pembuatan jalan yang berlokasi dikelurahan Muara Rupit kecamatan Rupit Kab.Muratara dari depan Asrama Polsek Kecamatan Rupit sampai belakang kantor bupati, menurut Inspektur Kabupaten Musi Rawas Utara, Elvandary ketika dikonfirmasi, Rabu (21/01/2015) menyampaikan kepada Jurnalindependen.com bahwa sudah diberikan masukan ke Dinas PU untuk memutuskan kontrak, karena sudah over target. ”Kami sudah memberikan […]

  • Mura Dapat DID, Temuan BPK Tentang Randis Bakal Meningkat

    • calendar_month Rab, 28 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musirawas dapat Bonus Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp.37 Miliar, namun Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Musirawas. Bakal meningkat, Rabu (28/3/2018). Adapun salah satu persyaratan untuk mendapatkan bonus DID, adalah Proses Penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tepat waktu, dan menyandang Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK, ujar […]

  • Diduga 600 Ha Kawasan Hutan di BTS Ulu di Tanami Sawit

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Diduga tidak kurang dari 600 hektar daerah hutan di beberapa desa di Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas telah ditanami kelapa sawit dari perusahaan perkebunan. Info yang diterima dari sumber yang tidak mau disebutkan namanya bahwa warga beberapa wilayah desa tersebut diatas diantaranya Desa Pelawe, Sadu dan Tambangan, mengeluhkan adanya aktivitas perusahaan […]

expand_less