Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Study Wawasan FKUB Musi Rawas ke Manado

Study Wawasan FKUB Musi Rawas ke Manado

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 3 Agu 2018
  • visibility 82

MANADO – Untuk meningkatkan toleransi kerukunan umat beragama, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumsel melakukan Study Wawasan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (01/08).

Kunjungan ini disambut oleh Walikota Manado, GS. Vicky Lementut. Kaban Kesbangpol Hanny D. Solang dan Anggota FKUB Manado di Kantor Walikota.

Walikota Manado mengucapkan terima kasih dan sangat bangga atas kunjungan FKUB Musi Rawas.

Walikota menyampaikan bahwa selama ini Pemkot Manado perhatian terhadap pembinaan kerukunan umat beragama. Kepada FKUB diberikan untuk membantu menyelesaikan berbagai konflik yg terjadi di tengah masyarakat melalui musyawarah.

“Selain itu FKUB juga diberikan kewenangan untuk mengeluarkan rekomendasi izin pembangunan rumah ibadah tentunya setelah melalui berbagai tahapan,” ungkap Walikota.

Pemkot Manado, lanjut Walikota juga memberikan dana hibah kepada FKUB yang digunakan antara lain untuk : Bantuan pendirian rumah ibadah, sebagai operasional Safari Ramadhan dan Safari Natal, insentif anggota dan rapat rapat di FKUB.

Diakhir sambutannya Walikota berharap anggota FKUB Manado bisa melakukan kunjungan balasan ke Kabupaten Musi Rawas.

Wakil Bupati Musi Rawas, Hj. Suwarti mengapresiasi Pemkot Manado dalam membina kerukunan umat beragama dan semoga kedepan semakin baik lagi.

“Tentunya ini nanti bisa dilakukan di Kabupaten Musi Rawas. Saat ini sesama anggota FKUB selalu koordinasi, apalagi dalam menjalankan program rutin yang sudah teragenda.

Diantara bentuk toleransi yang sudah kami lakukan selama ini yakni menghadiri acara peringatan hari besar keagamaan dan menjaga keamanan disaat peringatan hari besar tersebut.

Kunjungan Wakil Bupati ini bersama beberapa pejabat dilingkungan Pemkab Musi Rawas dan anggota FKUB. Pejabat tersebut diantaranya : David Pulung (staf ahli bidang Politik Hukum dan Pemerintahan), H. Amra Muslimin (Kaban Kesbangpol), H. Hermadi (Kepala Kemenag Kabupaten Musi Rawas).

Kemudian, P. Silitonga (Kabid di Kominfo), Efran Sutanto (Kasubbid Ketahanan Ekonomi, Seni Budaya Agama dan Kemasyarakatan Kesbangpol).

Sedangkan dari FKUB yakni, KH. Misbahul Arifin (Ketua FKUB), KH. Usman Syafei (Wakil Ketua FKUB), Mirza (Sekretaris FKUB).

Munir Fatoni (Wakil Sekretaris FKUB), Robbi Polii (anggota FKUB dari Protestan). Suharto (anggota FKUB dari Katholik)
Wayan Sukli (anggota FKUB dari Hindu)

Diakhir acara tersebut dilakukan pemberian cindera mata antara Pemkab Musi Rawas dengan Pemkot Manado, dan antara FKUB Musi Rawas dengan FKUB Kota manado.

Setelah makan siang dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke rumah ibadah di Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken Kota Manado. (*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setelah 11 Hari Dirawat Karena Kecelakaan, Dikabarkan Kadis Ketahanan Pangan Meninggal Dunia

    • calendar_month Rab, 14 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Menjelang Isya’ tersebar informasi salah seorang pejabat Pemkab Musi Rawas yakni Ramdani, Kepala Dinas Ketahanan Pangan telah meninggal dunia. Info yang tersebar dari beberapa WA pribadi maupun grup seperti PWI KOMINFO MURA, INFORMASI NUSANTARA, Ramdani menghembuskan napas terakhir selepas Maghrib tadi setelah menjalani perawatan sekitar 11 hari lamanya di rumah sakit. Ini salah […]

  • Mengenai Sampel Air Sungai Kungku. Tusan : Hasil Lab Seharusnya Sudah Keluar

    • calendar_month Sen, 23 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — “Mungkin hasil uji laboratorium dari sampel air yang diambil di Sungai Kungku, yang diduga tercemar limbah pabrik PT PHML sudah selesai, akan tetapi belum kami ambil di Palembang. Menurut hitungan sudah lebih 14 hari, yakni tanggal 17 dan 18 Nopember seharusnya sudah selesai. Sampel air itu sendiri dibiayai pihak PT PHML dan […]

  • Presiden Persilakan KPU Telaah Aturan Eks Napi Korupsi Menjadi Caleg

    • calendar_month Sel, 29 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    TERKAIT dengan rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menerbitkan Peraturan KPU (PKPU) soal larangan eks narapidana kasus korupsi mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa hal tersebut merupakan ranahnya KPU. Namun menurut Presiden, semua orang memiliki hak berpolitik yang diberikan oleh konstitusi. “Ya itu hak ya. Itu konstitusi memberikan hak. Tapi silahkanlah […]

  • Pembayaran Gaji dan Tunjangan ASN Pemkab Musi Rawas Tidak Tepat Sebesar Rp48,4 Juta

    Pembayaran Gaji dan Tunjangan ASN Pemkab Musi Rawas Tidak Tepat Sebesar Rp48,4 Juta

    • calendar_month Sel, 6 Feb 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Pemkab Musi Rawas pada Tahun 2022 menganggarkan Belanja Pegawai sebesar Rp738.042.006.539,00 dan telah direalisasikan sebesar Rp649.979.826.451,00 atau 88,07% dari anggaran. Realisasi tersebut di antaranya untuk Belanja Gaji dan Tunjangan ASN sebesar Rp394.828.760.802,00. Laporan Hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas dokumen pembayaran gaji dan tunjangan menunjukkan terdapat pembayaran gaji dan tunjangan […]

  • Bupati Musi Rawas Study ke Empat Negara Eropa

    • calendar_month Jum, 31 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan bersama beberapa Bupati di Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) mendapatkan kesempatan besar untuk belajar ke empat negara yakni Belanda, Jerman, Belgia dan Perancis dari 28 Agustus hingga 6 September 2018. Study ke Eropa ini, kata Bupati Hendra, bukan hanya sekedar lawatan […]

  • Soal Fee 20% di Banyuasin, Saksi Beberkan di Pengadilan

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Seorang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum pada sidang dengan terdakwa bupati nonaktif Banyuasin Yan Anton Ferdian, mengatakan bahwa diberlakukan aturan ‘fee’ sebesar 20 persen jika ingin mendapatkan proyek di dinas terkait.      Rahmat Setiawan, salah seorang pengusaha yang kerap mendapatkan proyek di Pemkab Banyuasin, Sumsel, memberikan kesaksian di persidangan yang digelar […]

expand_less