Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Dampak Kemarau, 1.016 Warga Mura Tejangkit ISPA

Dampak Kemarau, 1.016 Warga Mura Tejangkit ISPA

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
  • visibility 56

MUSI RAWAS – | Dampak besar musim kemarau dirasakan seluruh daerah hingga ganggu kesehatan masyarakat.

Sama halnya, dirasakan warga di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Akibat kemarau identik cuaca panas disertai meningkatnya populasi udara, sudah 1.016 jiwa warga terjangkit penyakit gangguan saluran pernapasan akut (ISPA).

Pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mura, Hj Mipta Hullumi melalui Kabid P2P, Edwar ketika dibicangi sejumlah wartawan diruang kerjanya, Rabu (11/09) siang.

Dikatakannya, hasil evaluasi menindaklanjuti laporan masing-masing petugas medis Puskesmas, kondisi terakhir gangguan penyakit yang paling banyak di musim kemarau adalah ISPA.

ISPA terpantau mengalami peningkatan mulai dari bulan Juni 2019 terdata 624 pasien, kemudian di bulan Juli 2019 meningkat menjadi 1.016 pasien.

“Salah satu menjadi faktor ISPA karena pengaruh musim kemarau, tidak turun hujan hingga cuaca jadi panas, yang kemudian meningkatnya populasi udara berupa debu.

Nah, dampaknya ISPA terjadi peningkatan dari Juni ke Juli. Sedangkan, bulan Agustus belum dilakukan perekapan,” terangnya.

Lebih jauh, Edwar sapaan akrabnya menyebutkan terjangkitnya ISPA rata-rata kebanyakan penderita usia balita. Namun, ada sebagian lagi usia remaja dan dewasa. Yang mana, dari 1.016 pasien terdiri 505 laki-laki dan 511 pasien perempuan.

“Sedangkan, jumlah pasien semuanya berasal dari Puskesmas C Nawangsasi 59, O Mangun Harjo 8, Sumber Harta 40. Kemudian, Megang Sakti 81, Kelingi IV C 168, Jayaloka 25, Muara Kelingi 165, Air Beliti 83, Muara Lakitan 57 pasien, BTS Ulu (Cecar) 208, Selangit 43, Muara Kati 41 dan Pian Raya 38,” bebernya.

Kalau dilihat dari data pasien di puskesmas, yang paling banyak yakni di Puskesmas BTS Ulu (Cecar) berjumlah 208 pasien, tambahnya.

Tidak hanya itu, dalam permasalahan tersebut Dinkes telah berupaya melakukan sosialisasi melalui pegawai di puskesmas, yakni dengan menggalakkan prilaku hidup sehat.

Bersama juga, kewaspadaan terhadap gangguan ISPA, serta menghimbau sekaligus mengarahkan agar warga apabila ada genjala-gejala gangguan ISPA untuk segera datang ke Polindes, Puskesmas guna menanggulangi gangguan ISPA.

“Kami telah melakukan sosialisasi kewaspadaan gangguan ISPA ke puskesmas dan kepada warga untuk menerapkan prilaku hidup sehat,” katanya.

Disinggung adakah upaya atau program pembangian masker kepada warga.

Edward menjelaskan, penanganan ISPA setiap tahun salah satunya pembagian masker ke masyarakat.

“Langkah nyata, jika memang sudah dalam resiko tinggi. Misalnya jika terjadi Karhutla besar, maka kita akan siapkan logistik bagikan masker ke warga masyarakat,” tukasnya. | NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lounching Air Mancur Beregam Musi Rawas

    • calendar_month Sab, 28 Okt 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Musi Rawas, Jurnalindependen.com – Dipusat Ibukota Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, tepatnya dibundaran agropolitan centre Muara Beliti, Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda ke-89, sekaligus melaunching air mancur beregam, sabtu malam (28/10). Dalam Sambutannya Bupati Musi Rawas mengatakan, pada hari ini dengan penuh semangat seluruh pemuda diseluruh Indonesia […]

  • Diduga Limbah PT PHML Cemari Sungai Kungku, Masyarakat Mengeluh

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Limbah pabrik kelapa sawit PT Perkebunan Hasil Musi Lestari (PHML) diduga cemari Sungai Kungku, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel. Kepada Jurnalindependen.com , Selasa (27/10/2015), Deni (35) warga setempat mengaku bahwa dirinya serta masyarakat sekitar tidak bisa lagi memanfaatkan Sungai Kungku karena tercemar limbah pabrik. “Kami tidak bisa memanfaatkan Sungai Kungku baik untuk […]

  • BKPP Mura Sesalkan Adanya Dugaan Honor K2 Tidak Pernah Masuk Kerja

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    * BKPP Mura akan Klarifikasi Dinas Pendidikan MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Timbulnya masalah karena adanya pengangkatan Honor K2 yang diduga tidak pernah masuk kerja sangat disesalkan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Musi Rawas melalui Kabid Pengangkatan dan Penempatan Pegawai, Amin Subagja. Menurut Amin Subagja ketika ditemui siang tadi, Kamis (27/08/2015) dikantornya mengatakan bahwa sebelum […]

  • Pemohon Uji UU Pemilu Ajukan Perbaikan

    • calendar_month Sel, 24 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pakar komunikasi politik Effendi Gazali menyampaikan langsung perbaikan permohonan, di antaranya mengenai kedudukan hukum dan kerugian konstitusional yang dialami. Ia menjelaskan perbedaan permohonannya dengan permohonan sebelumnya yang telah diputus MK. Ia menyebut jika MK menolak pengujian Pasal 222 UU Pemilu sebagai open legal policy atau kebijakan hukum yang dapat dibuat oleh pembentuk undang-undang, […]

  • Penguji UU ASN Perbaiki Permohonan

    • calendar_month Sab, 10 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SEJUMLAH Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengajukan dua permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) melakukan perbaikan pada Rabu (7/11). Perkara yang teregistrasi dengan Nomor 87/PUU-XVI/2018 diajukan oleh Hendrik. Kemudian, lima Pemohon mengajukan perkara Nomor 88/PUU-XVI/2018, yaitu Fatah Yasin, Panca Setiadi, Nawawi, Nurlaila, dan Djoko Budiono. Dalam sidang kedua […]

  • Presiden Resmikan Peremajaan Sawit untuk Rakyat di Riau

    • calendar_month Rab, 9 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo meresmikan program Peremajaan Sawit Rakyat seluas 25.423 hektare di Provinsi Riau. Acara ini berlangsung di Kabupaten Rokan Hilir, Rabu, 9 Mei 2018. Khusus di Kabupaten Rokan Hilir, lahan sawit yang diremajakan seluas 15.000 hektare yang melibatkan kurang lebih 5 ribu petani swadaya setempat. “Untuk meremajakan seperti ini, tahun ini target kita di […]

expand_less