Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Rapat Paripurna DPRD Musi Rawas, Dengarkan LKPJ Bupati Tahun 2023

Rapat Paripurna DPRD Musi Rawas, Dengarkan LKPJ Bupati Tahun 2023

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
  • visibility 150

MUSIRAWAS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas (Mura) menggelar Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan penyampaian Laporan Kegiatan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Mura.

Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Mura, Azandri, Sabtu (29/3/2024).

Dihadiri Kapolres Mura, Dandim 0406 MLM, Sekda, OPD serta Camat.

Usai pembacaan LKPJ dilakukan penandatanganan penyerahan LKPJ antara Bupati Mura, Hj Ratna Machmud dengan Ketua DPRD Mura, Azandri, S.ip disaksikan ketua-ketua Fraksi, Ketua-Ketua Komisi dan anggota dewan yang hadir.

Bupati Musirawas, Hj Ratna Machmud mengatakan ada 769 gedung sekolah di Kabupaten Musirawas.

Sejumlah gedung itu terdiri dari PAUD, SD atau MI dan SMP, MTS baik Negeri maupun swasta dengan jumlah 85.149 unit.

Dan sudah di sertifikasi sebesar 1.642 orang yang terdiri dari guru TK, SD, SMP dan pengawas sekolah.

“Diharapkan akan terjadi akselerasi dalam peningkatan kualitas SDM  di Kabupaten Musi Rawas,” harap Ratna Machmud saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Musirawas Tahun Anggaran 2023 dalam Sidang Paripurna DPRD Musirawas. Sabtu (29/3/2024) di Gedung DPRD Musirawas, Muara Beliti.

Untuk bidang kesehatan, Ratna Machmud menyampaikan peningkatan angka harapan hidup pada tahun 2022 sebesar 70,04 tahun dan pada tahun 2023 meningkat menjadi 70,52 tahun.

Untuk pengeluaran perkapita Kabupaten Musirawas mengalami kenaikan dari tahun 2022 sebesar Rp10.107.000 pada tahun 2023 sebesar Rp10.429.000 atau meningkat sebesar 3,09%.

Kemudian bidang tata kelola pemerintahan, keberhasilan pembangunan tersebut tidak terlepas dari meningkatnya kualitas perencanaan dan tata kelola pemerintahan yang baik dalam perencanaan pembangunan.

“Syukur alhamdulillah Kabupaten Musirawas telah berhasil meraih penghargaan antara lain satu dalam bidang akuntabilitas kinerja Kabupaten Musirawas mendapat penghargaan akuntabilitas kinerja pada tahun 2022 dengan predikat BB nilai 70,60 pada tahun 2023 meningkat menjadi BB nilai 71,601 dari Menteri Pendayahgunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. 

Bidang pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Musirawas meraih penghargaan opini WTP berturut-turut selama 6 tahun,” tutupnya.

Usai pembacaan LKPJ dilakukan penandatanganan penyerahan LKPJ antara Bupati Ratna Machmud dengan Ketua DPRD Azandri disaksikan ketua-ketua Fraksi, Ketua-Ketua Komisi dan anggota dewan yang hadir.

Rapat Paripurna DPRD tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Musirawas, Azandri. Dihadiri Kapolres Musirawas, Dandim 0406 Lubuklinggau, Sekda, OPD serta Camat. (ADV)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Tahan 7 Tersangka Kasus Suap Pembahasan APBDP Malang

    • calendar_month Rab, 28 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 Maret 2018. Untuk kepentingan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi suap terkait pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang Tahun Anggaran 2015, pada hari ini (27/3) penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan upaya hukum penahanan terhadap 7 tersangka untuk 20 hari ke depan terhitung mulai hari ini di 5 rumah tahanan berbeda. Mereka adalah 6 orang […]

  • Pemkab Mura Gelar Halal Bi Halal Bersama PWRI Musi Rawas

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menggelar Halal Bi Halal Bersama Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), serta masyarakat dari berbagai organisasi komponen kesatuan bangsa dan sosial dari 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten Musi Rawas. Selain acara halal bihalal juga diadakan acara pelantikan pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Musi Rawas, masa […]

  • Lurah Pulo Kerto Pertanyakan Copy Surat Tanah, Warga Curiga

    • calendar_month Kam, 26 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Palembang, Jurnalindependen.com — Masalah sengketa tanah di Kota Palembang kerap terjadi, salah satu penyebabnya karena warga tidak mau berurusan dengan Aparat Kota Palembang yang dianggap mahal dalam hal pembiayaan. Seperti PBB, Pendaftaran tanah bahkan KTP warga pun banyak yang lebih memilih berurusan ke Kabupaten Banyuasin. “Kamu Tanyo, tanah kamu tuh masuk Palembang atau Talang buluh. Tanyo […]

  • Perusahaan Diminta Jelaskan Status Pekerja

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musirawas, Sumsel meminta perusahaan menjelaskan kepada karyawan tentang statusnya. Jangan sampai karyawan tidak tahu statusnya dan menyebabkan kesalahpahaman mengenai pesangon. Sekretaris Disnakertrans, Yapan Selamat menyampaikan saat sosialisasi dengan PT Dapo Agro Makmur dan beberapa perusahaan lain, Kamis (16/03) di Gubug Mang Engking, Lubuklinggau bahwa permasalahan […]

  • Harapan Kades Terhadap BUMDES Kebun Sawit

    • calendar_month Sen, 19 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.co.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Rantau Alih Kecamatana Sukakarya bersama warga melaksanakan giat gotong royong di kebun sawit milik BUMDes, Ahad (18/03). Kepala Desa Rantau Alih, Suhaima berharap kebun sawit milik BUMDES seluas 8 hektar dapat menciptakan lapangan pekerjaan, mengurangi angka pengangguran, meningkatkan ekonomi masyarakat dan mengurangi tingkat kerawanan/krimininalitas yang ada di Kecamatan […]

  • Presiden Berharap Media Arus Utama Pertahankan Misi Pencari Kebenaran

    • calendar_month Sab, 9 Feb 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Di tengah era digital dimana media sosial berkembang dengan masifnya, masyarakat pun disajikan dengan keberlimpahan informasi. Bahkan, saat ini setiap orang bisa menjadi wartawan dan bisa menjadi pemimpin redaksi, juga bisa menciptakan kegaduhan, membangun ketakutan, serta pesimisme. “Di tengah suasana seperti ini, saudara-saudara insan media arus utama, justru sangat dibutuhkan menjadi rumah penjernih informasi, dibutuhkan […]

expand_less