Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Habiskan Dana Milliaran, Kegiatan Program Mura Darusslam Dipertanyakan

Habiskan Dana Milliaran, Kegiatan Program Mura Darusslam Dipertanyakan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 9 Nov 2015
  • visibility 152

MUSIRAWAS — Elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakkan Indonesia Membangun (GIM) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mempertanyakan realisasi terhadap anggaran dana kegiatan Musi Rawas Darussalam. Karena Menurut Penuturan Abdullah selaku koordinator melalui sekretarisnya Genta Lesmana via ponsel mengatakan, program kegiatan Musi Rawas Darussalam selama ini dalam pengalokasian anggarannya kurang mendapat pengawasan ketat dari pihak yang berkompeten.

Akibatnya sampai saat ini, program yang sudah digadang-gadangkan ini belum begitu menunjukan hasil yang signifikan, yang terjadi di masyarakat pada saat ini, terutama berkenaan dengan kegiatan program Musi Rawas Darussalam seperti Khatam Al-Ouran, Pembinaan Berbasis Agama, serta Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) dan kegiatan keagamaan lainnya.

Dimana, diketahui kegiatan Musi Rawas Darussalam yang dimotori Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Musi Rawas terkesan “Jalan di tempat”. Padahal dana yang sudah dihabiskan mencapai miliaran rupiah melalui pos Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Musi Rawas (Mura).

“Kita sedang mengumpulkan data dan mendalami terkait alokasi dana kegiatan Musi Rawas Darussalam yang pada tahun 2013 lalu sudah dianggarkan dana berkisar Rp 1.350.000.000. Kemudian di tahun 2014 berkisar Rp 1.482.350.000 dan di tahun 2015 ini dianggarkan Rp 1.410.000.000,” ujarnya.

Selain itu, masih menurut Genta, pihaknya tidak tinggal diam saja, bersama rekan yang lainnya sedang mempelajari hal ini, yang nanti hasilnya bila ditemukan berbagai kejanggalan berpotensi merugikan keuangan Negara, baru-lah akan disampaikan kepada aparat penegak hukum.

Sebut saja, salah satunya dalam pembuatan SPJ terkait Pembinaan Berbasis Agama jumlahnya dan SPPD pegawai kesra.

“Kita lihat saja nanti, dari anggaran yang sudah terserap dan dilaksanakan pada setiap tahunnya, dan dapat kita bandingkan dengan jumlah dana pengeluaran pada setiap tahunnya seperti yang tertuang dalam DPA dan RKA,” sebutnya seraya menjelaskan bahwa program ini merupakan jangka panjang yang setiap tahunnya selalu dianggarkan tapi diduga rawan terjadi penyelewengan bila tidak diawasi terutama menyangkut pengelolaan uang yang notabene berasal dari uang rakyat.

Sampai berita ini naik, Zoher Hasan selaku Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setda Musi Rawas belum bisa dimintai tanggapannya terkait permasalahan ini. Bahkan beberapa kali mendatangi ruang kerjanya, pekan lalu yang bersangkutan tidak ada di tempat. Bahkan ponsel miliknya pun selalu dalam keadaan tidak aktif.@gus

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diplomasi Sawit Tercoreng Karena Asap Karhutla

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang sedang terjadi saat ini merupakan etalase buruk bagi perjuangan diplomasi dagang Indonesia yang sedang berjuang meyakinkan Uni Eropa dan juga World Trade Organization (WTO) untuk mendukung produk sawit Indonesia. Pemerintah seharusnya menggunakan bencana Karhutla sebagai alat untuk membersihkan industri perkebunan sawit nasional dari perusahaan-perusahaan perusak […]

  • Virgoun dan NDX A.K.A Meriahkan Malam Puncak Hari Jadi Kabupaten Lahat ke-157

    Virgoun dan NDX A.K.A Meriahkan Malam Puncak Hari Jadi Kabupaten Lahat ke-157

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle investigasi
    • visibility 518
    • 0Komentar

    LAHAT – Malam puncak Hari Jadi Kabupaten Lahat ke-157 Perayaan XXVIII tahun 2026. Bupati Lahat, Bursah Zarnubi didampingi Wakil Bupati Lahat,Widia Ningsih.SH.MH secara resmi menutup festival pasar kuliner dan UMKM umum. Minggu (17/05/2026) malam, bertempat di Lapangan Seganti Setungguan (Ex.MTQ) Lahat. Malam puncak Hari Jadi Kabupaten Lahat ke157 tahun 2026 ini dihibur oleh Artis Ibu […]

  • Jual 7. 58 Ha Lahan Warga, Petani Di Musi Rawas Dijebloskan Penjara

    • calendar_month Rab, 27 Mar 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – FD (27) diduga dalangi aksi tindak kriminal penipuan, menjual 7.58 Hektar lahan milik Suryadi (45) warga Desa Batu Bandung, Kecamatan Tuan Pumpung Kepungut (TPK) Kabupaten Musi Rawas (Mura) kepada perusahaan PT GSSL. FD sempat melarikan diri dan bersembuyi sebuah tempat di Desa Muara Saling, Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, ia tak berkutik […]

  • Trisula-Kanti Demo Desak Bupati Ratna Mundur, Dianggap Tidak Becus Urus Daerah

    Trisula-Kanti Demo Desak Bupati Ratna Mundur, Dianggap Tidak Becus Urus Daerah

    • calendar_month Kam, 8 Des 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Kelompok massa dari Koalisi Trisula dan Kanti menggelar aksi damai di halaman Kantor Bupati Musi Rawas, Muara Beliti, Kamis (08/12/2022). Aksi dilakukan menuntut Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud mundur dari jabatannya, karena dinilai tidak “Becus” mengurus Kabupaten Musi Rawas. Saat aksi puluhan massa ini membawa spanduk dengan tulisan Raport Merah Bupati […]

  • Konfercab NU Lubuklinggau akan di buka dengan Pengajian Akbar

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com – Diawal tahun Hijriyah 1436 ini Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kota Lubuklinggau akan melaksanakan Pengajian Akbar 1 Muharram 1436 H, selain momen ini juga akan dilaksanakan Konferensi Cabang (Konfercab) NU Kota Lubuklinggau, demikian disampaikan Ketua Panitia Acara, Ngimadudin kepada Jurnal Independen, siang tadi (Selasa, 21/10/2014) di Kampus STAIS BS Lubuklinggau, SUMSEL. Acara yang […]

  • BPBD :  21,2 Hektar Lahan di Mura Sengaja Dibakar

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Dalam kurun waktu Januari hingga Agustus, sejumlah wilayah di Kabupaten Musi Rawas (Mura) terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Setidaknya 21, 2 Hektar lahan sengaja dibakar oleh oknum pemilik lahan. Peryataan itu disampaikan, Kepala Pelaksama (Kalak) Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Mura Paisol ketika dibincangi sejumlah wartawan diruang kerjanya, Kamis (8/8) […]

expand_less