Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Setelah 11 Hari Dirawat Karena Kecelakaan, Dikabarkan Kadis Ketahanan Pangan Meninggal Dunia

Setelah 11 Hari Dirawat Karena Kecelakaan, Dikabarkan Kadis Ketahanan Pangan Meninggal Dunia

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 14 Nov 2018
  • visibility 55

MUSI RAWAS – Menjelang Isya’ tersebar informasi salah seorang pejabat Pemkab Musi Rawas yakni Ramdani, Kepala Dinas Ketahanan Pangan telah meninggal dunia.

Info yang tersebar dari beberapa WA pribadi maupun grup seperti PWI KOMINFO MURA, INFORMASI NUSANTARA, Ramdani menghembuskan napas terakhir selepas Maghrib tadi setelah menjalani perawatan sekitar 11 hari lamanya di rumah sakit.

Ini salah satu kutipan di beberapa grup WA : “Berta duka, Innalillahi Wainnalillahi roji’un, Telah meninggal dunia Bpk Ir. Ramdanii, M.Si (Kadis Ketahanan Pangsn Kab Mura) ba’da magrib petang ini di RS Mohammad Hoesin Plg . Smoga almarhum di ampuni segala dosanya, diterima segala amal baiknya, dilapangkan kuburnya dan di masukkan ke dlm golongan org-2 yg husnul khotimah. Serta klrga yg ditinggalkan diberi kesabaran, ketabahan, keikhlasan dan keteguhan iman dan selalu dlm lindungan Alloh SWT….YRA..”

Dalam grup WA tersebut diinformasikan bahwa, Ramdani meninggal dunia di RS Muhammad Hoesin Palembang, tempatnya dirawat selama ini.

Sebagaimana dikutip dari Sripoku.com mencoba menelusuri kebenaran informasi tersebut dengan menghubungi Kepala Dinas Kominfo Musirawas M Rozak dan Kepala Badan Kepegawaian PSDM Musirawas Rudi Irawan. Kedua pejabat tersebut membenarkan, bahwa Ramdani meninggal dunia.

Diketahui sebelumnya, Ramdani mengalami kecelakaan pada Ahad (4/11/2018) sekitar pukul 08.45. Kendaraan Dinas Toyota Kijang Innova BG 1107 GZ yang dikemudikannya ditabrak oleh Bus NPM BA 7267 BO, diruas jalan lintas Sumatera (Jalinsum) depan pendopoan rumah dinas Bupati Musirawas di Kelurahan Jogoboyo Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau.

Saat itu, kendaraan yang dikemudikan Ramdani melaju dari arah Lubuklinggau dan akan berbelok kearah kanan, untuk masuk ke gerbang pendopoan rumah dinas Bupati Musirawas. Disaat bersamaan, tiba-tiba dari arah belakang ada bus NPM melaju kencang.

Tak terhindarkan lagi, bus tersebut menghantam mobil yang dikendarai Ramdani, tepat dibagian tengah atau pintu samping kanan depan, dekat pengemudi. Akibatnya, mobil terseret hingga naik keatas trotoar dekat rumah dinas bupati dan berhenti di trotoar tersebut.

Setelah kejadian, Ramdani langsung dibawa ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau untuk mendapatkan pertolongan medis karena mengalami cedera akibat kecelakaan lalulintas tersebut. Setelah beberapa hari dirawat di Lubuklinggau, Ramdani kemudian dirujuk ke RS Muhammad Hoesin Palembang dan akhirnya dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (14/11/2018) selepas maghrib.(*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Info Harga Karet Hari Ini

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Informasi harga karet berdasarkan persentase Kondisi Karet Kering (KKK) dari sumber Singapore Commodity (Sicom). Berikut disampaikan data terupdate informasi harga karet di Sumsel per tgl 15 Januari 2020 yang berhasil dihimpun oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Perdagangan Prov Sumsel bekerjasama dengan Gapkindo Sumsel. Harga indikasi untuk Kondisi Karet Kering […]

  • Curi Motor Petani, Tekirin Babak Belur Dihajar Massa

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Apes menimpa Tamrin alias Tekirin (38) satu dari tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Betapa tidak, belumlah sempat kabur jauh usai menggasak unit sepeda motor milik seorang petani warga Desa Rejosari Kecamatan Purwodadi yang diparkir pinggir jalan. Pria kawanan spesialis curanmor asal Desa babat, Kecamatan STL Ulu terawas tak berkutik babak […]

  • Masyarakat Keluhkan Konvoi Tronton Serelaya Sebabkan Rusak Jalan

    • calendar_month Kam, 11 Jan 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com – Sepanjang jalan beberapa desa di Kecamatan Rawas Ilir, Musi Rawas Utara (Muratara) rusak patal karena dilalui konvoi sembilan tronton PT. Serelaya, Kamis (11/01). Keterangan ini disampaikan, Lendra Suharsa (48) warga setempat kepada Jurnalindependen.com melalui alat komunikasi malam ini. “Gara-gara 9 mobil tronton PT. Serelaya yang membawa alat berat melalui jalan poros penghubung […]

  • Diduga Rekom Sertifikat Kavling Rumah PNS di Palsu Oknum Pengembang

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Info yang diterima tidak kurang dari 50-an kavling tanah dikawasan Griya Silampari Indah, Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas diduga telah disertifikat oleh oknum pengembang (developer). Bahkan kabar ini telah naik ke ranah hukum di Polres Musi Rawas, Sumatera Selatan demikian ungkap suatu sumber Jurnalindependen.com siang tadi, Rabu (26/08/2015) di Muara Beliti. “Tanah […]

  • Anda Mengutuk G-30S/PKI ataukah Membela Pemberontak

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    MENJELANG acara mengenang terjadinya pemberontakan Gerakan 30 September 1965 oleh Partai Komunis Indonesia alias G-30S/PKI, ternyata hingga detik ini masih saja tetap terjadi sikap pro dan kontra terutama ketika mengomentari tentang ulah kotor para pelakunya. Sikap pro dan kontra semakin muncul setelah Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memerintahkan agar film “Pemberontakan G-30S/PKI […]

  • Pembagian BPNT Terawas, Bupati Mura Gerah Ruang Balai Panas Seperti Neraka

    • calendar_month Jum, 12 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan menilai Gedung Balai Serba Guna Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas seperti di Neraka. Pasalnya saat mengadakan acara kegiatan penyerahan dan pembangian Kartu Keluarga Sejathera (KKS) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bupati merasa kepanasan. Bupati minta Pemerintah Kecamatan agar mengusulkan kembali bangunan […]

expand_less