Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Lembaga ACT Terjunkan Psikososial ke Lokasi Kebakaran Sungki Palembang

Lembaga ACT Terjunkan Psikososial ke Lokasi Kebakaran Sungki Palembang

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 14 Jul 2019
  • visibility 173

PALEMBANG – | Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Selatan menerjunkan pendamping psikososial ke lokasi kebakaran di Jalan Kemas Rindo Simpang Sungki Kecamatan Kertapati Kota Palembang yang menghanguskan 113 rumah.

Branch Manager ACT Sumsel, Ardiansyah di Palembang, Ahad mengatakan psikososial dihadirkan ke lokasi untuk menghibur puluhan anak-anak korban kebakaran agar kembali ceria dan bangkit dari bencana.

“Bencana kebakaran ini adalah yang terbesar setidaknya dalam dua tahun terakhir dengan tingkat kerusakan massif, hanya menyisakan puing-puing reruntuhan rumah dan sisa-sisa kenangan warga, tentu bisa dibayangkan seperti apa dampak psikologinya bagi anak-anak,,” ucap Ardiansyah.

Sebelumnya kebakaran hebat menghanguskan 113 unit rumah di empat RT sekaligus di Jalan Kemas Rindo Simpang Sungki akibat korselting listrik, Rabu (10/7).

Besarnya kebakaran menurut Ardiansyah berpotensi menyebabkan para korban depresi, cemas, perilaku agresif, bingung, putus asa, sedih, perasaan kehilangan yang dalam, takut, dan selalu ingin menyendiri.

ACT Sumsel, kata dia, menyadari dampak-dampak psikis tersebut, sehingga perlu program penyembuhan trauma khususnya kepada anak-anak.

“Beberapa hari pasca kebakaran kami langsung menggandeng komunitas Kampung Dongeng (Kado) Sumsel melakukan berbagai kegiatan pendampingan psikososial di sini,” ujarnya.

Sementara salah satu pendongeng Kado Sumsel, Kak Ninuk, menerangkan bahwa dongeng sebagai salah satu media penyembuh trauma memang dibutuhkan agar anak-anak kembali semangat dan ceria kembali.

“Tampak anak-anak korban kebakaran senang dan gembira sekali mendengarkan dongeng, insyaallah kami akan terus menghibur mereka,” kata Kak Inuk.

Selain menghadirkan psikososial, ACT Sumsel bersama tim gabungan TNI-Polri saat ini terus mengevakuasi sisa-sisa puing reruntuhan serta memulihkan wilayah terdampak kebakaran melalui pelayanan dapur umum dan layanan medis.

“ACT Sumsel akan terus bersama masyarakat penyintas kebakaran sampai benar-benar pulih,” tegas Ardiansyah.

Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan berupa barang, dapat langsung menghantarkan ke posko kemanusiaan ACT Sumsel di lokasi terdampak kebakaran.

Bantuan yang paling dibutuhkan saat ini seperti selimut, alas tidur, ember, peralatan mandi, diapers, jaket, obat-obatan, dan kebutuhan emergency lainnya.

Untuk bantuan berupa uang akan dikonversi dalam bentuk makanan siap saji yang dapat ditransfer melalui rekening BNI Syariah 66 0000 5505 dan Mandiri 127 000 781 6612 atas nama Yayasan Aksi Cepat Tanggap.

Setiap donatur diharapkan menambahkan nominal 700 pada tiga angka terakhir saat transfer sebagai tanda khusus donasi kebakaran Sungki Palembang. | sumber : antara

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musyawarah GOW Tingkatkan Peran Bangun Lubuklinggau

    • calendar_month Kam, 25 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Musyawarah Paripurna (Muspar) Gabungan Organisasi Wanita (GOW) tingkat Kota Lubuklinggau dilaksanakan di Gedung Pertemuan Diklat Kota Lubuklinggau, Kamis (25/10). Kegiatan yang bertema peningkatan kualitas perempuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat ini dihadiri seluruh perwakilan organisasi wanita. Wakil Ketua I TP PKK, Hj Sri Haryati Sulaiman menerangkan, peran wanita dalam pembangunan sesuai dengan tema yakni […]

  • Buku ‘Sadar Kaya’ : Millionaire Mindset

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Baca Tulisan Sebelumnya : Buku ‘Sadar Kaya’ : Otak Sama, Nasib Beda DULU kehidupan saya mengalami goncangan yang amat sangat, itu bukan pertama kali melainkan kedua kalinya saya terpuruk. Tapi yang kedua itu sangat dahsyat, seluruh harta saya hilang dan hutang saya juga bertumpuk. Ketika itu saya memiliki beragam bisnis tetapi dalam masa hampir bersamaan […]

  • Dalam Hal Fasilitas, Murtin Inginkan Desa-Desa di Mura Seperti Perkotaan

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Bakal Calon Bupati Musi Rawas, H Achmad Murtin menginginkan agar desa-desa yang ada di Kabupaten Musi Rawas dibangun sama seperti perkotaan, dengan kata lain segala sesuatu yang ada dikota dalam hal fasilitas maupun infrastruktur akan dibuat di desa juga, sehingga dengan ini dapat mengangkat harkat dan martabat orang desa supaya tidak tertinggal […]

  • Bupati H2G Hadiri Pameran Indonesia Internasional Smart City Expo dan Forum (IISMEX) 2019

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 237
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan ( H2G ) bersama seluruh kepala daerah se Indonesia menghadiri langsung pameran Indonesia Internasional Smart City Expo dan Forum (IISMEX) 2019 di Jakarta Convention Center. Pameran dibuka oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla serta dihadiri perwakilan negara asing, kementerian lembaga, pemerintah daerah dan pihak swasta sejumlah […]

  • Perlunya Sosialisasi UU Keterbukaan Informasi Publik

    • calendar_month Sel, 11 Des 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    KETUA Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menilai perlu adanya sosialisasi lebih jauh terkait Undang-undang (UU) Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Pasalnya sejak 10 tahun disahkan, masih banyak masyarakat yang belum mengerti bagaimana memperoleh hak untuk mengakses informasi publik.  “Seperti yang sudah diatur dalam UU Nomor 14 Tahun 2008, setiap lembaga […]

  • Komisi II Terima Masukan RUU PAD

    • calendar_month Rab, 3 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi II DPR RI menghimpun masukan dan aspirasi terkait dengan pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Pendapatan Asli Daerah (RUU PAD). Kali ini, masukan diserap dari sejumlah pakar ekonomi diantaranya Harsanto Nursadi, Robert Na Endi Jaweng dan Machfud Sidik. Terhadap paparan yang disampaikan ketiga narasumber itu, menjadi catatan Komisi II DPR RI dalam membahas RUU […]

expand_less