Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Politik » Argumentasi KPK Atas Kasus Century Dinilai Lemah

Argumentasi KPK Atas Kasus Century Dinilai Lemah

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 11 Apr 2018
  • visibility 22

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil menilai, argumentasi dan pembelaan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus Bank Century masih terlalu lemah, sehingga kasusnya sangat lama terselesaikan.

“Cara mereka melihat hukum itu lemah, hal itu ditunjukan dengan KPK itu hanya mengandalkan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Cara mereka berpikir, bertindak, dan cara mereka melihat itu menunjukan bahwa mereka itu lemah. Saya pikir KPK harus menindaklanjuti itu. Ini harapan masyarakat tentunya, karena kasus Century itu besar,” kata Nasir di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/4/2018).

Politisi PKS itu berpendapat, kasus Bank Century melibatkan banyak orang dan beberapa orang sudah kena korban. Salah satunya adalah Budi Mulya. Sehingga tentunya kasus ini merupakan kasus yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat untuk cepat terselesaikan.

“Yang jelas kasus Bank Century itu besar, konon melibatkan banyak orang. Karena itu kan mereka juga mungkin mengatakan tidak mau sendiri dong, mungkin keluarga Budi Mulya mengingkan agar kasus ini diusut secara tuntas dan adil sehingga tidak hanya memakan korban satu sampai dua orang,” imbuh Nasir.

Untuk itu, politisi dapil Naggroe Aceh Darussalam ini meminta KPK harus memiliki asas transparansi, dan KPK itu harus terbuka dalam kasus ini. “KPK harus terbuka dalam kasus ini dan Pengadian Negeri Jakarta Selatan sudah memerintahkan kepada KPK. Dan pertanyaannya adalah, apakah KPK memiliki langkah hukum selanjutnya untuk menindaklanjuti kasus ini,” imbuhnya. (tn/sf–DPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BK DPR Sarankan DPRD Kota Lubuk Linggau Melihat UU Pemda

    • calendar_month Rab, 23 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kepala Badan Keahlian DPR RI Johnson Rajagukguk menyarankan  kepada Anggota DPRD Kota Lubuk Linggau untuk melihat pengaturan tentang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah di UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Hal tersebut disampaikan  Johnson usai menerima Anggota DPRD Kota Lubuk Linggau Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka konsultasi mengenai UU Nomor 17 Tahun […]

  • 14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

    14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta – Hari yang sama 14 tahun lalu, Munir Said Thalib meninggal di dalam pesawat yang mengantarnya ke Amsterdam, Belanda. Munir diracun di udara. Pollycarpus Budihari Priyanto, seorang pilot senior Garuda Indonesia saat itu, ditangkap dan diadili. Dia divonis 14 tahun penjara, tetapi majelis hakim yang mengadilinya yakin ada dalang di balik pembunuhan Munir. Siapa? […]

  • Program Gema Sang Pilar Dinilai Tidak Jelas

    • calendar_month Rab, 31 Mei 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Pencanangan Program Gerakan  bersama  pemasangan Pilar  batas  Desa (Gema  Sang Pilar) tahun 2016 lalu bakal menjadi isapan jempol belaka bila tidak ditindak lanjut. Post Views: 634

  • Safari Jumat, Bupati H2G Sambangi Masyarakat Megang Sakti V

    • calendar_month Jum, 21 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS-| Dalam agenda safari jumat, Bupati Musi Rawas H. Hendra Gunawan (H2G) menyambangi jamaah masjid Baiturrohman Dusun III Megang Sakti V. Jumat (21/6). Bupati H2G tiba di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB, Bupati didampingi oleh Camat Megang Sakti dan sejumlah staff di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Musi Rawas. Pada kunjungan orang nomor […]

  • Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

    Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle investigasi
    • visibility 441
    • 0Komentar

    TEL AVIV — Yocheved Lifshitz, one of the first Israeli hostages released by Hamas, took the world by surprise in late October when she shook the hand of one of her captors and uttered a single word: “Shalom” — a Hebrew salutation meaning “peace.” Now, in an exclusive interview, Lifshitz said she believes peace can […]

  • Pelemahan Nilai Rupiah Sangat Mengkhawatirkan

    • calendar_month Sel, 4 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono menilai, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang mendekati angka Rp15.000, sudah sangat memprihatinkan. Hal ini berdampak pada impor Indonesia. Pasalnya banyak komoditas pangan didatangkan dari luar negeri, mulai dari kedelai, jagung, gula, hingga susu. “Jadi kalau pemerintah mengatakan kondisi ini tidak […]

expand_less