Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Pembagian Imbalan RS Dr Sobirin Dilapor ke Kejagung

Pembagian Imbalan RS Dr Sobirin Dilapor ke Kejagung

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 15 Mar 2017
  • visibility 108

MUSI RAWAS – Pembagian imbalan direktur Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Dr Sobirin, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, dilapor ke Kejaksaan Agung atau Kejagung.

Pelapor Toding Sugara dari Masyarakat Pemantau Korupsi (MPK), Jumat (10/3/2017), dalam surat laporan yang dikirim via pos siang tadi, dijelaskan pada tahun 2015, RSUD Dr Sobirin menganggarkan dana pembagian imbalan jasa penghargaan direktur kepada seluruh karyawan organik Badan Layanan Umum (BLU) Rp 15,9 miliar.

Berdasar audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumsel, Nomor: 56/LHP/XVIII.PLG/10/2016, tanggal 6 Oktober 2016, kegiatan ini belum belum diatur dalam Peraturan Daerah atau Peraturan Bupati Musirawas, serta tidak tercatat sebagai belanja, dan tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 tahun 2007 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan BLUD.

“Menurut Ketua Komisi III DPRD Musirawas, Dwi Andoko, Selasa (1/11/2016), pembagian imbalan ini, tidak melibatkan pihak eksekutif dan legislatif,” ujar Toding Sugara. “Sementara Sekretaris Daerah Musirawas, H Isbandi Arsyad, Senin (14/11/2016), mengaku tidak tahu, sebab Direktur RSUD Dr Sobirin tidak pernah mengusulkan pembagian itu kepada pemerintah daerah.”

Dari konfirmasi pihaknya ke Kasubbag Kepegawaian RSUD Dr Sobirin, Patani, Kamis (26/5/2016), jumlah pegawai PNS di RSUD Dr Sobirin, 310 orang, sumber gaji dana APBN, dibayar melalui Bank atau bendahara gaji rumah sakit. Kemudian Tenaga Kerja Sukarela Terdaftar (TKST) 29 orang, meliputi tenaga teknis dan perawat, digaji dari dana APBD, Rp 500 ribu/orang/bulan.

Sedangkan yang digaji melalui dana RSUD Dr Sobirin, 157 Tenaga Kerja Sukarela dan 29 Honorer Daerah, terdiri dari tenaga teknis dan perawat, digaji berdasar jenjang pendidikan, yaitu D3 Rp 400 ribu/orang/bulan, dan S1 Rp 500 ribu/orang/bulan. “Menurut Patani, Itulah semuanya. Tidak ada pegawai BLUD atau pegawai ini itu. Data kepegawaian, semuanya pegawai RSUD Dr Sobirin,” ujar Toding Sugara.

Dari hasil investigasi dan telaah data, dia menyimpulkan dengan tidak adanya dasar hukum, pembagian imbalan ini berpotensi menyimpang dan merugikan keuangan daerah. “Karena itu, kami meminta Kejagung datang ke Musirawas untuk menindaklanjuti surat laporan kami ini,” katanya. (cendekia-online.com)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Oknum Dewan Main Proyek, Proses Tender Sekedar Formalitas

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Dalam pelaksanaan proyek pembangunan di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan disinyalir banyak di bekingi oknum pejabat dan anggota dewan. Menanggapi hal ini, aktivis sekaligus Ketua Yayasan PUCUK, Efendi menyampaikan kepada Jurnalindependen.com, Rabu (29/07/2015) bahwa hal tersebut tidak asing lagi atau dengan kata lain sudah menjadi rahasia umum. “Beberapa proyek tersebut memang bukan […]

  • Buku ‘Sadar Kaya’ : Jangan Membatalkan Do’a 2

    • calendar_month Ming, 26 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Baca Tulisan Sebelumnya : Buku ‘Sadar Kaya’ : Jangan Membatalkan Do’a DENGAN uang 19 juta di tangan rasanya saya ingin mengajak anak-anak main, walaupun hanya ke Ancol. Bukan main senangnya kedua anak itu, di hari Minggu itu kami sekeluarga berekreasi ke Taman Impian Jaya Ancol, mulai dari makan pagi di pantai, jalan-jalan ke pasar seni, […]

  • Islah Dua Kepengurusan Golkar Harus Tetap Lewat Munas

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    JAKARTA — Penyatuan dua kepengurusan Partai Golkar, kemungkinan tak bisa dilakukan dalam waktu dekat. Mergerkepengurusan harus melewati mekanisme musyawarah nasional (munas) atau munas luar biasa (Munaslub). Sekretaris Jenderal (Sekjen) Golkar versi Ketua Umum Agung Laksono, Zainudin Amali mengatakan namun ide Munas atau Munaslub tak bisa diagendakan tahun ini. Sebab, proses islah terbatas dua kepengurusan sedang […]

  • Harga Rp189 Jutaan, Mitsubishi Expander Mirip Pajero Sport

    Harga Rp189 Jutaan, Mitsubishi Expander Mirip Pajero Sport

    • calendar_month Sab, 9 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Mitsubishi akhirnya memperkenalkan kepada publik wujud dari Expander, produk baru di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) di Indonesia. Mobil ini digadang-gadang bakal menjadi penantang kuat dari Avanza, Xenia, Mobilio, hingga Ertiga. Meski nama Expander sudah menggaung, akan tetapi Mitsubishi masih belum mau menyebut nama asli dari mobil yang versi purwarupanya bernama XM Concept. Jenama asal […]

  • Menteri BUMN Jangan ‘Omdo’ Terkait Indikasi Korupsi di PT Krakatau Steel

    • calendar_month Kam, 30 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto minta Menteri BUMN Erick Thohir jangan ‘Omdo’ (omong doang) terkait adanya indikasi korupsi di PT Krakatau Steel. Menteri BUMN bisa meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit investigatif untuk memperjelas adanya indikasi kerugian negara karena korupsi di BUMN tersebut. “Menteri BUMN harus mengambil tindakan tegaskalau memang […]

  • Harapan LSM, Ada Kebersamaan Dengan OPD

    • calendar_month Rab, 8 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.co.id – Ketua Umum Lembaga Lingkungan Hidup (LPLH) Sumatera Selatan, Rudi Gumelar menyayangkan acara pembinaan LSM/Ormas di Kabupaten Musi Rawas hanya seremoni belaka alias belum ada terobosan baru. Seperti hari ini, Rabu (08/08), kata Rudi Gumelar, dia menginginkan acara seperti ini dilaksanakan dengan menghadirkan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat. “Supaya ada kebersamaan […]

expand_less