Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » UU Guru dan Dosen Perlu Dirubah

UU Guru dan Dosen Perlu Dirubah

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 17 Des 2018
  • visibility 80

KEPALA Pusat Perancangan Undang-Undang Badan Keahlian (BK) DPR RI Inosentius Syamsul mengatakan, Undang Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UU Guru dan Dosen) sudah berumur 10 tahun lebih. Namun dalam prakteknya banyak sekali permasalahan, khususnya di bidang pendidikan secara keseluruhan di bidang profesi guru dan dosen.

Oleh karena itu, menurut Sensi, sapaan akrab Inosentius, perlu adanya revisi atau perubahan dalam pengaturan UU Guru dan Dosen, karena keduanya adalah jabatan yang diemban oleh orang-orang yang bertanggung jawab terhadap kemajuan bangsa dan negaranya.

“Persyaratan yang memberatkan untuk menjadi seorang guru dan dosen harus mengajar 24 jam dan dipersyaratkan untuk memenuhi sertifikasi yang dikaitkan dengan tunjangan, tujuannya bisa mendorong peningkatan kualitas mutu guru.

Tetapi di sisi lain, ternyata ada yang dikorbankan, terutama perhatian guru terhadap murid-muridnya. Karena guru lebih banyak disibukkan dengan urusan persyaratan administrasi substansi yang mendukung karirnya. Ini yang kemudian harus kita benahi,” kata Sensi usai seminar ‘Urgensi Perubahan UU Guru dan Dosen’ di Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, Sabtu (15/12/2018).

Sensi menambahkan, persoalan sertifikasi merupakan pengembangan lanjutan. Menurutnya yang lebih penting adalah input guru jadi ke depan perlu dibenahi lagi syarat untuk menjadi guru. Jadi jangan sampai ada orang yang mengajar atau menjadi guru tanpa dibekali dengan pengetahuan di bidang ilmu pendidikan.

“Orang bisa saja membuat sertifikasi kalau pemerintah memang berkeinginan untuk memperbaiki kesejahteraan, tidak perlu dikaitkan dengan sertifikasi.

Berikan saja tunjangan itu tanpa dibebani dengan proses sertifikasi, sepanjang statusnya sebagai guru. Saya melihat sertifikasi ini semacam kegiatan yang kemudian menyibukkan dosen dan guru dengan urusan teknis administrasi sampai lupa dengan tugas utamanya mendidik dan mengajar,” kritisi Sensi.

Di tempat yang sama, rektor Universitas Negeri  Padang (UNP) Ganefri menegaskan, sesuai dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, saat ini mungkin sudah masanya untuk meninjau kembali UU ini.

Supaya tugas pokok dan fungsi guru maupun dosen itu selaras dengan apa yang terjadi pada Revolusi Industri 4.0.

“Kita bisa menghasilkan peserta didik yang bisa bersaing di era globalisasi sangat tergantung kepada kompetensi tenaga pendidiknya yaitu guru dan dosen.

Perlu juga melakukan reformasi perubahan terhadap sistem pendidikan dan kita dapat melihat hasil penilaian atau literasi yang diukur melalui Program for International Student Assessment (PISA) karena dikelompok negara-negara berkembang, literasi anak-anak kita dari sisi matematik, sains dan reading ini belum sesuai yang kita harapkan,” kata Rektor UNP.

Ia melanjutkan, inovasi untuk pengembangan model dan strategi pembelajaran yang dibutuhkan perlu diantisipasi di era revolusi industri 4.0.

Karena jenis keterampilan dan permasalahan yang akan muncul di depan juga berubah.

“Kita tidak bisa memprediksi persoalan dan permasalahan ke depan.

Oleh sebab itu keterampilan pemecahan masalah ini hal yang mutlak dikuasai oleh peserta didik kita.

Dan merubah sistem pendidikan yang harus sejalan  dengan fungsi guru dan dosen, karena pendidikan itu 60 persen sangat ditentukan oleh guru dan dosen,” papar Rektor UNP. (afr/sf–DPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Tahun Pimpin Musi Rawas, Ratna-Suwarti Fokus Tanggulangi Kemiskinan Ekstrem

    Dua Tahun Pimpin Musi Rawas, Ratna-Suwarti Fokus Tanggulangi Kemiskinan Ekstrem

    • calendar_month Sen, 10 Apr 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud dan Wakil Bupati (Wabup) Hj. Suwarti, memprioritaskan penanggulangan kemiskinan sebagai salah satu fokus utama dalam pembangunan di era kepemimpinan mereka. “Kami menetapkan penanggulangan kemiskinan sebagai salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Musi Rawas. Kami akan meningkatkan sinergitas dan integritas program penanggulangan kemiskinan serta meningkatkan dukungan terhadap penyandang permasalahan […]

  • Menunggu Wacana Media Center Musi Rawas

    • calendar_month Sel, 26 Jun 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Keberadaan Media Center di Kabupaten Musi Rawas sangat dibutuhkan baik oleh awak media maupun elemen masyarakat lainnya. Namun hingga kini Media Center itu belum ada secara nyata. Ketua PWI Musi Rawas, Novi Yansyah mengatakan semestinya Media Center tersebut sudah ada. Karena Media Center sebagai pusat informasi Pemkab Musi Rawas sangat dibutuhkan publik. […]

  • Peringati Hari Korpri, Pemprov Sumsel Gelar Jalan Sehat & Senam Kebugaran

    • calendar_month Jum, 23 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Palembang – Memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-47 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Pemerintah Provinsi  (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar jalan sehat dan Senam Kebugaran Jasmani  di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Jumat (23/11). Kegiatan jalan sehat pada pukul 06.00 WIB, dibuka langsung Asisten Adminis trasi dan Umum Setda Pemprov. Sumsel Prof. Eduar Juliarta. Kegiatan ini mengusung […]

  • Dewan Soroti Masalah Pertanian dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Sab, 9 Nov 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Anggota Komisi IV Hamid Noor Yasin menyoroti masalah pertanian yang dari tahun-ke tahun menjadi tantangan besar bagi pemerintah untuk diselesaikan. Persoalan di semua sektor pertanian masih bermasalah dimulai dari persoalan hulu, yakni masalah alih fungsi lahan pertanian sehingga komponen dasar produksi pertanian semakin sulit.   Hasil riset BPS menunjukkan analisanya bahwa alih fungsi […]

  • Dinas Perikanan Lubuklinggau Klarifikasi Tudingan Sunat Bantuan Bibit Ikan

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Lubuklinggau, melalui Kabid Perikanan, Iskandar Susanto mengklarifikasi tudingan telah menyunat bantuan bibit Ikan Nila pada Kelompok Tani (koptan), RT 07 Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II. “Mengenai bibit Ikan Nila yang kurang tidak mungkin, karena dari awal mengambil bibit semuanya sudah dihitung. Dan semua itu sudah […]

  • Atap Bocor, Masjid Agung Mura Darussalam Mura Kebanjiran

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS,Jurnalindependen.com — Masjid Agung Mura Darussalam di komplek perkantoran Agropolitan Centre (AC) Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumatera Selatan, kembali kebanjiran. Banjirnya masjid tersebut disebabkan mayoritas atap masjid bocor, akibat hujan sehari penuh, Rabu (18/2) yang menerpa wilayah Bumi Lan Serasan Sekentenan. Rembasan air dari atap masjid tadi menyebabkan masjid digenangi air sehingga mengganggu […]

expand_less