Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » News » Mau Terapkan ‘Dirty Vote,’ Caleg Terendus Curang Mau Beli Ribuan Suara

Mau Terapkan ‘Dirty Vote,’ Caleg Terendus Curang Mau Beli Ribuan Suara

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 16 Feb 2024
  • visibility 140

MUSI RAWAS – Mau beli ribuan suara melalui penyelenggara, Caleg Dapil 8 DPRD Sumsel Terendus aktivis.

Sebagaimana diungkap Ketua Depicab Wira Karya Indonesia Mura, M Ikhwan Amir mengungkap ada indikasi penerapan film ‘Dirty Vote’ alias pemilu curang Dapil 8 DPRD Provinsi Sumsel.

Modusnya mau membeli suara oleh caleg tertentu melalui penyelenggara pemilu tertentu pula di daerah setempat. Tragisnya upaya perbuatan curang itu terindikasi dilakukan oleh oknum caleg yang juga politisi senior, militan dan agamis.

“Temuan langsung di lapangan ada indikasi mau merampok suara. Mau kong kalikong dengan penyelenggara pemilu tertentu dalam wilayah tersebut,” ujar Awang sapaan akrab M Ikhwan Amir eks aktivis kampus era reformasi, saat dihubungi, Jum’at (16/02/2024).

Awang yang juga Sekretaris Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kabupaten Musi Rawas itu mengklaim, dia dan sejawatnya menemukan langsung ada upaya perbuatan curang mau beli suara dalam masa perhitungan hasil perolehan suara masing-masing caleg oleh panitia pemilihan.

“Di wilayah Musi, meliputi Kecamatan Muara Lakitan dan Kecamatan Muara Kelingi dan sekitarnya Kabupaten Musi Rawas.

Kami temukan dan terdeteksi ada upaya kotor oknum caleg mau beli 4000 (empat ribu) suara,” cetusnya.

Ketika ditanya apakah dapat dipertanggungjawabkan pernyataan tersebut. Awang menyatakan dirinya mengungkapkan indikasi yang ia peroleh langsung di lapangan.

Dalam kapasitas sebagai aktivis juga masyarakat peduli demokrasi yang jujur dan adil, Awang dan partner bergerak menyisir daerah pemilihan (Dapil) 8 Sumsel meliputi Kabupaten Musi Rawas (Mura), Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Di dapil ini ada 7 (tujuh) kursi dewan provinsi yang diperebutkan.

M. Ikhwan Amir yang berlatarbelakang aktivis dan jurnalis, cukup vokal dalam mengkritisi persoalan sosial, politik maupun hukum khususnya di wilayah Bumi Silampari (sebutan untuk tiga daerah: Mura, Lubuklinggau dan Muratara_red). Ia mengaku telah mengendus upaya praktik pemilu kotor dengan modus berupaya beli suara hasil pencoblosan 14 Februari 2024 lalu.

“Terendus indikasi. Kita mengendus dan mendapatkan informasi ada salah seorang politisi senior, yang mempunyai niat jahat. Informasi yang kami dapatkan di lapangan ada salah seorang  oknum caleg propinsi dari partai bernuansa agamis dan katanya intelek yang ditunjukkan gelar akademisnya strata 3. Tetapi akan bermain kotor untuk merampok suara rakyat. Kami minta oknum caleg itu jangan bermain api. Kami sebagai Pemuda Mura menginginkan iklim pemilu yang kondusif, aman dan damai. Sekaligus Kami mengutuk perbuatan amoral, orang seperti itu sebab merusak demokrasi kita dengan asas jurdil dan transparan,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Curi Motor Petani, Tekirin Babak Belur Dihajar Massa

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Apes menimpa Tamrin alias Tekirin (38) satu dari tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Betapa tidak, belumlah sempat kabur jauh usai menggasak unit sepeda motor milik seorang petani warga Desa Rejosari Kecamatan Purwodadi yang diparkir pinggir jalan. Pria kawanan spesialis curanmor asal Desa babat, Kecamatan STL Ulu terawas tak berkutik babak […]

  • “Ngamuk” Rusak Kantor, Oknum PK CLBB Diborgol 

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Adi Kalim (24) seorang pekerja keamanan (PK), tak berkutik diborgol tim buru sergap (Buser) polsek Muara Lakitan. Laki-laki warga Dusun I Desa Karya Teladan SP 5, Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas (Mura) terpaksa diamankan lantaran diduga terlibat aksi pengerusakan fasilitas ruang kerja milik Perusahaan bergerak di bidang perkebunan sawit PT. CLBB tempat […]

  • Sistem Transparansi untuk Kepala Daerah

    • calendar_month Ming, 18 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    JERAT hukum laksana menanti satu per satu kepala daerah manakala Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin detail dan teliti menelisik kasus dugaan rasuah di daerah. Pemerintahan yang bersih memang menjadi impian Jokowi sehingga pemberantasan korupsi tanpa tebang pilih marak dilakukan. Operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan para gubernur dan kepala daerah di bawahnya pun makin kerap […]

  • 11,5 Miliar Dana Infrastruktur untuk OKU

    • calendar_month Sen, 16 Des 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Untuk perbaikan dan peningkatan infrastruktur di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Gubernur H Herman Deru telah menggelontorkan Rp 11,5 miliar sepanjang 2019. Dana Rp.11.500.000.000 itu untuk peningkatan dan perbaikan jalan di empat titik di Kabupaten OKU. Demikian terungkap dari data Dinas PU BMTR Provinsi Sumsel peningkatan dan perbaikan tersebut dilakukan  pertama […]

  • Anggota Baleg Apresiasi Pengesahan UU Ciptaker

    • calendar_month Rab, 4 Nov 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Keputusan Presiden Joko Widodo menandatangani Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Ciptaker) sangat diapresiasi. Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Heri Gunawan menilai, langkah ini merupakan keputusan yang tepat, karena semua proses politik dalam merumuskan UU tersebut telah selesai. “Bahwa masih ada pihak yang menolak, saya kira itu hal […]

  • Mencari Solusi Cepat Peremajaan Sawit Rakyat

    • calendar_month Sen, 9 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    NUSA DUA – Sebagai produsen CPO terbesar di dunia, perkebunan kelapa sawit Indonesia, sebesar 40% lebih, merupakan milik petani kelapa sawit. Oleh karena itu pemerintah mendorong banyak pihak yang berkepentingan, untuk bekerjasama membantu pembangunan kebun kelapa sawit milik petani agar mendapatkan hasil panen yang tinggi. Pada tahun 2018 pemerintah telah sepakat untuk melakukan peremajaan Perkebunan […]

expand_less