Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » TNI yang Ditembak Polisi Sedang Kejar Pencuri

TNI yang Ditembak Polisi Sedang Kejar Pencuri

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 16 Nov 2015
  • visibility 88

JAKARTA — Panglima Tentara Nasional Indonesia, Jenderal Gatot Nurmantyo menyampaikan keterangan bahwa benar pada tanggal 13 November 2015 telah terjadi aksi penembakan terhadap Prajurit TNI. Dua anggota Detasemen Intelijen Kodam III Siliwangi ditembak anggota Buser Polres Muara Enim di wilayah Lubuk Linggau, Sumsel.

Kedua prajurit TNI yang ditembak adalah Kapten (CHB) Edi yang terkena tembakan di bagian perut kanan dan Serda Denden terkena tembak di bagian paha.
 
Dalam peristiwa tersebut, menurut Gatot, kesemua prajurit TNI yang berada dalam satu tim sebanyak delapan orang sedang melaksanakan tugas satuan dengan di lengkapi surat perintah dibawah pimpinan Kapten Edi. Tugas yang sedang mereka jalankan adalah melakukan pengejaran terhadap pelaku pencurian mobil milik Puskopad Kodam III Siliwangi yang dicuri dan dijual kepada komplotan penadah mobil curian di wilayah Lampung.
 
“Sebelummnya, Satuan Den Intel Kodam III Siliwangi telah  melakukan langkah-langkah, antaralain membuat laporan kepolisian tentang hilangnya kendaraan tersebut ke Polrestabes Bandung,” kata pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah tersebut, pada siaran pers, Ahad (15/11).
 
Gatot melanjutkan, prajurit TNI yang bertugas juga telah melakukan koordinasi awal dengan unit Intel Kodim Lubuk Linggau, untuk melakukan penjajakan terhadap lokasi keberadaan mobil curian. “Mereka membantu mencari dan melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian mobil atas nama Saudara Yudas di Jalan Otista  Kecamatan Leles, Kabupaten Garut,” tambah pria 55 tahun tersebut.
 
Gatot melanjutkan, dalam pelaksanaan tugasnya, Den Intel Kodam III Siliwangi telah berhasil menangkap tiga orang pelaku sindikat pencurian dan penadahan mobil. Ketiganya adalah Herman di daerah Lampung, Edi di Muara Enin, dan Triono (pecatan anggota Polri) di Prabumulih.

Selanjutnya, dalam pengembangan untuk menangkap pelaku Deni, anggota Den Intel melakukan pengendapan sasaran di wilayah Lubuk Linggau. Di sanalah mereka didatangi lima unit mobil Buser Muara Enim yang langsung mengepung dan menyergap.
 
“Saat itulah terjadi aksi penembakan oleh anggota Buser terhadap tim TNI dalam posisi tiarap yang mengakibatkan dua anggota TNI luka tembak,” kata Gatot.

Atas peristiwa tersebut Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal Gatot Nurmantyo menyerukan seluruh Prajurit TNI agar tidak terpengaruh isu penembakan oleh Polisi di Sumatera Selatan. Gatot khawatir isu yang berkembang akan menimbulkan provokasi yang berujung memperkeruh suasana.
 
Pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah itu pun mengintruksikan jajarannya untuk tetap memegang teguh dan mematuhi instruksi Komandan Satuan masing-masing. Perintah tersebut diharapkan bisa tetap memelihara dan meningkatkan kerja sama yang telah terjalin dengan baik bersama anggota Polri.
 
“Serahkan penyelesaian persoalan ini kepada Panglima TNI dan Kapolri, yakinlah bahwa pimpinan kalian akan menyelesaikan secara profesional, adil dan menjunjung tinggi hukum,” kata Gatot. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uji UU ASN Tertunda Karena Keterangan Ahli Terlambat

    • calendar_month Rab, 16 Jan 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    MAHKAMAH Konstitusi (MK) menggelar sidang lanjutan uji Pasal 87 ayat (2) dan Pasal 87 ayat (4) huruf B dan D Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN), pada Rabu (16/1/2019). Awalnya agenda sidang perkara Nomor 87, 88 , dan 91/PUU-XVI/2019 adalah mendengar keterangan ahli Pemohon. Akan tetapi, agenda tersebut ditunda karenaAhli […]

  • Fahri Hamzah : Apa Hanya Malaikat yang Bisa Jadi Pengusaha dan Pejabat?

    • calendar_month Sab, 3 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    SAYA baca konferensi pers, mendengarkan (pihak TK) ternyata penyidik KPK belum dapat menemukan siapakah figur “Antok” atau “Anton” yang menerima uang dari Sekda dan mengantarkan uang ke TK, Sekda lupa dan TK gak kenal… (karena penyerahan di hotel tanpa CCTV). Tapi TK ditahan. Ada banyak orang seperti TK, disebut namanya di ruang sidang, tapi ada […]

  • Sidang PKI di Belanda, JK : Tak Usah Ditanggapi

    • calendar_month Rab, 11 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    JAKARTA — Para aktivis HAM menginisiasi diselenggarakannya pengadilan internasional rakyat terkait tragedi 1965. Namun, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan pemerintah tidak akan menindaklanjuti hasil pengadilan rakyat yang digelar di Den Haag, Belanda tersebut. “Itukan persidangan bukan pengadilan benaran. Kalau pengadilan benaran bisa bertahun-tahun. Itu hanya pengadilan, apalah, semu, mungkin latihan-latihan lah. Tak usah kita tanggapin,” […]

  • Paslon Bupati Musirawas 2015 Pilih No Urut di KPU

    • calendar_month Sel, 25 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS — Setelah penetapan pasangan Kandidat Bupati Musirawas, hari ini Selasa 25 Agustus 2015 KPU Musi Rawas menetapkan nomor urut Calon dan pasangan Calon Bupati Musirawas.yang nantinya ikut dalam  kegiatan Pilkada Musirawas 2015 . Siang ini Kantor KPU Musirawas di Muara Beliti menetapkan nomor urut Calon dan pasangan calon Bupati untuk perhelatan pemilihan Bupati dan […]

  • Raperda APBD 2019 Musi Rawas Disahkan

    Raperda APBD 2019 Musi Rawas Disahkan

    • calendar_month Jum, 30 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan bersama Ketua DPRD Mura, Yudi Pratama, SH beserta wakil ketua menandatangani persetujuan bersama DPRD dan Kepala Daerah terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2019 menjadi Peraturan Daerah yang disaksikan oleh seluruh anggota DPRD Mura dan Pejabat Pemkab Mura yang hadir. Penandatanganan […]

  • Kabid Bina Marga Lubuklinggau Tantang Duel Wartawan

    • calendar_month Kam, 22 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Lubuklinggau – Sikap tidak bersahabat dan arogansi ditunjukan oleh seorang di Pemda Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, saat ditemui wartawan yang ingin melakukan konfirmasi berita dengan sang Kabid. Sang Kabid bukannya menerima dengan terbuka tapi malahan menantang untuk berkelahi. Ini dialami oleh wartawan Pilarbangsanews.com untuk wilayah Sumsel, Sahlin saat menemui Kabid Pekerjaan Umum Bina Marga kota […]

expand_less