Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Pemkab Musi Rawas Diminta Menutup Usaha SBW Ilegal

Pemkab Musi Rawas Diminta Menutup Usaha SBW Ilegal

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 1 Okt 2015
  • visibility 157

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Disinyalir banyak usaha penangkaran Sarang Burung Walet (SBW) diKabupaten Musi Rawas khususnya Kecamatan Megang Sakti belum miliki izin (ilegal).

Hasil penelusuran Jurnalindependen.com tidak kurang dari 15 penangkar di Megang Sakti belum miliki izin, belum termasuk di desa yang lain yang belum terdata pihak Kecamatan. Ketua Yayasan PUCUK, Efendi mempertanyakan ketegasan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dalam masalah ini.

“Banyak kajian mengenai masalah ini, dari lingkungan hidup bisa dilihat jarak radius mestinya tidak boleh di pemukiman masyarakat. Selain itu kebisingan suara, bahaya nyamuk yang berkembang biak karena mengandung air dan hama pembawa bakteri,” kata Efendi ketika dibincangi siang tadi, Kamis (01/10/2015) di Kantor DPRD Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Kemudian dari segi Perizinan, kebanyakan tidak ada dokumen, kata Efendi. “Kami Mendesak Pemkab Musi Rawas untuk segera menutup usaha SBW yang tidak memiliki izin serta tidak membayar retribusi, bagaimana PAD bisa meningkat kalau terhadap usaha SBW tidak berani,” sambung Efendi.

Efendi mengatakan bila Pemkab Musi Rawas tidak bertindak tegas berarti telah terjadi pembiaran, patut diduga ada kongkalingkong dengan oknum pengusaha SBW yang sudah menjamur. Percuma ada Perda bila Pemkab Musi Rawas tidak dapat bertindak tegas terhadap oknum pengusaha yang enggan mengurus izin.

“Dalam Perda itu sendiri menurut kami belum spesifik termasuk jenis sanksi, ketentuan detail mengenai retribusi tidak jelas. Mestinya ada peraturan dibawahnya yang lebih khusus, sehingga pihak Pol PP dapat bertindak,” ungkap Efendi.

Demikian juga terhadap pembangunan gedung (ruko) di sepanjang jalan di Kecamatan Tugumulyo, Purwodadi hingga Megang Sakti sudah banyak terjadi alih fungsi, lanjut Efendi. Tadinya itu lahan persawahan yang masih produktif namun beralih fungsi menjadi Ruko, Ruko itu sendiri terkadang tidak diketahui pemiliknya entah orang mana, sehingga terkadang mempersulit pihak desa setempat dalam hal pembayaran PBB.

“Kedepan kami mendorong pihak pemerintah untuk membentuk komisi amdal untuk mengawal proses dampak lingkungan termasuk pembangunan, pertambangan, limbah B3, SBW dan lainnya. Hal ini tentu perlu ada petunjuk pelaksanaan dan teknis dan kami siap mengawal hingga terbentuk Komisi Amdal tersebut,” tutup Efendi. (fs)

Berita Terkait :

Deni : Belum Ada Pangajuan Izin SBW dari Megang Sakti

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Sukakarya Bakal Nikmati Jargas RT

    • calendar_month Sen, 30 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Tidak lama lagi warga Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas bakal menikmati fasilitas Jaringan Gas (Jargas) Rumah Tangga. Hal ini disampaikan Camat Sukakarya, Muhammad Setiawan saat pidato pada Pengajian Ahad Wage,  di Masjid Al Mujahidin Pasar Ciptodadi, Ahad (29/04) Pukul 14.00 Wib. Kabar gembira ini disampaikan Camat berkenaan proyek Jargas tersebut telah Final Pelelangannya […]

  • Tolak Permintaan Data, BPN Lubuklinggau Alaskan Permen Agraria Lama

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com — Penolakan pemberian data atau dokumen anggaran dan kegiatan Prona oleh BPN Kantor Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan terhadap tim media Jurnalindependen.com dinilai tidak beralasan dan tidak ada dasar hukum yang kuat. Kepala BPN Kantor Kota Lubuklinggau, M Syahrir ditemui siang tadi, Senin (16/02/2015) dikantornya mengatakan bahwa dia tidak bisa memberikan dokumen anggaran dan […]

  • Pemkab Mura Inventarisir Potensi PAD

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten Musirawas kembali menginventarisir potensi yang ada. Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah, H Dian Chandera mengatakan, Rabu (15/03), pihaknya menginventarisir potensi pendapatan yang bisa ditarik baik dari segi pajak maupun retribusi. “Jadi target PAD yang kita tetapkan berdasarkan potensi yang ada, bukan asal […]

  • Menkumham : Napi Korupsi Terima Remisi Hanya Sedikit

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    JAKARTA — Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly menyatakan narapidana kasus korupsi tetap mendapatkan remisi umum pada hari Kemerdekaan Republik Indonesia, meski jumlah penerimanya sedikit. “Kecil jumlahnya, sangat sedikit napi korupsi penerima remisi. Terbanyak penerima remisi kasus narkoba,” kata Menkumham Yasonna seusai meresmikan “Gerakan Ayo Kerja Membangun Hukum dan Anti Narkoba” di […]

  • 2016, Uji Kendaraan di Musirawas Capai 4.724 Unit

    • calendar_month Sen, 30 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan Kab. Musi Rawas mencapai 4.724 kendaraan nyata uji tahun 2016. Kepala UPT. PKB Paisol, S.H. mengatakan bahwa pengujian KIR dilakukan untuk menjaga keselamatan berkendaraan ” Kegiatan pengujian kendaraan sebagai pemenuhan persyaratan teknik dan layak jalan, ” Ungkapnya, Senin (30/01/17) di ruang kerjanya. Untuk kendaraan yang diuji memiliki […]

  • Kesadaran WP Dukung Pembiayaan Pembangunan

    • calendar_month Jum, 12 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Perlunya kesadaran wajib pajak (WP) untuk membayar pajak sangat dibutuhkan untuk mendukung pembiayaan pembangunan. Kabid Pendataan dan Penetapan Pajak Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Musi Rawas, Thomas menyampaikan pajak restoran sudah ditetapkan 10 persen baru tercapai sekitar Rp 860 juta dari target Rp 1,3 miliar tahun ini. Sedangkan […]

expand_less