Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » BKKBN Turunkan Pertumbuhan dari 1,49 ke 1,25 Proporsi Generasi Muda

BKKBN Turunkan Pertumbuhan dari 1,49 ke 1,25 Proporsi Generasi Muda

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 25 Mar 2021
  • visibility 125

LUBUKLINGGAU – | Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo mengatakan pertumbuhan penduduk sebelumnya 1,49 turun menjadi 1,25 diikuti besarnya proporsi generasi muda.

“Kinerja BKKBN terus membaik. Secara kuantitas laju pertumbuhan penduduk sudah bagus, tapi kualitasnya harus berjuang keras.

Bonus demografi kita yang sangat baik adalah sebagai bentuk kesejahteraan untuk masyarakat,” kata Hasto Wardoyo saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Bangga Kencana Provinsi Sumsel Tahun 2021 di Gedung Kesenian, Kota Lubuklinggau. Kamis (25/03/2021).

Sementara, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, Nopian Andusti menyebutkan pelaksanaan Rakerda ini bukti kemantapan terhadap pembangunan keluarga berencana di Sumsel.

“Pelaksanaan program keluarga berencana cukup berdampak terhadap Covid -19. Kenaikan angka kelahiran diawal masa pandemi, menjadi dampak yang cukup signifikan.

BKKBN bekerjasama dengan Pemda terus melaksanakan kegiatan inovasi untuk merespon hal tersebut. Diantaranya melakukan strategi pelayanan kontrasepsi jamu melalui program janji temu,” paparnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kekhawatiran ledakan jumlah kehamilan dapat dikontrol secara optimal. “Dengan demikian dampak terhadap kesejahteraan keluarga di Sumsel tentu akan lebih baik,” sebutnya.

Kemudian, Gubernur Sumsel, H Herman Deru yang diwakili Staf Ahli Supriyono menyampaikan bahwa program Bangga Kencana adalah mendukung kualitas kehidupan baik laki-laki maupun perempuan.

“Hal yang harus kita tindaklanjuti bersama adalah menurunkan angka stunting. Kami berharap, se-Sumsel mampu bersama berkolaborasi untuk mendukung percepatan penurunan stunting.

Dihimbau juga kepada seluruh kepala daerah agar menjadikan Bangga Kencana sebagai program prioritas, serta kepada seluruh kepala dinas untuk komitmen solidaritas melakukan upaya optimal program Bangga Kecana sampai kepada keluarga,” jelasnya.

Sedangkan Wakil Walikota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar sempat menyampaikan terima kasih atas kunjungan kepala BKKBN RI di Kota Lubuklinggau.

“Sebagai tuan rumah, kami meminta maaf apabila ada hal dari panitia yang belum sempurna. Semoga Rakerda dapat berjalan dengan baik sehingga menghasilkan program terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Hadir juga dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Musi Raws, Hj Suwarti, Sekda Musi Rawas Utara, Alwi Roham serta jajaran Kepala OPD dan FKPD Kota Lubuklinggau.

Peserta Rakerda berasal dari kabupaten/kota se-Sumsel yakni Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana (DPPKB).

Selain Rakerda, juga pemberian beberapa penghargaan yang diserahkan langsung oleh Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo kepada Pemda/Pemkot se-Sumsel. | *

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabupaten OKU Raih Nilai Adipura Tertinggi di Sumsel

    • calendar_month Sel, 20 Feb 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Baturaja – Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan pada tahun ini meraih nilai tertinggi dalam penilaian tahap pertama Piala Adipura dibandingkan 11 kabupaten dan kota lainnya yang ada di Provinsi Sumsel. “Pada penilaian tahap pertama (P1) ? Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU)? mendapatkan nilai tertinggi yaitu 76,14 kategori kota kecil,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) OKU, Slamet […]

  • Refleksi Hari Pahlawan, GMNI Lubuklinggau/Mura Keluarkan Maklumat

    • calendar_month Sel, 10 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Refleksi hari Pahlawan 10 Nopember mengingat bangsa Indonesia telah terlepas dari belenggu para penjajah, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kota Lubuklinggau/Musi Rawas menyampaikan aspirasi ke DPRD Kabupaten Musi Rawas, Selasa (10/11/2015) Dengan semangat perjuangan GMNI dengan ketua Febri Habibi Asril mengeluarkan maklumat : 1. Mendesak pengadilan lubuklinggau untuk menjunjung tinggi keadilan […]

  • PLN Bisanya Nagih, Padahal Sering Mati Lampu

    PLN Bisanya Nagih, Padahal Sering Mati Lampu

    • calendar_month Sab, 13 Des 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Sejumlah pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Kota Lubuklinggau terutama di Kelurahan Keputraan Kecamatan Lubuklinggau Barat, mengeluhkan kinerja BUMN yang tidak konsisten dengan memberikan pelayanan. Bahkan, dalam sehari bisa tiga kali listrik padam yang mengakibatkan sejumlah perangkat elektronik rusak. “Benahi dulu pelayanan baru menagih, ini sebentar saja ada hujan langsung mati, dianggapnya […]

  • Majelis hakim Tolak Keberatan 5 Komisioner KPU Palembang

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Majelis hakim Pengadilan Negeri Klas 1A Palembang menolak keberatan lima terdakwa komisioner KPU Palembang kasus tindak pidana pemilu pada persidangan perdana. Ketua majelis hakim, Erma Suharti, mengatakan eksepsi kelima terdakwa tidak dapat diterima seluruhnya dan menyatakan sidang dilanjutkan ke tahapan berikutnya pada Senin (8/7). “Sidang selanjutnya mendengar keterangan para saksi, dalam hal […]

  • Pakar : Koruptor Sekarang Terlalu Dimanja

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pakar Hukum Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Universitas Trisakti, Yenti Garnasih menilai para narapidana korupsi saat ini lebih dimanjakan ketimbang di era Presiden SBY. Pemberian hukuman kepada para koruptor pun disebut kurang memberikan efek jera. “Saya melihat koruptor memang terlalu dimanjakan, efek jeranya kurang terutama yang berkaitan dengan remisi,” kata Yenny di Senayan, […]

  • Inilah Dugaan Modus Perjadin Sekretariat DPRD Lubuklinggau

    Inilah Dugaan Modus Perjadin Sekretariat DPRD Lubuklinggau

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Berbagai dugaan modus atau cara Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Lubuklinggau untuk mempertanggungjawabkan biaya Perjalanan Dinas (Perjadin) yang menelan anggaran puluhan miliar dalam satu tahun anggaran, diduga modus-modus tersebut dilakukan demi meraup keuntungan. Dugaan modus-modus Pertanggungjawaban, 2 tahun belakangan ini dipakai Sekretariat DPRD didalam perjalanan dinas. Berikut modus nya, mulai […]

expand_less