Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Sidang PKI di Belanda, JK : Tak Usah Ditanggapi

Sidang PKI di Belanda, JK : Tak Usah Ditanggapi

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 11 Nov 2015
  • visibility 143

JAKARTA — Para aktivis HAM menginisiasi diselenggarakannya pengadilan internasional rakyat terkait tragedi 1965. Namun, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan pemerintah tidak akan menindaklanjuti hasil pengadilan rakyat yang digelar di Den Haag, Belanda tersebut.

“Itukan persidangan bukan pengadilan benaran. Kalau pengadilan benaran bisa bertahun-tahun. Itu hanya pengadilan, apalah, semu, mungkin latihan-latihan lah. Tak usah kita tanggapin,” kata JK di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (11/11).

Lebih lanjut, JK justru menyindir Belanda yang juga pernah melakukan pelanggaran HAM terhadap warga Indonesia pada zaman penjajahan. Sebab, korban meninggal pada masa penjajahan Belanda terhitung jauh lebih banyak.

Tak hanya itu, pelanggaran HAM juga dilakukan negara lainnya seperti Amerika yang melancarkan perang di Irak.

“Berapa yang dibunuh Amerika di Irak, berapa yang dibunuh Eropa itu di Vietnam, berapa di bunuh negara barat itu di Afghanistan. Boleh, kalau (negara) Barat mau begitu, kita juga adili di sini,” kata JK.

Pengadilan rakyat juga diikuti oleh sejumlah saksi yang merupakan korban dari tragedi tersebut. JK pun mempersilahkan para saksi yang merupakan warga Indonesia untuk memberikan kesaksiannya. 

“Ya silahkan saja. Indonesia juga bisa sejuta orang bersaksi bagaimana Belanda di sini jaman dulu,” kata dia. Pemerintah, kata JK, lebih mengutamakan aturan hukum yang berlaku di Indonesia.

Seperti diketahui, pengadilan rakyat terkait tragedi 1965 digelar untuk mengungkap peristiwa pembantaian terhadap jutaan orang yang diduga terlibat PKI. Pengadilan rakyat ini digelar pada 10-13 November 2015 di Den Haag, Belanda. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Hari Hak Untuk Tahu Implementasi UU KIP

    • calendar_month Jum, 28 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Pontianak – Peringatan Hari Hak Untuk Tahu se-dunia merupakan bagian dari implementasi undang undang keterbukaan informasi publik no.14 tahun 2018. Begitu yang diungkapkan Staf Ahli Gubernur Kalbar bidang Sumber Daya Masyarakat, Syawal Bondoreso, mewakili Gubernur Kalbar saat membuka acara Hari Hak untuk Tahu (Right To Know Day) Internasional 2018 di Gedung Annex, Auditorium Universitas Tanjungpura Pontianak […]

  • Wako Lubuklinggau Minta 12 Program Unggulan Berjalan Sesuai Harapan

    • calendar_month Rab, 30 Des 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe minta 12 program unggulan yang menjadi skala prioritas Pemkot Lubuklinggau dapat berjalan sesuai harapan, sehingga masyarakat benar-benar merasakan dampaknya Ke-12 program tersebut antara lain, Pemberdayaan Tempat Ibadah, Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan, Pencegahan Korupsi, Tunjangan Daerah Berbasis Kinerja, Layanan Kesehatan, Pendidikan Gratis 100 persen, Beasiswa S1, S2, […]

  • Pemutakhiran Data Surveilans Gizi Dukung Penanggulangan Stunting

    • calendar_month Sab, 13 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    PALEMBANG -| Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nurainymenghimbau kepada para peserta Pertemuan Orientasi Pemutakhiran Data Surveilans Gizi Provinsi Sumatera Selatan angkatan III untuk memperhatikan kasus stunting. Sebagaimana diketahui stunting merupakan suatu keadaan dimana panjang/tinggi badan balita dibandingkan umur nya kurang dari minus dua standar deviasi (pendek) dan kurang dari minus tiga standar deviasi (sangat […]

  • WaliKota Lubuklinggau Berpeluang Besar Menang Pilkada

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Wali Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan SN Prana Putra Sohe berpeluang besar memenangkan pemilihan kepala daerah untuk yang kedua kali berdasarkan hasil survei Lembaga Kajian Publik Independen. Post Views: 536

  • Sekarang ASN Mura Dipermudah Urus Kenaikan Pangkat

    • calendar_month Jum, 23 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 182
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS- Badan Ketrampilan Pegawai dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Musi Rawas mempermudah Aparatur Sipil Daerah (ASN) mengurus SK kenaikan pangkat. Pelayanan prima itu diberikan sebagai bentuk kepedulian BKPSDM terhadap ASN yang bertugas di pemerintahan Kabupaten Musi Rawas. Bahkan setelah SK kenaikan pangkat itu selesai, kepala BKPSDM H Rudi Irawan turun langsung ke kecamatan untuk menyerahkannya […]

  • Harga Emas Hari ini, Antam & UBS ‘Turun’, 25 September 2021

    • calendar_month Sab, 25 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 203
    • 0Komentar

    HARGA Emas Batangan 24 Karat hari ini, Sabtu (25/09/2021), di Pegadaian, cetakan Antam maupun UBS ‘Turun’. Data dari laman resmi pegadaian, emas cetakan UBS ukuran terkecil 0,5 gram dijual Rp486.000,- turun Rp2.000,- dari harga kemarin dan ukuran 1 gram dijual Rp912.000,- juga turun Rp3.000,- dari harga kemarin. Untuk emas Antam ukuran terkecil 0,5 gram  dan […]

expand_less