Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Pemilu Tak Semestinya Membuat Pilu

Pemilu Tak Semestinya Membuat Pilu

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 28 Apr 2019
  • visibility 65

KETUA DPR RI Bambang Soesatyo menginstruksikan agar pemerintah segera mengevaluasi pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, serta mengkaji Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Terutama mengenai berjatuhannya banyak korban dari Kelompok Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS). Ia menyebut bahwa Pemilu seharusnya tidak membuat masyarakat menjadi pilu.

Dalam Pemilu kali ini, memang sangat disoroti mengenai banyaknya korban yang berjatuhan, tidak hanya puluhan, tapi bahkan sudah ratusan meninggal dunia dari KPPS Pemilu 2019. Politisi Partai Golkar ini meminta peristiwa ini harus segera diakhiri.

“Kita prihatin korban yang meninggal terus bertambah. Tidak saja dari KPPS tapi juga dari Panitia Pengawas dan aparat keamanan. Untuk itu ada beberapa langkah yang harus segera dilakukan,” ujar Bamsoet, sapaan akrabnya dalam rilis Jumat (26/4/2019).

Bamsoet mengaku bahwa pasca masa reses nanti akan mendorong Komisi II DPR RI untuk segera mengevaluasi kinerja penyelenggaraan Pemilu, serta mengkaji secara terstruktur sistem Pemilu yang mudah dan murah. Sehingga Pemilu berdampak positif bagi masyarakat Indonesia di masa depan.

“Kami di DPR melalui Komisi II DPR mengajak pemerintah dan KPU untuk secara bersama-sama pasca reses nanti melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pemilu 2019, serta mengkaji Undang-Undang Pemilu, terutama terhadap perlunya untuk segera diterapkan sistem pemilu yang murah, efisien dan tidak rumit serta tidak memakan banyak korban,” ungkapnya.

Selain itu, Bamsoet juga meminta pemahaman Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap dampak dari diselenggarakannya Pemilu serentak serta mendorong Fraksi di DPR untuk dapat mengembalikan penyelenggaraan Pilpres dan Pileg secara terpisah supaya kejadian yang telah memakan banyak korban anak bangsa tidak terjadi lagi.

“Saya juga akan mendorong fraksi di DPR RI sebagai perpanjangan tangan partai politik, untuk mengembalikan penyelenggaraan Pilpres dan Pileg seperti Pemilu yang lalu. Yakni sistem Pemilu terpisah dengan masa kampanye maksimal 3 bulan agar energi bangsa ini tidak hanya habis terkuras di pusaran kompetisi Pemilu,” tutupnya. (er/sf–DPRDPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Jalan Mulus Berkualitas, Bupati Mura Monitoring Lapangan

    Wujudkan Jalan Mulus Berkualitas, Bupati Mura Monitoring Lapangan

    • calendar_month Rab, 14 Sep 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 211
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Usai melaksanakan kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka yang ke-61, Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud beserta Kepala OPD lainnya melaksanakan kegiatan monitoring progres pembangunan jalan. Kegiatan monitoring pembangunan akses jalan yang berlokasi di wilayah Jalan, Ruas Jalan Kerambil-Mandi Aur Kecamatan Muara Kelingi, terus jalan Sukakarya – Margatani, kemudian jalan […]

  • Pembagian Imbalan RS Dr Sobirin Dilapor ke Kejagung

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Pembagian imbalan direktur Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Dr Sobirin, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, dilapor ke Kejaksaan Agung atau Kejagung. Pelapor Toding Sugara dari Masyarakat Pemantau Korupsi (MPK), Jumat (10/3/2017), dalam surat laporan yang dikirim via pos siang tadi, dijelaskan pada tahun 2015, RSUD Dr Sobirin menganggarkan dana pembagian imbalan jasa penghargaan direktur […]

  • Menuju Kemandirian Desa, Mendes Resmikan Wisata Embung di Marga Baru

    • calendar_month Sen, 19 Feb 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo sedang menggalakan kemandirian perekonomian masyarakat desa, salah satunya dengan melakukan peresmian Embung desa di Desa Marga Baru Tirta Mulya, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan. Menurut Mendes PDTT Eko dengan adanya Embung desa, roda perekonomian bisa meningkat dari sektor […]

  • Ketua KPK Minta Maaf Terkait “Obstruction of Justice”

    • calendar_month Rab, 13 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua KPK Agus Rahardjo meminta maaf terkait pernyataannya yang akan mengenakan pasal “obstuction of justice” atau menghalang-halangi proses penyidikan kepada Panitia Khusus Hak Angket DPR terkait Tugas dan Kewenangan KPK. “Pertama ditanyakan Pak Junimart Girsang menghalang-halangi penyidikan, saya mohon maaf perkataan itu menyinggung mengancam baik di Komisi III DPR dan Pansus Angket,” kata […]

  • Bupati Musi Rawas Kukuhkan 13 Kades Masa Jabatan Diperpanjang Menjadi 8 Tahun, Ini Pesannya

    Bupati Musi Rawas Kukuhkan 13 Kades Masa Jabatan Diperpanjang Menjadi 8 Tahun, Ini Pesannya

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle investigasi
    • visibility 1.933
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud Kukuhkan 13 Kepala Desa dalam Rangka Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa dan TP-PKK Desa di Wilayah Kabupaten Musi Rawas Tahun 2025. Selasa (26/08/2025) di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas. Bupati Ratna Machmud mengucapkan selamat kepada Kepala Desa yang telah dikukuhkan dengan harapan kedepannya harus dapat […]

  • Gubernur Sumsel Kucurkan Bantuan KUR dan UMKM OKU Selatan

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    MUARADUA – | Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) Masa Persidangan II Tahun 2020 dalam rangka memperingati HUT Kab. OKU Selatan yang ke-XVI. Pada kesempaten itu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru memberikan Bantuan Penyaluran Kredit KUR Untuk para Petani dan UMKM di Kabupaten OKU […]

expand_less