Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Proyek Bedah Rumah, Karyasid : Naikanlah ke Tipikor & Kejati, Kami Tidak Takut

Proyek Bedah Rumah, Karyasid : Naikanlah ke Tipikor & Kejati, Kami Tidak Takut

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 15 Mei 2017
  • visibility 142

MUSI RAWAS – Naikkanlah ke Tim Tipikor dan Kejaksaan Tinggi (Kejati), kami tidak takut, terkait proyek bedah rumah Tahun Anggaran (TA) 2016. Demikian dikatakan Subar Ketua LSM Peduli Pembangunan Nasional Indonesia (PPNI) menirukan ucapan Karyasid Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Senin (15/05/2017).

Ditambahkan Subar, menirukan ucapan Abu Hanifah selaku Kabid Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Musi Rawas kami hanya menyiapkan lokasi, itu adalah proyek dari tingkat satu, yang bertanggungjawab disitu adalah konsultan, namun konsulatan darimana yang diucapkannya.

Ada beberapa keterangan dari masyarakat kami mendapatkan bantuan bedah rumah tersebut, hanya membuat kami pusing kepala, karena dana 15 juta Rupiah itu tidak diberikan pada kami yang berhak mendapatkan bantuan, hanya berupa material, akhirnya kami gotong royong keluarga untuk menyelesaikan rehab rumah kami,”ujar Subar masih menirukan ucapan masyarakat.

Kami mendapatkan kwitansi kosong, tidak ada harga satuan dari toko barang,”papar Subar menirukan ucapan warga.

Dalam realis LSM PPNI, adanya dugaan penyimpangan proyek rumah tidak layak huni pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman dengan sumber dana APBN 2016.

Masih menurut realisnya, berdasarkan informasi masyarakat yang mendapat bantuan dana rumah tidak layak huni dibeberapa desa, yakni Desa G2 Mataram dengan jumlah 39 rumah, Desa M berjumlah 35 Rumah, Desa Y 46 Rumah, Desa E Wonokerto 35 rumah.

Dengan rincian, semen 25 sak, batu bata 5.000, kayu ukuran 5x10x4 sebanyak 10 batang, kayu racuk, seng 2 kodi ukuran 9 kaki, besi ukuran 10 m sebanyak 10 batang, paku 10 Kilogram, pasir 2 mobil L300 dan koral 1 mobil L300, uang satu juta rupiah, apabila tidak cukup dananya, maka masyarakat menutupi sendiri.

Sedangkan, bantuan rumah tidak layak huni untuk satu KK dana anggarannya Rp 15.000.000,- dikali 145 rumah dengan jumlah Rp 2.175.000.000,- terdapat sisa bantuan tidak layak huni sebesar Rp 1.006.735.000,- Pemberian dana bantuan tidak layak huni di Kecamatan Tugumulyo berjumlah 145 KK/rumah.

Tahun 2016 jumlah keselurahan dana lebih kurang sebesar Rp 6.000.000.000,- terbagi di beberapa kecamatan, bantuan untuk seluruh Kabupaten Musi Rawas sebanyak 300 rumah/KK dikali Rp 15.000.000,-

Dana yang terealisasi Rp 3.193.520.000,- dan sisa lebih kisaran kurang lebih Rp 2.800.688.000,- Sampai berita ini ditayangkan, pihak instansi terkait belum dapat dikonfirmasi. 

Sumber : SergapBuserPos.com

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potensi Bendungan Watervang Dapat Sejahterakan Masyarakat

    • calendar_month Kam, 24 Jan 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    KETUA Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo mengakui, Bendungan Watervang di Kota Lubuk Linggau kaya akan potensi serta dapat mensejahterakan masyarakat. Ia melihat, potensi tersebut meliputi sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata. Apabila bendungan ini dikelola dengan sistem dan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, akan dapat menghasilkan devisa tambahan yang sangat menguntungkan […]

  • Awasi PNS Terlibat Pilkada, Pemerintah Bentuk Satgas Netralitas ASN

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    JAKARTA — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Yuddy Chrisnandi telah mengeluarkan Surat MenpanRB nomor B/2355/M.PANRB/07/2015 tentang Netralitas ASN dan Larangan Penggunaan Aset Pemerintah dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak. Oleh karena itu, pemerintah pun membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang akan mengawal netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). “Dalam jangka waktu dekat ini bisa terlaksana […]

  • Dana Desa Berpeluang Sejahterakan Masyarakat

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 104
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dana desa dapat menjadi peluang untuk menyejahterakan masyarakat. Dengan melibatkan masyarakat, dan anggaran dari pemerintah untuk menguatkan energi di Indonesia. Mengingat, puluhan tahun lagi dunia akan kehabisan energi, dan akan muncul krisis energi, air, dan pangan. Post Views: 409

  • Politik Identitas Menguat Karena Negara Abai Terhadap Keadilan Sosial

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    JAKARTA – Di penghujung tahun 2017, Plt. Ketua DPR RI Fadli Zon memberikan refleksi atas kehidupan politik dalam satu tahun terakhir. Menurutnya, ada beberapa kata kunci yang telah meramaikan jagat politik Indonesia sepanjang 2017, yaitu hoax, SARA, toleransi, politik identitas, dan UU Ormas. Semuanya bukanlah isu yang menyenangkan. “Wajah dunia politik kita sepanjang tahun 2017 […]

  • Inilah 14 Pejabat Mura yang Dilantik pada 23 Mei 2018

    • calendar_month Rab, 23 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS –  14 Pejabat yang dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 388/KPTS/BKPSdm/2018 diantaranya : Sutarmin, sebagai Camat Sumberharta, Herman menjabat Kabag Umum, Dicky Zulkarnain sebagai Kabag Humas, Komarudin menjabat Kabag Perlengkapan, H Ahmad Novandi, Kabag Keuangan Setda Mura. Selanjutnya Hj Nurhasanah Yusoef, Sekretaris Dinas Perindag, Decky Zulkarnain sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Hj Karmila, Sekretaris […]

  • Bupati Mura Hadiri Workshop Pelayanan Publik, Tekad Pertahankan Peringkat Pertama

    • calendar_month Sel, 2 Agu 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud menghadiri Pembukaan Workshop Pendampingan Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik  Tahun 2022 Se-Sumatera Selatan di Hotel Novotel Palembang, Selasa (02/08/2022). Turut menyertai Bupati Ratna Machmud, Kepala Dinas Kominfo Musi Rawas, kepala Dinas Sosial, Kepala Perizinan, dan kabag organisasi Setda Kabupaten Musi Rawas. Anggota Ombudsman RI Johanes Widijiantoro mengucapkan […]

expand_less