Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Lahan Kritis Indonesia Capai 24 Juta Hektare

Lahan Kritis Indonesia Capai 24 Juta Hektare

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 12 Nov 2015
  • visibility 142

MAGELANG — Lahan krtis di Indonesia mencapai sekitar 24 juta hektare. Direktur Jendral (Dirjen) Pengendalian Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hilman Nugroho menyebut, butuh 48 tahun untuk penghijauan.

“APBN hanya mampu untuk menanam 500 ribu hektare per tahun. Butuh waktu 48 tahun untuk kembali menghijaukan lahan kritis di Indonesia,” ucapnya di Magelang, Jateng, Kamis (12/11).

Kondisi tersebut, kata dia, sangat membutuhkan kesadaran masyarakat. Dia menyebut, gerakan penanaman pohon dari usia SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi hingga usia matang untuk menikah ini menjadi sebuah terobosan untuk kembali menghijaukan lahan kritis.

Beberapa cara yang perlu dlakukan, antara lain setiap anak SD menanam lima pohon, begitu juga dengan SMP, hingga seterusnya. Termasuk, warga Indonesia yang akan menikah juga diwajibkan untuk menanam lima pohon. Calon pengantin akan mendapatkan surat nikah dari Kementerian Agama jika sudah menanam lima pohon.

“Kesepakatan tersebut sudah ditandatangani oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kementerian Agama pada 15 Juli lalu,” tuturnya.

Ia menjelaskan tidak ada sanksi atau konsekuensi jika seseorang enggan untuk melakukan penanaman. Hanya, untuk calon pengantin akan segera mendapatkan surat nikah yang diterbitkan oleh kantor Kementrrian Agama jika ikut melakukan penanaman.

“Caranya, calon pengantin ini nantinya harus memotret penanaman pohon ini. Untuk rakyat kami menyiapkan sekitar 1 hingga 1,5 juta bibit pohon. Kami berharap 70 persen tanaman yang ditanam adalah kayu keras, 30 persen buah-buahan,” tegasnya. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Lebaran, Gas Elpiji 3 Kg Jangan Sampai Langka

    • calendar_month Kam, 31 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Andi Yuliani Paris menghimbau kepada pemerintah untuk memperhatikan kesediaan gas elpiji 3 kilogram (kg) menjelang lebaran agar tidak terjadi kelangkaan seperti di tahun-tahun sebelumnya. Ia mengatakan menghilangnya gas elpiji bersubsidi di masyarakat, kerap menjadi kontroversial. Pasalnya,  di tingkat penyalur pertama yaitu Pertamina melalui Stasiun Pengangkutan dan Pengisian Bulk Elpiji […]

  • Inilah Saiful Zuhri, Bacaleg PAN Lubuklinggau Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

    Inilah Saiful Zuhri, Bacaleg PAN Lubuklinggau Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Sosok pengusaha muda berbasis perbengkelan dan usaha angkutan, Saiful Zuhri mulai merambah terjun ke dunia politik, Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. Saiful Zuhri, yang kesehariannya sering disapa Iful Bengkel adalah sosok tokoh pemuda Kota Lubuklinggau yang terbilang sukses dalam menggeluti dunia usaha, baik usaha bengkel motor maupun usaha angkutan batubara. Melalui Partai Amanat Nasional […]

  • Bank Mandiri Bina Pelaku Ekonomi Kreatif di Lubuklinggau

    • calendar_month Rab, 24 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Bentuk pembinaan PT. Bank Mandiri kepada pelaku bisnis selama ini dilakukan dalam bentuk ekonomi kreatif. Sesuai dengan misi pemerintah memberdayakan pelaku bisnis dengan memberikan tanggung jawab BUMN membina per Kabupaten/Kota di Indonesia dalam wadah Rumah Kreatif BUMN (RKB). Branch Manager PT Bank Mandiri cabang Watervang Lubuklinggau, Ali B Rahidin menyampaikan pihaknya telah […]

  • Kabag Keuangan : Anggaran Publikasi Dihapus, Dialihkan ke Bagian Lain

    Kabag Keuangan : Anggaran Publikasi Dihapus, Dialihkan ke Bagian Lain

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 197
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Anggaran publikasi media di Bagian Humas Setda Kabupaten Musi Rawas beberapa waktu lalu dibekukan tanpa alasan jelas dari Bupati Musi Rawas, Ridwan Mukti. Berdasarkan informasi wartawan, sore tadi, Rabu (08/07/2015) yang sempat konfirmasi Kabag Keuangan, Ahmad Rifa’i menyampaikan bahwa dalam pembahasan anggaran sekarang, dana publikasi senilai lebih kurang 2,5 miliar bukan hanya […]

  • Pemerintah Diminta Sosialisasi Keberlanjutan Pelayanan bagi Peserta JKN

    • calendar_month Kam, 10 Jan 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    PERSOALAN pemutusan kontrak kerja sama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dengan sejumlah rumah sakit pada awal tahun ini menjadi sorotan Komisi IX DPR RI. Apalagi, dalih yang dipakai pemerintah atas pemutusan kerja sama tersebut adalah tidak terpenuhinya syarat akreditasi sebagai salah satu ketentuan kerja sama RS dengan BPJS Kesehatan. Terkait hal itu, Komisi IX […]

  • Belanja Pemeliharaan Randis 3 SKPD Pemkab Musi Rawas Lebih Bayar Rp59 Juta

    Belanja Pemeliharaan Randis 3 SKPD Pemkab Musi Rawas Lebih Bayar Rp59 Juta

    • calendar_month Ming, 11 Feb 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Pemkab Musi Rawas pada Tahun 2022 menganggarkan Belanja Pemeliharaan Alat Angkutan-Alat Angkutan Darat Bermotor-Kendaraan Dinas Bermotor Perorangan sebesar Rp1.848.968.400,00 dengan realisasi sebesar Rp1.610.394.914,00 atau 87,10% dari anggaran. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas bukti pertanggungjawaban belanja, konfirmasi dengan penyedia, dan konfirmasi kepada PPTK dan Bendahara Pengeluaran SKPD menunjukkan bahwa […]

expand_less