Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Peristiwa » Dandim 0406 Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Musi 2019

Dandim 0406 Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Musi 2019

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 28 Mei 2019
  • visibility 101

Dandim 0406/MLM Letkol Inf Aan Setiawan memimpin gelar pasukan Pasukan operasi Ketupat Musi 2019 di halaman Mapolres Musi Rawas, Selasa (29/05).

Tema apel gelar pasukkan kali ini “Melalui apel gelar pasukan operasi ketupat musi 2019, kita tingkatkan sinergi Polri dengan Instansi Terkait Dalam Rangka Memberikan Rasa Aman Dan Nyaman Pada Perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah”.

Aan Setiawan dalam kata sambutannya mengatakan Apel Gelar Pasukan ini diselenggarakan secara serentak mulai dari tingkat markas besar hingga ke Polres jajaran, ada 2 tujuan yang hendak dicapai dan pelaksanaan apel gelar pasukan ini.

Pertama, apel gelar pasukan diselenggarakan untuk mengecek kesiapan personel, peralatan, dan seluruh aspek operasi, termasuk sinergisitas, soliditas komponen penyelenggara.

Kedua, apel gelar pasukan diselenggarakan dengan maksud untuk menunjukkan kesiapan penyelenggaraan operasi kepada publik, sehingga akan menumbuhkan ketenangan, rasa aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Aan Setiawan juga menjelaskan keberhasilan operasi Ketupat 2018, untuk bisa dijadikan acuan di tahun 2019 ini. Mengacu pada pengalaman tahun sebelumnya, tahun pergerakan arus lalu lintas mudik yang paling dominan pada H-3, dan pergerakan arus balik pada H+3.

“Oleh karena itu, mulai tanggal 31 Mei sampai tanggal 1-2 Juni 2019 akan menjadi atensi oleh semua perangkat operasi ketupat yang bertugas, “Sambungnya.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro, SIK, pada saat diwawancari mengatakan bahwasanya Operasi ketupat ini secara serentak juga dilaksanakan Polri pada sejumlah daerah di Indonesia atau pada saat menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 2019 selama 13 hari.

AKBP Suhendro menambahkan, Polres telah menyiapkan tiga pos pengamanan, pos tersebut terletak di Jalan Lintas Sumatera Kecamatan Muara Kelingi, Jalan Lintas Sumatera Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas dan jalan lintas Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara.

“Sedangkan pos pelayanan ditempatkan dilokasi Objek Wisata Danau Aur, dan objek wisata danau gegas Kec. Sukakarya Kab. Musi Rawas, “ujarnya.

Turut hadir Bupati Musi Rawas diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Mura David Pulung, Kepala BNNK Mura, Dansubdenpom, jajaran TNI POLRI instansi terkait, serta para siswa dari organisasi Pramuka. FRY.

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Capaian dan Kinerja KPK di Tahun 2017

    • calendar_month Sab, 30 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 Desember 2017. Sebagai bentuk pertanggungjawaban publik dan transparansi atas kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi, pada kesempatan hari ini, kami sampaikan capaian dan kinerja KPK sepanjang tahun 2017. KPK sebagai salah satu lembaga penegak hukum, berusaha senantiasa menjaga kinerja dalam hal pencegahan, penindakan maupun kelembagaan. Sejak lembaga ini berdiri, Laporan Keuangan KPK selalu memiliki Opini […]

  • Peringatan Hari Lingkungan Hidup Dunia, Bupati Musi Rawas Tanam Pohon di Hutan Pelangi

    Peringatan Hari Lingkungan Hidup Dunia, Bupati Musi Rawas Tanam Pohon di Hutan Pelangi

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2024 “Our Land, Our Future, Generation Restoration”, Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud Tanam Pohon di Hutan Kota Pelangi Musi Rawas, Kamis (27/06/2024). Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tanggal 5 Juni setiap tahunnya. Acara ini sebagai bentuk kepedulian akan lingkungan hidup. Peringatan Hari Lingkungan […]

  • Syarat Pengajuan Izin Walet Terlalu Banyak, Dishut Diduga Belum Ada SOP

    • calendar_month Kam, 31 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Menanggapi banyaknya persyaratan dalam pengajuan berkas Izin Pengelolaan Burung Walet di Kabupaten Musi Rawas (Mura), Ketua Perkumpulan Pemantau Dana Negara Republik Indonesai (PDNRI), Ahmad Rudi saat dihubungi Jurnalindependen.com, Kamis (31/12/2015) mengatakan bahwa ia sangat menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura terhadap calon penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Seharusnya pihak Pemkab Mura mengapresiasi […]

  • Presiden: Pemerintah Terus Berkoordinasi dengan BI Stabilkan Rupiah

    • calendar_month Sel, 29 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo menyambut baik penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). ”Kita harapkan dengan kebijakan-kebijakan moneter yang telah diantispasi dan dilakukan oleh BI, saya kira (penguatan nilai tukar) sangat baik,” kata Presiden kepada jurnalis setelah menghadiri Penutupan Pengkajian Ramadan 1439 H Pimpinan Pusat Muhammadiyah tahun 2018 di Kampus Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. […]

  • Putusan MK Dinilai Hambat Investasi

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mencabut kewenangan Mendagri membatalkan peraturan daerah (perda) jelas menghambat investasi. “Saya sebagai Mendagri jujur tidak habis pikir dengan keputusan MK yang mencabut kewenangan Mendagri membatalkan perda-perda, yang jelas-jelas menghambat investasi,” ujar Tjahjo di Jakarta, Kamis. Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi membatalkan kewenangan Mendagri untuk membatalkan […]

  • Jika Lemahkan KPK, Jokowi akan Setop Pembahasan Revisi UU

    Jika Lemahkan KPK, Jokowi akan Setop Pembahasan Revisi UU

    • calendar_month Ming, 13 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pembahasan tentang revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah berlangsung di DPR. Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menyebut, Presiden Jokowi bisa saja menghentikan pembahasan tersebut dengan tidak mengeluarkan amanat presiden (Ampres) jika pada akhirnya ditemukan bahwa revisi justru melemahkan KPK. Sebab, Ampres berfungsi seperti ‘lampu hijau.’ Tanpa Ampres, mustahil bagi Dewan untuk melanjutkan […]

expand_less