Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Setiap Musim Tanam Pupuk di Mura Langka

Setiap Musim Tanam Pupuk di Mura Langka

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 6 Feb 2015
  • visibility 58

MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com — Setiap musim tanam tiba pupuk diwilayah Kabupaten Musi Rawas (Mura) selalu mengalami kelangkaan. Kekurangan pupuk bersubsidi tersebut dikeluhkan petani diwilayah Bumi Lan Serasan Sekentenan. Usut punya usut kelangkaan terjadi lantaran produsen pupuk PT Pusri menunggu Peraturan Bupati (Perbub) yang belum turun untuk menyalurkan pupuk tersebut.

Seorang petani Dedi, mengakui hampir setiap tahun setiap memasuki musim tanam pupuk selalu mengalami kelangkaan. “Benar setiap memasuki musim tanam seperti saat ini pupuk urea selalu langka,”jelasnya.

Dia mengatakan tidak mengetahui aturan penyaluran pupuk bersubsidi tersebut, apakah harus melalui perbub atau tidak, yang ia ketahui pupuk mengalami kelangkaan.

Nah kalau memang ada aturan, ada baiknya peraturan tersebut dibuat sebelum memasuki musim tanam. Supaya pupuk tidak mengalami kelangkaan dilapangan. Kalau seperti saat ini terus terang masa tanam menjadi terhambat lantaran pupuk tidak ada.

“Ada baiknya kalau aturan dikeluarkan sebelum memasuki musim tanam, supaya petani tidak bingung mencari pupuk,”pintanya.

Sementara itu Kasi Penerapan dan pengembangan teknologi tanaman pangan, Muslim, mengatakan saat ini pupuk bukannya langka dikalangan petani tetapi tetap disalurkan walaupun Perbubnya belum turun. Dikatakannya untuk pupuk ini biasanya diajukan anggota kelompok. Artinya begitu ada uang pupuk langsung dibeli. Namun demikian pengajuan pupuk tadi sesuai dengan laporan . RDKK, KCD

“Dinas tetap menyalurkan walaupun belum ada perbub,”jelasnya.

Walaupun belum ada perbub penyaluran pupuk tetap dilakukan menggunakan peraturan perbub sebelumnya.
“Mareka tetap menyalurkan menggunakan SK sebelumnya dan bulan sama. Tahun kemarin,”paparnya.

Masih menurutnya untuk Het berlaku jika petani membeli ke kios dengan membayar cas.  Namun bila minta diantar maka het tidak berlakukan. “Kalau sistem kredit atau lainnya maka HET tidak berlaku,”tegasnya. .

Terpisah Con eksutif pupuk Indonesia, Lubuklinggau-Mura, Hudaifi, sebenarnya sebagai produsen siap saja menyalurkan pupuk sesuai dengan keinginan petani. Tetapi untuk menyalurkan tentunya memerlukan peraturan. Nah peraturannya dalam hal ini Perbubnya belum turun.

“Kendalanya SK penetapan penyaluran pupuk bersubsidi belum turun dari Pemerintah Daerah,”jelasnya.

Sedangkan aturan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi sudah turun, tinggal dari Kabupaten yang belum.

“Perbub tersebut untuk jatah setiap kecamatan yang akan disalurkan. Kalau kita menyalurkan pupuk tanpa perbub, dasarnya nanti apa. Kalau pupuk digudang banyak,”tegasnya.

Hal senada dikatakan pimpin PT Pusri Linggau-Mura-Muratara, Nakuyama, bahwa belum disalurkannya pupuk bersubsidi lantaran belum ada perbubnya. “Memang benar perbubnya belum ada. Kalau perbubnya sudah ada sudah tentu akan disalurkan,”jelasnya.

Perlu diketahui untuk tahun 2014, pupuk bersubsidi yang disalurkan sekitar 8000 ribu ton. Nah untuk tahun ini belum diketahui, karena belum ada perbubnya. (One)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum

    KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum

    • calendar_month Sen, 31 Des 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta, 30 Desember 2018. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan delapan orang tersangka dalam kasus dugaan suap Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum. Penahanan dilakukan untuk kepentingan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi suap yang dilakukan oleh delapan orang tersebut. Delapan tersangka tersebut adalah BSU (Direktur Utama PT WKE), LSU (Direktur PT WKE), IIR (Direktur PT TSP), YUL (Direktur […]

  • PKK Mura Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja dan Pencegahan Pernikahan Dini

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Program kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan pernikahan dini merupakan program yang dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman, sikap dan perilaku positif remaja tentang kesehatan dan hak-hak reproduksi. Selain itu guna meningkatkan derajat kesehatan reproduksinya dan mencegah pernikahan dini untuk mempersiapkan kehidupan berkeluarga dalam mendukung upaya peningkatan kualitas generasi mendatang. Demikian disampaikan Bupati Musi […]

  • Warga Keluhkan Banyak Proyek Siluman

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Hampir semua warga bahkan beberapa ketua Rukun Tetangga ( RT ) Kelurahan Karya Bakti Kecamatan Lubuklinggau Timur ll Kota Lubuklinggau mengeluh akan keberadaan beberapa proyek pembangunan akses jalan yang ada sama sekali tidak di lengkapi papan merk dan bahkan pembangunan tersebut tanpa seizin pemerintah setempat( RT ). Warga setempat sangat mengeluh karena akan […]

  • Dukungan Pemprov Dalam Cegah Tangkal dan Antisipasi Dampak Covid-19

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel selalu berusaha untuk menjaga spirit masyarakat untuk menatap masa depan dengan baik ditengah merebaknya pandemik Covid-19 di Indonesia, terutama di Sumsel. “Artinya mereka juga kita ajak selalu berdoa agar tidak stres. Selain itu, kita juga telah mencoba dengan cara lainnya seperti […]

  • Jelang Lebaran, Ketersediaan Komoditas Pertanian Harus Diperhatikan

    • calendar_month Sen, 4 Jun 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI Darori Wonodipuro mengatakan, ketersediaan komoditas pertanian harus diantisipasi dan diperhatikan secara serius, agar tidak terjadi kelangkaan, yang berujung pada kenaikan harga di pasaran. Hal ini khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri, yang tak lama lagi tiba. “Ada beberapa daerah yang produk pertaniannya seperti bawang putih mengalami kenaikan harga. […]

  • Petahana Dituding Libatkan ASN pada Pilkada Palembang

    • calendar_month Jum, 27 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    JAKARTA – Aparatur Sipil Negara (ASN) diduga terlibat untuk menyukseskan Pasangan Calon Nomor Urut 1 Harnojoyo-Fitrianti Agustinda sebagai pasangan petahana dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palembang. Hal ini menjadi alasan Pasangan Calon Nomor Urut 2 Sarimuda-Abdul Rozak mengajukan permohonan Penyelesaian Hasil Pemilihan (PHP) Kota Palembang ke Mahkamah Konstitusi (MK). Ridwan Syaidi Tarigan selaku kuasa […]

expand_less